JAKARTA - Atmosfer Stamford Bridge kembali memanas ketika Chelsea bersiap menjamu West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Pertandingan derbi London ini dijadwalkan berlangsung Minggu, 1 Februari 2026, pukul 00.30 WIB, dan menjadi momen penting bagi kedua tim dengan kepentingan yang sangat berbeda.
Bagi Chelsea, laga ini hadir di tengah kepercayaan diri yang tengah menanjak. Hasil positif di kompetisi Eropa memberi dorongan moral besar bagi skuad asuhan Liam Rosenior. Sebaliknya, West Ham datang dengan tekanan tinggi karena masih berjuang menjauh dari zona degradasi.
Derbi ini tidak hanya soal rivalitas geografis, tetapi juga tentang kelanjutan momentum dan perjuangan bertahan. Dengan kondisi mental yang kontras, duel di London Barat ini diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi sejak menit awal.
Momentum Positif Chelsea Jelang Derbi London
Chelsea memasuki pertandingan ini dengan bekal yang sangat meyakinkan. The Blues baru saja memastikan tiket otomatis ke babak 16 besar Liga Champions setelah meraih kemenangan dramatis atas Napoli di Italia.
Dalam laga tersebut, Chelsea sempat tertinggal sebelum bangkit di babak kedua. Dua gol luar biasa dari Joao Pedro menjadi kunci kemenangan 3-2 yang sekaligus menegaskan performa apik sang penyerang dalam beberapa pekan terakhir.
Hasil itu memberi suntikan kepercayaan diri besar bagi skuad Chelsea. Transisi permainan yang lebih cair dan keberanian mengambil risiko terlihat semakin matang di bawah arahan pelatih baru.
Kondisi ini membuat Chelsea optimistis mampu membawa energi positif Eropa ke kompetisi domestik, khususnya dalam laga derbi yang sarat gengsi.
Performa Konsisten The Blues Bersama Liam Rosenior
Sejak ditangani Liam Rosenior, Chelsea menunjukkan perkembangan signifikan. Dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, The Blues mampu meraih lima kemenangan yang memperlihatkan konsistensi permainan.
Di Premier League, Rosenior sukses membawa Chelsea meraih kemenangan penting atas sesama tim London. Kemenangan kandang 2-0 atas Brentford menjadi awal, disusul hasil meyakinkan 3-1 di markas Crystal Palace.
Rangkaian hasil tersebut mengangkat posisi Chelsea ke peringkat kelima klasemen sementara. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari Manchester United yang menempati posisi keempat.
Perbaikan struktur permainan dan efektivitas lini depan menjadi faktor utama kebangkitan Chelsea, yang kini kembali dipandang sebagai pesaing serius papan atas.
West Ham Datang Dengan Semangat Kebangkitan
Di sisi lain, West Ham United juga tidak datang dengan tangan kosong. The Hammers justru tengah menikmati periode kebangkitan di bawah arahan Nuno Espirito Santo.
West Ham berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi. Rangkaian hasil positif ini memberi harapan baru bagi tim yang sebelumnya terjebak di papan bawah klasemen.
Meski masih berada dekat zona degradasi, peningkatan performa mulai terlihat dari solidnya organisasi permainan dan efektivitas serangan balik. Nuno berhasil menanamkan disiplin yang lebih baik dalam waktu singkat.
Momentum ini menjadi modal penting bagi West Ham untuk menantang Chelsea, meskipun harus bermain di kandang lawan dengan tekanan suporter tuan rumah.
Rekam Jejak Pertemuan Menguntungkan Chelsea
Jika melihat pertemuan terakhir kedua tim, Chelsea jelas lebih diunggulkan. Pada Agustus lalu, The Blues menang telak 5-1 atas West Ham di London Stadium.
Saat itu, West Ham masih dilatih oleh Graham Potter dan tampil kesulitan meredam agresivitas lini serang Chelsea. Hasil tersebut masih membekas dan menjadi pengingat kualitas Chelsea dalam laga derbi.
Namun, kondisi kini berbeda. West Ham datang dengan pendekatan baru dan kepercayaan diri yang lebih baik. Meski demikian, Chelsea tetap memiliki keunggulan psikologis dari rekor pertemuan tersebut.
Faktor sejarah ini menambah lapisan tensi dalam derbi, karena West Ham tentu ingin membalas kekalahan besar sebelumnya.
Duel Taktik Rosenior Melawan Nuno Espirito Santo
Pertandingan ini juga menjadi ajang adu strategi dua pelatih dengan filosofi berbeda. Liam Rosenior mengedepankan permainan progresif dengan penguasaan bola dan pergerakan dinamis antarlini.
Di sisi berlawanan, Nuno Espirito Santo dikenal pragmatis dan disiplin. West Ham diperkirakan akan bermain lebih rapat, menunggu celah untuk melancarkan serangan balik cepat.
Chelsea kemungkinan akan mendominasi penguasaan bola sejak awal. Tantangannya adalah bagaimana menembus blok pertahanan West Ham yang semakin terorganisir.
Pertarungan di lini tengah dan efektivitas penyelesaian akhir akan sangat menentukan arah pertandingan ini.
Derbi Penentu Arah Musim Kedua Tim
Bagi Chelsea, kemenangan akan memperkuat posisi mereka di papan atas dan menjaga jarak dengan para pesaing zona Liga Champions. Konsistensi menjadi kunci agar momentum positif tidak terputus.
Sementara itu, bagi West Ham, setiap poin sangat berarti dalam upaya keluar dari zona degradasi. Hasil positif di Stamford Bridge bisa menjadi titik balik penting dalam perjalanan mereka musim ini.
Dengan rivalitas yang selalu panas dan kebutuhan poin yang mendesak di kedua kubu, derbi London ini dipastikan berlangsung sengit. Pertanyaannya kini, mampukah Chelsea mempertahankan tren positif, atau justru West Ham yang mencuri hasil berharga di kandang lawan.