PSM Makassar Gagal Menang Kontra Semen Padang Pada Laga BRI Super League

Selasa, 03 Februari 2026 | 09:48:56 WIB
PSM Makassar Gagal Menang Kontra Semen Padang Pada Laga BRI Super League

JAKARTA - Atmosfer Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, sejatinya memberi harapan besar bagi PSM Makassar untuk bangkit. 

Namun dukungan publik sendiri belum mampu mengantar Juku Eja kembali ke jalur kemenangan. Menjamu Semen Padang pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Senin malam WIB, PSM harus puas berbagi poin setelah laga berakhir tanpa gol.

Hasil imbang tersebut menjadi pukulan lanjutan bagi PSM yang tengah berada dalam tren negatif. Bermain di kandang sendiri, PSM gagal memaksimalkan peluang dan kembali memperpanjang catatan tanpa kemenangan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tambahan satu poin tidak banyak mengubah posisi PSM di klasemen sementara. Juku Eja masih tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, Semen Padang justru mendapat keuntungan kecil dengan naik ke posisi 16 setelah mengumpulkan 12 poin.

Laga Berjalan Ketat Sejak Menit Awal

Pertandingan antara PSM Makassar dan Semen Padang berlangsung dalam tempo sedang namun penuh kehati-hatian. Kedua tim terlihat lebih fokus menjaga organisasi permainan dibandingkan mengambil risiko besar untuk menyerang.

PSM mencoba mengambil inisiatif sejak awal laga. Namun rapatnya pertahanan Semen Padang membuat aliran bola Juku Eja kerap terhenti di sepertiga akhir lapangan. Upaya membangun serangan dari sisi sayap maupun tengah belum mampu menghasilkan peluang matang.

Semen Padang pun tidak tinggal diam. Tim tamu beberapa kali mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik cepat. Meski demikian, lini pertahanan PSM masih cukup disiplin untuk meredam ancaman tersebut.

Peluang Emas PSM Tak Berbuah Gol

PSM sebenarnya sempat mendapatkan peluang emas di awal pertandingan. Daisuke Sakai mencoba peruntungannya melalui tembakan keras dari luar kotak penalti. Sayangnya, usaha pemain asal Jepang tersebut masih mampu diblok oleh pemain Semen Padang.

Tekanan PSM berlanjut melalui Aloisio Neto. Bek asing tersebut ikut membantu serangan dan mendapatkan ruang tembak. Namun sepakan Neto belum menemui sasaran karena bola melambung di atas mistar gawang Semen Padang.

Kegagalan memanfaatkan peluang membuat PSM kehilangan momentum. Dominasi penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan efektivitas serangan yang mereka bangun.

Ancaman Balasan Dari Semen Padang

Semen Padang perlahan mulai berani keluar menyerang. Salah satu peluang berbahaya mereka hadir lewat aksi Kianz Froese. Pemain tersebut melepaskan ancaman yang memaksa Reza Arya bekerja keras di bawah mistar gawang PSM.

Beruntung bagi tuan rumah, Reza Arya tampil sigap dan mampu menggagalkan peluang tersebut. Penyelamatan itu menjaga PSM tetap berada dalam posisi aman hingga turun minum.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol. Kedua tim masuk ke ruang ganti dengan skor kacamata setelah sama-sama gagal memaksimalkan peluang yang didapat.

Perubahan Strategi Di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, tempo permainan tidak banyak berubah. Semen Padang justru hampir membuka keunggulan lebih dulu melalui Guillermo Fernandez. Namun upaya tersebut masih bisa diamankan oleh Reza Arya yang kembali tampil solid.

PSM yang mulai frustrasi mencoba melakukan perubahan. Pelatih memasukkan penyerang anyar Luka Cumic dengan harapan mampu menambah daya dobrak lini depan. Debut Cumic pun menjadi sorotan tersendiri dalam laga ini.

Sayangnya, kehadiran Cumic belum memberi dampak signifikan. PSM tetap kesulitan menembus pertahanan disiplin Semen Padang yang tampil rapi dan kompak sepanjang pertandingan.

Tekanan Menit Akhir Dan Peluang Terbuang

Pada fase akhir pertandingan, kedua tim sama-sama meningkatkan intensitas serangan. PSM mencoba menekan demi mencetak gol kemenangan, sementara Semen Padang tetap mengandalkan serangan balik cepat.

Malang bagi PSM, gawang mereka justru hampir kebobolan pada menit ke-80. Guillermo Fernandez kembali menjadi ancaman serius melalui sundulan yang hanya melenceng tipis dari gawang. Situasi ini membuat pendukung tuan rumah sempat terdiam.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 0-0 tidak berubah. PSM kembali gagal memecah kebuntuan, sementara Semen Padang berhasil membawa pulang satu poin berharga dari kandang lawan.

Dampak Hasil Imbang Bagi Kedua Tim

Hasil ini membuat PSM Makassar semakin sulit keluar dari periode sulit. Mereka belum mampu memutus tren buruk setelah selalu menelan kekalahan di lima laga terakhir BRI Super League. Tambahan satu poin belum cukup mengangkat posisi Juku Eja secara signifikan.

Bagi Semen Padang, hasil imbang ini menjadi suntikan moral. Tambahan poin membuat mereka naik satu tingkat di klasemen sementara dan menjaga asa untuk keluar dari zona bawah.

Dengan kompetisi yang masih panjang, kedua tim dituntut segera berbenah. PSM perlu meningkatkan efektivitas serangan, sementara Semen Padang harus menjaga konsistensi jika ingin memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League musim ini.

Terkini