Liam Rosenior Masuk Sejarah Baru Usai Chelsea Tekuk Dramatis West Ham Liga

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:00:11 WIB
Liam Rosenior Masuk Sejarah Baru Usai Chelsea Tekuk Dramatis West Ham Liga

JAKARTA - Kebangkitan Chelsea pada pekan ke-24 Premier League menghadirkan cerita yang lebih luas dari sekadar tiga poin. 

Laga melawan West Ham United di Stamford Bridge menjadi panggung pembuktian mental, karakter, dan kepemimpinan baru di tubuh The Blues. Di balik kemenangan dramatis itu, nama Liam Rosenior ikut mencuri sorotan sebagai sosok yang membawa warna segar bagi klub London Biru.

Chelsea menjamu West Ham, Minggu  dini hari WIB, dengan ekspektasi tinggi dari publik sendiri. Namun, jalannya pertandingan tidak langsung berpihak kepada tuan rumah. Tekanan besar justru muncul sejak awal laga, memaksa Chelsea menghadapi situasi sulit yang menguji daya juang tim secara keseluruhan.

Awal Pertandingan Penuh Tekanan

Bermain di hadapan pendukung sendiri tidak otomatis membuat Chelsea tampil dominan. West Ham United justru tampil lebih efektif dan berani menekan sejak menit awal. Hasilnya, gawang Chelsea kebobolan cepat ketika Jarrod Bowen mencetak gol pada menit ke-7, memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah.

Tekanan West Ham tidak berhenti sampai di situ. Chelsea yang berusaha bangkit malah kembali kecolongan pada menit ke-36. Kali ini, Crysencio Summerville mencatatkan namanya di papan skor dan membawa The Hammers unggul dua gol tanpa balas. Skor tersebut bertahan hingga turun minum dan memicu cemoohan dari sebagian suporter tuan rumah.

Reaksi Chelsea Setelah Turun Minum

Tertinggal dua gol pada babak pertama menjadi ujian besar bagi Chelsea dan Liam Rosenior. Namun, situasi itu tidak mematahkan semangat tim. Memasuki babak kedua, Chelsea tampil dengan intensitas berbeda, menunjukkan determinasi tinggi untuk mengubah arah pertandingan.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-57. Joao Pedro berhasil memperkecil ketertinggalan setelah memaksimalkan peluang di area pertahanan West Ham. Gol itu menjadi titik balik yang membangkitkan kepercayaan diri para pemain Chelsea dan membuat tekanan beralih ke kubu tamu.

Momen Kebangkitan di Stamford Bridge

Semangat Chelsea semakin membara seiring berjalannya waktu. Dukungan suporter kembali terasa ketika Marc Cucurella mencetak gol penyeimbang pada menit ke-70 melalui sundulan tajam. Skor 2-2 membuat pertandingan kian terbuka dan tensi meningkat di dalam stadion.

Drama belum berhenti. Saat laga tampak akan berakhir imbang, Chelsea justru mampu memaksimalkan momen krusial. Pada menit ke-90+2, Enzo Fernandez melepaskan tembakan kaki kanan setelah menerima umpan dari Joao Pedro. Bola meluncur deras ke gawang West Ham dan memastikan kemenangan 3-2 untuk The Blues.

Dampak Kemenangan bagi Posisi Chelsea

Hingga peluit akhir dibunyikan, keunggulan Chelsea tetap terjaga. Kemenangan tersebut membuat The Blues bertahan di peringkat keempat klasemen sementara Premier League dengan koleksi 40 poin. Mereka unggul jauh dari West Ham United yang masih terpuruk di posisi ke-18 dengan selisih 20 poin.

Lebih dari sekadar posisi klasemen, hasil ini mempertegas daya saing Chelsea di papan atas. Keberhasilan membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol menunjukkan kekuatan mental tim yang semakin terbentuk di bawah arahan manajer baru mereka.

Catatan Bersejarah Liam Rosenior

Bagi Liam Rosenior, kemenangan atas West Ham memiliki makna istimewa. Ia resmi mencatatkan diri sebagai manajer Inggris keempat yang mampu memenangi tiga laga perdana bersama Chelsea di Premier League. Sebelumnya, catatan serupa hanya ditorehkan oleh Bobby Gould, Sam Allardyce, dan Craig Shakespeare.

Tak hanya itu, Chelsea juga mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya dalam era Premier League, klub ini berhasil memenangkan pertandingan setelah tertinggal 0-2 pada babak pertama. Sebuah pencapaian yang menegaskan perubahan mentalitas di dalam tim.

"Banyak emosi yang saya rasakan, tetapi saya sangat bahagia untuk para pemain. Perjuangan, semangat, dan komitmen yang mereka tunjukkan di babak kedua sangat luar biasa," kata Rosenior.

"Taktik sudah tidak lagi menjadi faktor utama. Ini soal kepribadian, kualitas, dan karakter. Para pemain benar-benar menunjukkannya," lanjutnya.

Kemenangan dramatis ini bukan hanya memperpanjang tren positif Chelsea, tetapi juga menegaskan posisi Liam Rosenior dalam jajaran elite manajer Inggris. Stamford Bridge kini kembali menjadi saksi lahirnya harapan baru bagi The Blues di sisa musim Premier League.

Terkini