Tottenham

Tottenham Tahan Manchester City, Gol Kalajengking Solanke Warnai Duel Dramatis Liga Inggris

Tottenham Tahan Manchester City, Gol Kalajengking Solanke Warnai Duel Dramatis Liga Inggris
Tottenham Tahan Manchester City, Gol Kalajengking Solanke Warnai Duel Dramatis Liga Inggris

JAKARTA - Pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Manchester City pada pekan ke-25 Premier League menghadirkan cerita penuh emosi. 

Bermain di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu malam WIB, laga ini menjadi panggung perubahan momentum yang tajam. Manchester City sempat tampak di atas angin, tetapi Tottenham menunjukkan daya juang tinggi hingga memaksa hasil imbang 2-2.

Sejak peluit awal dibunyikan, Man City tampil dengan kontrol permainan yang rapi. Namun, apa yang terjadi setelah jeda membuktikan bahwa sepak bola tak hanya soal dominasi statistik, melainkan juga respons mental dan keberanian mengambil risiko di momen krusial.

Awal Pertandingan Dikuasai Manchester City

Manchester City langsung menekan sejak menit pertama. Intensitas tinggi dan sirkulasi bola cepat membuat Tottenham kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan itu membuahkan hasil pada menit ke-11 ketika Rayan Cherki sukses membuka skor setelah menerima umpan dari Erling Haaland.

Gol cepat tersebut membuat pasukan Pep Guardiola semakin percaya diri. Mereka menguasai lini tengah dan memaksa Tottenham lebih banyak bertahan. Aliran bola Man City tampak lancar, sementara tuan rumah belum menemukan ritme permainan terbaik.

Tottenham mencoba merespons melalui serangan balik, tetapi jarak antarlini yang terlalu rapat membuat upaya mereka kerap kandas sebelum masuk area berbahaya. Man City tetap nyaman mengendalikan tempo laga.

Keunggulan Ganda Sebelum Turun Minum

Dominasi Man City berlanjut hingga menit-menit akhir babak pertama. Meski mengontrol permainan, mereka baru mampu menambah gol pada menit ke-44. Berawal dari intersep atas upaya build-up Tottenham, Bernardo Silva mengirim umpan pendek yang diselesaikan Antoine Semenyo dengan tenang.

Gol tersebut menegaskan superioritas tim tamu di babak pertama. Man City unggul 2-0 dan mendominasi hampir semua aspek permainan. Mereka mencatat enam peluang, sementara Tottenham hanya mampu menciptakan setengahnya.

Penguasaan bola Man City mencapai 64 persen. Statistik ini mencerminkan betapa sulitnya Tottenham keluar dari tekanan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan meyakinkan bagi The Citizens.

Tottenham Bangkit dengan Mentalitas Berbeda

Memasuki babak kedua, Tottenham tampil dengan wajah yang berbeda. Tekanan tinggi mulai mereka terapkan, dan intensitas permainan meningkat. Perubahan pendekatan ini langsung membuahkan hasil pada menit ke-52.

Dominic Solanke mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol tersebut menjadi titik balik bagi Tottenham. Stadion bergemuruh, dan kepercayaan diri para pemain tuan rumah meningkat drastis.

Setelah gol itu, ritme pertandingan berubah total. Tottenham bermain lebih agresif dan berani mengambil risiko. Man City yang sebelumnya nyaman, mulai kehilangan kontrol permainan.

Momen Spektakuler Gol Kalajengking Solanke

Tekanan Tottenham akhirnya berbuah manis pada menit ke-70. Conor Gallagher melakukan aksi individu impresif sebelum mengirim umpan matang ke kotak penalti. Dominic Solanke menyambutnya dengan sepakan tak biasa.

Dengan gaya ‘kalajengking’, Solanke menaklukkan kiper Man City dan mencetak gol keduanya di laga ini. Gol spektakuler tersebut membuat skor menjadi 2-2 dan langsung menjadi sorotan utama pertandingan.

Momen itu tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga mengangkat moral Tottenham secara keseluruhan. Man City tampak terkejut dan dipaksa bertahan lebih dalam menghadapi gempuran tuan rumah.

Usaha Akhir Kedua Tim Tanpa Hasil Tambahan

Setelah skor imbang, Tottenham semakin agresif dan memburu gol kemenangan. Mereka memanfaatkan momentum dan dukungan penuh dari publik stadion. Peluang demi peluang mulai tercipta, meski belum berbuah gol tambahan.

Man City tidak tinggal diam. Pep Guardiola memasukkan Phil Foden untuk menambah kreativitas serangan. Pergantian ini membuat City kembali mencoba mengontrol permainan, meski tidak sedominan babak pertama.

Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Kedua tim harus puas berbagi angka dalam laga yang sarat drama dan perubahan momentum.

Dampak Hasil Imbang bagi Klasemen

Hasil ini terasa kurang menguntungkan bagi Manchester City. Mereka tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 47 poin, tetapi kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang kokoh di puncak. Kesempatan memangkas jarak pun terlewatkan.

Sementara itu, Tottenham yang berada di posisi ke-14 dengan 29 poin setidaknya mendapatkan tambahan kepercayaan diri. Hasil imbang melawan tim sekelas Man City menjadi modal penting untuk memperbaiki performa di laga-laga berikutnya.

Pertandingan ini menegaskan bahwa Premier League selalu menghadirkan kejutan. Dominasi tidak selalu menjamin kemenangan, dan satu momen brilian seperti gol kalajengking Dominic Solanke mampu mengubah arah cerita dalam sekejap.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index