Arbeloa

Arbeloa Percaya Dukungan Bernabeu Tak Luntur Usai Kekalahan Madrid Liga Champions

Arbeloa Percaya Dukungan Bernabeu Tak Luntur Usai Kekalahan Madrid Liga Champions
Arbeloa Percaya Dukungan Bernabeu Tak Luntur Usai Kekalahan Madrid Liga Champions

JAKARTA - Kekalahan menyakitkan Real Madrid di Liga Champions tidak membuat Alvaro Arbeloa kehilangan keyakinan terhadap kekuatan dukungan suporter. 

Pelatih Los Blancos itu justru melihat momen sulit ini sebagai ujian kebersamaan antara tim dan publik Santiago Bernabeu, terutama jelang laga lanjutan La Liga melawan Rayo Vallecano.

Hasil buruk berupa kekalahan 4-2 dari Benfica meninggalkan dampak besar bagi Real Madrid. Posisi mereka di klasemen fase liga Liga Champions turun ke peringkat kesembilan, memaksa tim ibu kota Spanyol itu harus menjalani babak playoff demi menjaga asa lolos ke 16 besar pada Februari mendatang.

Situasi tersebut hadir di tengah atmosfer Bernabeu yang sempat memanas. Pemecatan Xabi Alonso serta kegagalan di Copa del Rey sebelumnya membuat sebagian suporter meluapkan kekecewaan. Meski sempat menunjukkan tanda kebangkitan, Madrid kembali terpukul oleh hasil negatif di Portugal.

Namun, di mata Arbeloa, dukungan suporter justru menjadi elemen paling penting untuk membawa tim keluar dari tekanan. Ia menegaskan bahwa kehadiran dan kepercayaan fans tetap dibutuhkan agar Madrid mampu merespons situasi sulit dengan hasil positif di kompetisi domestik.

Keyakinan Arbeloa terhadap sikap suporter

Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa dirinya tidak mengantisipasi reaksi negatif dari publik Bernabeu. Ia percaya suporter Real Madrid memahami situasi tim dan tetap berdiri di belakang pemain meski hasil di Liga Champions mengecewakan.

Menurut Arbeloa, dukungan suporter adalah fondasi mental yang sangat berpengaruh. Ia menilai atmosfer Bernabeu bisa menjadi kekuatan tambahan yang mendorong pemain tampil lebih percaya diri dan fokus menghadapi tekanan pertandingan.

Pelatih Madrid itu menegaskan bahwa timnya membutuhkan kebersamaan, bukan kecaman. Ia meminta agar energi stadion diarahkan untuk memberi dorongan positif demi menjaga konsistensi tim di La Liga.

"Tidak, saya mengharapkan Bernabeu bersama tim," ujar Alvaro Arbeloa.

Fokus penuh pada laga La Liga

Bagi Arbeloa, perhatian utama saat ini adalah pertandingan La Liga melawan Rayo Vallecano. Ia ingin para pemain segera mengalihkan fokus dari kekecewaan di Eropa menuju target jangka pendek di kompetisi domestik.

Arbeloa menilai kemenangan di liga sangat penting, tidak hanya untuk posisi klasemen, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan diri skuad. Ia menyadari bahwa tekanan akan selalu ada, namun hasil positif bisa menjadi penawar yang efektif.

Pelatih berusia 43 tahun itu kembali menegaskan pentingnya dukungan suporter dalam fase ini. Menurutnya, tim akan jauh lebih kuat jika fans dan pemain berada dalam satu irama perjuangan.

"Kami tahu kami membutuhkan suporter. Saya selalu meminta dukungan mereka, karena bersama kita lebih kuat. Tujuan kami adalah menang pada hari Minggu dan terus berjuang untuk liga," kata Arbeloa.

Upaya menemukan konsistensi permainan

Real Madrid sempat melewati periode sulit dengan kekalahan beruntun di Copa del Rey. Meski kemudian meraih kemenangan atas Levante dan Villarreal di La Liga, performa tim dinilai belum sepenuhnya stabil.

Kekalahan dari Benfica kembali menegaskan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama. Arbeloa menilai fluktuasi performa adalah hal yang harus segera diatasi agar Madrid bisa bersaing di semua kompetisi.

Ia menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk larut dalam kekecewaan atau euforia berlebihan. Fokus utama adalah evaluasi, kerja keras, dan perbaikan berkelanjutan dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan.

"Kami sedang berusaha menemukan konsistensi yang kami butuhkan," ucap Arbeloa.

Pendekatan realistis menghadapi tekanan

Arbeloa juga menunjukkan sikap realistis dalam menghadapi situasi sulit. Ia tidak menutup mata terhadap kelemahan tim, sekaligus mengakui bahwa sebagai pelatih, dirinya pun masih dalam proses belajar.

Menurutnya, tekanan adalah bagian tak terpisahkan dari melatih klub sebesar Real Madrid. Yang terpenting adalah bagaimana tim merespons tekanan tersebut dengan sikap profesional dan kerja kolektif.

"Ini bukan waktu untuk kekecewaan atau euforia. Saat keadaan tidak berjalan baik, kita harus memperbaiki diri. Itu jalan saya sebagai pelatih. Tentu, saya akan membuat banyak kesalahan," tutur Arbeloa.

Pernyataan tersebut menunjukkan pendekatan rendah hati sekaligus komitmen untuk terus berkembang bersama tim.

Kepercayaan penuh pada pemain bintang

Dalam beberapa pertandingan terakhir, sejumlah pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Jude Bellingham sempat mendapat tekanan dari sebagian suporter. Arbeloa pun menanggapi situasi ini dengan sikap tegas.

Ia menekankan pentingnya memainkan pemain terbaik demi membuka peluang kemenangan. Menurutnya, kualitas individu para bintang Madrid merupakan aset besar yang harus dimaksimalkan di lapangan.

Arbeloa percaya bahwa semakin banyak menit bermain yang diberikan kepada pemain top, semakin besar pula peluang tim untuk mengontrol pertandingan dan menciptakan momen penentu.

"Saya memahami semua debat tentang sepak bola, tetapi saya selalu ingin memiliki pemain terbaik di lapangan," ujar Arbeloa.

Harapan pada dukungan berkelanjutan

Arbeloa meyakini bahwa suporter Real Madrid pada dasarnya ingin melihat timnya bangkit. Ia percaya mayoritas fans ingin para pemain terbaik selalu tersedia dan tampil maksimal demi kemenangan.

"Semakin banyak menit mereka bermain, semakin baik ... Mereka adalah pemain yang mampu membuka permainan kapan saja. Orang yang bukan fans Madrid mungkin tidak ingin mereka di sana, tetapi saya bayangkan fans Madrid ingin pemain terbaik selalu tersedia di lapangan," kata Arbeloa.

Dengan keyakinan tersebut, Arbeloa berharap laga melawan Rayo Vallecano menjadi titik balik. Dukungan Bernabeu, konsistensi permainan, dan kepercayaan pada pemain kunci diharapkan menyatu untuk membawa Real Madrid kembali ke jalur positif.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index