Waktu Puasa

Daftar Negara dengan Waktu Puasa Terlama Ramadan 2026 Dunia

Daftar Negara dengan Waktu Puasa Terlama Ramadan 2026 Dunia
Daftar Negara dengan Waktu Puasa Terlama Ramadan 2026 Dunia

JAKARTA - Durasi puasa Ramadan tidaklah sama di setiap negara. 

Letak geografis dan posisi matahari membuat panjang waktu menahan lapar dan dahaga berbeda-beda. Pada Ramadan 2026, sejumlah negara mencatat durasi puasa lebih dari 14 jam, bahkan menembus angka 15 jam.

Fenomena ini berkaitan dengan sistem kalender hijriah yang digunakan umat Islam. Awal Ramadan ditetapkan setelah terlihatnya hilal, yakni bulan sabit tipis yang muncul sekitar 12 jam setelah fase bulan baru. Pengamatan hilal menjadi penanda dimulainya bulan baru dalam kalender Islam.

Karena berbasis peredaran bulan, kalender hijriah tidak selalu selaras dengan kalender masehi. Setiap tahun, Ramadan bergeser sekitar 10–12 hari lebih awal. Perbedaan ini terjadi karena kalender hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan kalender masehi.

Dengan selisih tersebut, Ramadan bahkan diperkirakan akan terjadi dua kali dalam tahun 2030, pertama pada awal Januari dan kembali pada akhir Desember, sebagaimana pernah dilaporkan Al Jazeera. Pergeseran ini juga memengaruhi panjang waktu puasa di berbagai wilayah dunia.

Mengapa Durasi Puasa Berbeda di Setiap Negara

Setelah hilal dinyatakan terlihat dan Ramadan resmi dimulai, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Puasa dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, merokok, serta hubungan suami istri sejak waktu Subuh hingga terbenam matahari atau masuk waktu Magrib.

Secara umum, durasi berpuasa berkisar antara 12 hingga 15 jam, tergantung lokasi geografisnya. Perbedaan ini sangat dipengaruhi oleh panjang siang hari di masing-masing wilayah. Semakin lama matahari berada di atas cakrawala, semakin panjang waktu puasa.

Bagi populasi yang tinggal di belahan bumi bagian utara, waktu berpuasa cenderung lebih singkat pada hari pertama Ramadan 2026, yakni sekitar 12–13 jam. Durasi tersebut diperkirakan akan terus memendek hingga tahun 2031, ketika Ramadan bertepatan dengan titik balik matahari musim dingin.

Sebaliknya, populasi yang berada di selatan khatulistiwa mengalami durasi puasa lebih panjang, sekitar 14–15 jam. Hal ini dipengaruhi oleh posisi musim panas yang membuat waktu siang berlangsung lebih lama dibandingkan malam hari.

Negara dengan Waktu Puasa Terlama di Dunia

Pada hari pertama Ramadan 2026, Selandia Baru menjadi negara dengan waktu berpuasa terlama di dunia. Durasi puasa di negara tersebut mencapai 15 jam 22 menit. Angka ini menempatkannya di posisi teratas dalam daftar global.

Posisi kedua ditempati oleh Cili dengan durasi puasa selama 15 jam 13 menit. Selisihnya hanya sembilan menit dari Selandia Baru, tetapi tetap menunjukkan panjangnya waktu siang di wilayah tersebut.

Peringkat ketiga diisi oleh Australia dengan durasi puasa mencapai 14 jam 48 menit. Negara ini masih berada di kawasan selatan yang sedang mengalami siang lebih panjang saat Ramadan berlangsung.

Berikutnya, Uruguai dan Argentina bertengger di posisi selanjutnya. Masing-masing mencatat durasi berpuasa selama 14 jam 42 menit, menunjukkan konsistensi panjang siang di kawasan Amerika Selatan bagian selatan.

Daftar Negara Lain dengan Durasi Lebih dari 13 Jam

Bergeser ke posisi keenam, Afrika Selatan memiliki durasi puasa selama 14 jam 13 menit. Dengan perbedaan hanya satu menit, Paraguai menduduki peringkat ketujuh dengan 14 jam 12 menit.

Di posisi kedelapan terdapat Zimbabwe dengan lama berpuasa selama 13 jam 53 menit. Disusul Brasil yang mencatat 13 jam 47 menit, serta Angola dengan 13 jam 38 menit.

Menariknya, Indonesia turut masuk dalam daftar ini. Indonesia menutup peringkat dengan durasi puasa selama 13 jam 28 menit. Hal ini menjadikannya satu-satunya negara Asia dalam daftar negara dengan waktu puasa terlama.

Sebagai catatan, durasi-durasi tersebut dihitung berdasarkan data waktu puasa di ibu kota masing-masing negara. Perhitungan disesuaikan menggunakan kalender Muslim World League sehingga memberikan gambaran komparatif durasi berpuasa di seluruh dunia.

Apakah Indonesia Termasuk yang Terlama

Dengan durasi 13 jam 28 menit, Indonesia memang tidak berada di posisi puncak. Namun, durasi tersebut tetap tergolong panjang dibandingkan sejumlah negara di belahan bumi utara. Letak Indonesia di sekitar garis khatulistiwa membuat panjang siang relatif stabil sepanjang tahun.

Meskipun demikian, perubahan musim global tetap memengaruhi variasi kecil dalam lama puasa. Ketika Ramadan bergeser ke periode berbeda dalam kalender masehi, panjang siang dan malam di berbagai negara pun ikut berubah.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa pengalaman berpuasa umat Islam di seluruh dunia sangat beragam. Ada yang menahan diri lebih dari 15 jam, sementara lainnya sekitar 12 jam. Namun, kewajiban dan makna spiritualnya tetap sama.

Dengan memahami perbedaan durasi ini, umat Islam dapat lebih menghargai keberagaman kondisi geografis dunia. Ramadan 2026 kembali memperlihatkan bagaimana letak suatu negara menentukan panjangnya ibadah puasa yang dijalani setiap hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index