JAKARTA - Aktivitas perdagangan saham domestik pada Selasa pagi kembali menghadirkan optimisme bagi pelaku pasar.
Pergerakan indeks utama menunjukkan sinyal positif sejak awal sesi. Kenaikan ini membuka ruang strategi jangka pendek bagi investor. Momentum penguatan dimanfaatkan untuk berburu saham potensial.
Indeks Harga Saham Gabungan pada pagi ini mengalami kenaikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 10 Maret 2026, IHSG berada di posisi 7.443,046. Pergerakan awal ini mencerminkan respons pasar yang cukup solid. Pelaku pasar langsung merespons sentimen yang berkembang.
Pergerakan IHSG Dan Aktivitas Transaksi Pagi
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.41 WIB, IHSG langsung naik hingga sebanyak 81,135 poin setara 1,11 persen ke level 7.418,504. Laju ini memperlihatkan dorongan beli yang cukup kuat. Tekanan jual relatif mampu diredam pada awal sesi.
Adapun sebanyak 456 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 148 saham lainnya melemah dan 126 saham stagnan. Komposisi ini menunjukkan dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Sentimen positif menyebar di berbagai sektor.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.41 WIB sebanyak Rp5,588 triliun. Total saham yang diperdagangkan mencapai 10,951 miliar lembar saham. Aktivitas ini mencerminkan likuiditas pasar yang cukup tinggi. Investor aktif memanfaatkan momentum perdagangan.
Potensi Rebound Dan Level Teknis IHSG
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi rebound ke 7.500. "Tapi hati-hati karena masih rentan koreksi lanjutan. Diperkirakan support IHSG 7.200-7.300 dan resist IHSG 7.400-7.500," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Adapun, IHSG pada perdagangan kemarin 9 Maret ditutup turun 3,27 persen. Namun penurunan tersebut disertai dengan net buy asing sebesar Rp750 miliar. Aksi beli investor asing menjadi penopang sentimen. Aktivitas ini memberi sinyal minat akumulasi.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BUMI, PTRO, MDKA, ITMG, dan DEWA. Pergerakan saham tersebut menjadi perhatian pelaku pasar. Arus dana asing kerap menjadi indikator sentimen jangka pendek. Investor domestik turut mencermati pola ini.
Sentimen Global Dari Wall Street Dan Bursa Asia
Sementara itu, indeks indeks saham Wall Street berbalik menguat pada penutupan perdagangan Senin 9 Maret. Penguatan terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi sinyal perang melawan Iran kemungkinan segera berakhir. Sentimen geopolitik mereda memberi dorongan positif pasar.
Indeks S&P 500 tercatat naik 0,83 persen. Dow Jones Industrial Average bertambah 0,5 persen. Sementara Nasdaq Composite melonjak 1,38 persen. Kenaikan indeks utama memberi sentimen eksternal positif.
Di sisi lain, Bursa Asia kompak melemah pada perdagangan Senin 9 Maret. Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 5,2 persen. Hang Seng Hong Kong melemah 1,4 persen. Taiex Taiwan turun 4,4 persen.
Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan anjlok 6 persen. Indeks ASX 200 Australia turun 3 persen. Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 1,9 persen. FTSE Malay KLCI berkurang 2,6 persen.
Rekomendasi Saham Pilihan Trading Hari Ini
Disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan trading idea hari ini, yaitu PTBA, BIPI, HRUM, DEWA, BULL, dan INET. Berikut ini rekomendasi trading sahamnya yang dapat dicermati investor. Strategi ini difokuskan pada peluang jangka pendek.
PTBA direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp2.930 hingga Rp2.950. Cutloss di bawah Rp2.920. Target dekat berada di rentang Rp2.980 hingga Rp3.030. Pergerakan teknikal dinilai menarik untuk dicermati.
BIPI direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp242 hingga Rp244. Cutloss di bawah Rp240. Target dekat berada di rentang Rp250 hingga Rp256. Saham ini dinilai memiliki momentum lanjutan.
HRUM direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp985 hingga Rp1.000. Cutloss di bawah Rp985. Target dekat berada di rentang Rp1.020 hingga Rp1.050. Pergerakan harga menunjukkan peluang teknikal.
DEWA direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp404 hingga Rp410. Cutloss di bawah Rp402. Target dekat berada di rentang Rp418 hingga Rp430. Minat pasar pada saham ini cukup tinggi.
BULL direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp376 hingga Rp380. Cutloss di bawah Rp368. Target dekat berada di rentang Rp390 hingga Rp402. INET juga direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp264 hingga Rp272. Cutloss di bawah Rp260 dengan target dekat Rp280 hingga Rp286.