Bremer Menggila Dua Gol Antar Juventus Taklukkan Parma Raih Kemenangan Tandang Meyakinkan

Senin, 02 Februari 2026 | 10:05:40 WIB
Bremer Menggila Dua Gol Antar Juventus Taklukkan Parma Raih Kemenangan Tandang Meyakinkan

JAKARTA - Juventus menunjukkan performa solid saat menjalani laga tandang ke markas Parma pada lanjutan pekan ke-23 Serie A. 

Bertanding di Stadion Ennio Tardini, Senin dini hari WIB, tim berjuluk Si Nyonya Tua tampil efektif dan berhasil membawa pulang tiga poin penting. Kemenangan dengan skor telak 4-1 ini sekaligus mempertegas ambisi Juventus untuk terus bersaing di papan atas klasemen.

Sejak awal pertandingan, Juventus tampil dengan pendekatan agresif namun tetap disiplin. Parma yang bermain di hadapan pendukung sendiri mencoba mengimbangi tempo permainan, tetapi solidnya lini belakang tim tamu membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan. Efektivitas Juventus dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda utama dalam laga ini.

Awal pertandingan langsung berpihak pada Juventus

Dominasi Juventus mulai terlihat sejak menit-menit awal laga. Tekanan yang konsisten akhirnya berbuah hasil pada menit ke-15. Berawal dari situasi sepak sudut yang dilepaskan Francisco Conceicao, bola meluncur ke area kotak penalti dan disambut sundulan Gleison Bremer. Bola sundulannya gagal diantisipasi kiper Parma dan bersarang di gawang tuan rumah.

Gol tersebut membuat Juventus semakin percaya diri dalam mengontrol jalannya pertandingan. Parma mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan, namun rapatnya lini tengah dan pertahanan Juventus membuat upaya tersebut kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.

Momen VAR dan gol tambahan sebelum jeda

Pertandingan sempat diwarnai ketegangan pada menit ke-28 ketika wasit meninjau insiden yang melibatkan Weston McKennie melalui tayangan VAR. Gelandang asal Amerika Serikat itu dinilai melakukan pelanggaran keras, namun setelah peninjauan, wasit memutuskan tidak mengeluarkan kartu merah. Keputusan tersebut menjadi titik balik yang menguntungkan Juventus.

Tak lama berselang, McKennie justru mencatatkan namanya di papan skor. Pada menit ke-37, ia memanfaatkan celah di lini pertahanan Parma dan melepaskan penyelesaian yang membawa Juventus unggul 2-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum, menempatkan Juventus dalam posisi nyaman memasuki babak kedua.

Parma bangkit namun situasi cepat berubah

Memasuki babak kedua, Parma tampil dengan semangat berbeda. Tuan rumah meningkatkan agresivitas serangan dan berusaha menekan sejak menit awal. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-51. Dalam usaha menghalau umpan silang Alessandro Circati, Andrea Cambiaso justru mencetak gol bunuh diri yang memperkecil kedudukan menjadi 1-2.

Gol tersebut sempat membangkitkan harapan Parma untuk mengejar ketertinggalan. Dukungan publik Ennio Tardini semakin terasa, dan tekanan ke lini belakang Juventus meningkat dalam beberapa menit setelah gol tersebut tercipta.

Bremer kembali jadi pembeda di situasi bola mati

Namun momentum Parma tidak bertahan lama. Juventus kembali menunjukkan ketenangan dan pengalaman mereka. Pada menit ke-54, Gleison Bremer kembali mencetak gol keduanya di laga ini. Gol tersebut berawal dari situasi tendangan bebas yang dieksekusi dengan baik dan disambut Bremer untuk menaklukkan kiper Parma.

Gol kedua Bremer sekaligus memadamkan semangat kebangkitan tuan rumah. Juventus kembali unggul dengan selisih dua gol dan mulai mengendalikan tempo permainan. Parma yang berusaha tampil terbuka justru memberi lebih banyak ruang bagi serangan balik Juventus.

Gol penutup Jonathan David memastikan kemenangan

Keunggulan Juventus semakin lengkap sepuluh menit kemudian. Jonathan David mencetak gol keempat pada menit ke-64. Penyerang tersebut berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan peluang dan menuntaskannya dengan sempurna. Gol ini memastikan keunggulan Juventus menjadi 4-1.

Setelah gol tersebut, tempo pertandingan cenderung menurun. Juventus lebih fokus menjaga keunggulan, sementara Parma kesulitan menemukan celah untuk kembali menekan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah dan Juventus memastikan kemenangan tandang yang meyakinkan.

Dampak kemenangan bagi posisi klasemen

Hasil ini memiliki arti penting bagi Juventus dalam persaingan Serie A musim ini. Tambahan tiga poin dari Stadion Ennio Tardini membuat mereka kini menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Posisi tersebut menjaga peluang Juventus untuk terus bersaing di zona Liga Champions.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Parma harus puas berada di posisi ke-16 dengan 23 poin. Mereka masih harus berjuang keras untuk menjauh dari zona degradasi, terutama dengan ketatnya persaingan di papan bawah klasemen Serie A musim ini.

Susunan pemain kedua tim

Parma tampil dengan formasi 4-3-2-1 yang diisi Edoardo Corvi di bawah mistar gawang. Lini belakang dihuni Enrico Del Prato, Alessandro Circati, Mariano Troilo, dan Emanuele Valeri. Di lini tengah, Adrian Bernabe, Mandela Keita, serta Hans Nicolussi Caviglia menjadi tumpuan permainan. Jacob Ondrejka dan Gaetano Oristanio mendukung Mateo Pellegrino di lini depan. Parma dilatih oleh Carlos Cuesta.

Juventus menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Michele Di Gregorio sebagai penjaga gawang. Barisan pertahanan diisi Pierre Kalulu, Bremer, Lloyd Kelly, dan Andrea Cambiaso. Manuel Locatelli serta Khephren Thuram mengawal lini tengah, sementara Francisco Conceicao, Weston McKennie, dan Kenan Yildiz menopang Jonathan David sebagai ujung tombak. Juventus dilatih oleh Luciano Spalletti.

Terkini