Penjualan MG 2025 Ditopang Mobil Listrik MG4 EV Di Tengah Persaingan Ketat

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:36:25 WIB
Penjualan MG 2025 Ditopang Mobil Listrik MG4 EV Di Tengah Persaingan Ketat

JAKARTA - Di tengah persaingan industri otomotif nasional yang semakin padat, MG Motor Indonesia mampu menjaga performa penjualan sepanjang 2025 dengan hasil yang terbilang stabil.

Merek asal Inggris yang kini berada di bawah naungan grup otomotif China tersebut menunjukkan bahwa strategi fokus pada kendaraan listrik menjadi pilihan yang tepat di pasar Indonesia yang sedang bertransformasi.

Capaian penjualan MG pada tahun lalu menjadi refleksi bagaimana minat konsumen terhadap mobil listrik terus tumbuh, meskipun banyak pemain baru bermunculan. Di balik angka penjualan tersebut, MG4 EV muncul sebagai model kunci yang menopang kinerja perusahaan sekaligus memperkuat posisi MG di segmen kendaraan listrik nasional.

Capaian Penjualan MG Sepanjang Tahun Lalu

MG Motor Indonesia mencatatkan penjualan sekitar dua ribu unit sepanjang 2025. Angka ini dinilai cukup positif, mengingat kondisi pasar otomotif yang semakin kompetitif dengan kehadiran berbagai merek baru, terutama dari segmen kendaraan listrik.

Head of Marketing MG Motor Indonesia, Hary Kurniawan, menyebutkan bahwa penjualan tersebut berada di kisaran dua ribuan unit. “Angka pastinya saya agak lupa, tapi 2.000-an unit,” ujarnya saat ditemui pada Jumat.

Mengacu pada data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan wholesales MG selama 2025 tercatat sebanyak 2.018 unit. Sementara itu, penjualan ritel atau distribusi dari diler ke konsumen mencapai 1.856 unit, menunjukkan performa yang relatif seimbang antara pasokan dan permintaan pasar.

Peran Mobil Listrik Dalam Kinerja MG

Kontribusi terbesar terhadap capaian penjualan MG sepanjang 2025 datang dari segmen kendaraan listrik. Dalam beberapa tahun terakhir, MG memang aktif mendorong portofolio EV sebagai bagian dari strategi jangka panjang di Indonesia.

Hary Kurniawan mengungkapkan bahwa MG4 EV menjadi tulang punggung penjualan MG selama tahun lalu. Meski tidak merinci angka penjualan secara spesifik, ia menegaskan peran signifikan model tersebut dalam menopang performa merek.

“Kalau yang tahun lalu itu MG4 EV ya, memegang peranan paling besar. Maka dari itu juga kan kita lihat potensi EV market di Indonesia itu masih oke gitu, masih berkembang lah,” kata Hary.

Dominasi MG4 EV ini sekaligus mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, terutama pada model yang menawarkan kombinasi desain modern, teknologi mutakhir, dan harga yang relatif kompetitif.

Daya Tarik MG4 EV Di Mata Konsumen

MG4 EV dinilai berhasil menarik perhatian konsumen Indonesia karena sejumlah faktor utama. Desain eksterior yang futuristis dipadukan dengan karakter sporty menjadi salah satu nilai jual yang menonjol di kelasnya.

Selain itu, teknologi yang disematkan pada MG4 EV juga menjadi pertimbangan penting. Fitur keselamatan, sistem hiburan modern, serta efisiensi energi membuat mobil ini relevan dengan kebutuhan konsumen perkotaan yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kenyamanan.

Penempatan harga yang kompetitif di segmen mobil listrik turut memperkuat posisi MG4 EV. Dengan semakin banyaknya pilihan EV di pasar, konsumen menjadi lebih selektif, dan MG4 EV dinilai mampu menawarkan value for money yang menarik.

Persaingan Ketat Di Pasar Kendaraan Listrik

Meski mencatatkan hasil positif, MG Motor Indonesia tetap menghadapi tantangan besar. Persaingan di segmen kendaraan listrik nasional semakin ketat dengan masuknya berbagai merek baru, baik dari Jepang, Korea Selatan, maupun China.

Kondisi ini menuntut setiap produsen untuk terus berinovasi, tidak hanya dari sisi produk, tetapi juga layanan purnajual dan jaringan diler. Kepercayaan konsumen menjadi faktor krusial, terutama untuk kendaraan listrik yang masih relatif baru bagi sebagian masyarakat.

Dalam konteks ini, keberhasilan MG mempertahankan penjualan di tengah persaingan ketat menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan cukup efektif. Fokus pada satu model andalan seperti MG4 EV terbukti mampu menjaga konsistensi performa penjualan.

Langkah MG Perkuat Portofolio EV Di 2026

Melihat potensi pasar kendaraan listrik yang masih terbuka, MG Motor Indonesia tidak berhenti pada capaian 2025. Memasuki awal 2026, MG kembali memperkuat portofolio EV dengan menghadirkan model baru, yakni MGS5 EV.

Model ini telah diperkenalkan kepada publik pada Jumat (30/1/2026) dan dijadwalkan akan diumumkan harga resminya dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026. Kehadiran MGS5 EV diharapkan dapat melengkapi lini produk MG sekaligus menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.

Langkah ini menegaskan keseriusan MG dalam menggarap pasar kendaraan listrik nasional. Dengan semakin diterimanya EV oleh masyarakat, MG optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah dinamika industri otomotif Indonesia.

Prospek MG Di Tengah Tren Elektrifikasi

Tren elektrifikasi kendaraan di Indonesia diprediksi akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan. Dukungan pemerintah, peningkatan infrastruktur pengisian daya, serta kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan menjadi faktor pendorong utama.

Dalam lanskap tersebut, MG memiliki peluang untuk terus berkembang, terutama jika mampu menjaga keseimbangan antara inovasi produk, harga yang kompetitif, dan layanan purnajual yang andal. Keberhasilan MG4 EV sebagai tulang punggung penjualan pada 2025 menjadi fondasi penting untuk langkah selanjutnya.

Dengan tambahan model baru dan pengalaman menghadapi persaingan ketat, MG Motor Indonesia diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di segmen kendaraan listrik nasional/

Terkini