Rekomendasi Saham Unggulan Dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis Februari

Kamis, 05 Februari 2026 | 11:29:54 WIB
Rekomendasi Saham Unggulan Dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis Februari

JAKARTA - Perdagangan pasar saham domestik memasuki Kamis, 5 Februari 2026, dengan sentimen yang relatif positif. 

Sejumlah analis melihat peluang penguatan Indeks Harga Saham Gabungan masih terbuka, seiring dorongan dari saham-saham berkapitalisasi besar. Kondisi ini membuat investor kembali mencermati arah pergerakan IHSG serta rekomendasi saham yang dinilai prospektif untuk perdagangan hari ini.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu, 4 Februari 2026, IHSG berhasil mengakhiri sesi di zona hijau. Kinerja tersebut mencerminkan optimisme pelaku pasar yang masih terjaga, meskipun tekanan global dan dinamika eksternal tetap menjadi faktor yang diperhitungkan. Dengan pembukaan perdagangan yang juga menguat, perhatian investor tertuju pada level teknikal serta strategi yang disarankan analis.

Kinerja IHSG Penutupan Perdagangan Sebelumnya

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG pada Rabu, 4 Februari 2026, ditutup naik 0,30 persen atau bertambah 24,11 poin ke level 8.146,71. Indeks komposit sempat dibuka di posisi 8.121,03 dan menyentuh level tertingginya di 8.194,68 sepanjang sesi perdagangan.

Dari sisi pergerakan saham, tercatat sebanyak 301 saham mengalami kenaikan harga, 391 saham melemah, dan 125 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar secara keseluruhan mencapai Rp14.735 triliun, mencerminkan nilai pasar yang masih solid di tengah fluktuasi.

Penguatan IHSG tidak terlepas dari kontribusi saham-saham big caps yang kembali mencatatkan kinerja positif. Pergerakan saham berkapitalisasi jumbo ini menjadi penopang utama laju indeks pada perdagangan sebelumnya.

Peran Saham Big Caps Dalam Penguatan Indeks

Sejumlah saham berkapitalisasi besar tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan IHSG. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. atau AMMN melonjak 8,73 persen dan ditutup di level Rp7.475 per saham. Kenaikan ini menjadi salah satu pendorong utama pergerakan indeks.

Selain itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. atau TPIA juga mencatatkan penguatan 4,98 persen ke level Rp6.850 per saham. Dari sektor perbankan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI menorehkan kenaikan 3,52 persen dan berakhir di posisi Rp5.000 per saham.

Penguatan saham-saham tersebut menunjukkan minat beli investor masih terfokus pada emiten dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa pelaku pasar masih memilih pendekatan selektif dalam menempatkan dana investasinya.

Proyeksi Pergerakan IHSG Menurut Analis

Tim Analis MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada dalam bagian wave x. Dengan kondisi tersebut, peluang penguatan lanjutan dinilai masih terbuka. IHSG diperkirakan berpotensi menguji area 8.328 hingga 8.527 dalam waktu dekat.

Meski demikian, analis juga mengingatkan agar investor tetap mencermati potensi koreksi. Area koreksi yang perlu diwaspadai berada pada rentang 7.896 hingga 8.010. Rentang ini dinilai sebagai zona penting apabila terjadi tekanan jual.

Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak pada level support di 7.854 dan 7.654. Sementara itu, level resistance berada di kisaran 8.181 dan 8.318. Pergerakan indeks di sekitar level tersebut akan menjadi acuan utama pelaku pasar.

Rekomendasi Saham Dari MNC Sekuritas

Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dipertimbangkan investor. Strategi buy on weakness disarankan untuk saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. atau ADRO, PT Bumi Resources Minerals Tbk. atau BRMS, serta PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. atau TKIM.

Selain itu, MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi speculative buy untuk saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. atau TOWR. Rekomendasi ini diberikan dengan mempertimbangkan potensi teknikal serta pergerakan harga dalam jangka pendek.

Meski terdapat rekomendasi, investor diingatkan untuk tetap menyesuaikan keputusan dengan profil risiko masing-masing. Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca dan perlu mempertimbangkan kondisi pasar yang dinamis.

Pergerakan IHSG Pada Pembukaan Perdagangan

Pada perdagangan Kamis pagi, IHSG kembali dibuka menguat. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia pukul 09.02 WIB, IHSG tercatat naik 0,28 persen ke posisi 8.169,35. Kondisi ini memperkuat optimisme pasar pada awal sesi.

Dari ratusan saham yang diperdagangkan, sebanyak 317 saham menguat, 185 saham melemah, dan 456 saham tercatat stagnan. Penguatan juga terlihat pada sejumlah saham berkapitalisasi besar dari berbagai sektor.

Saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk. atau MORA naik 2,43 persen ke Rp7.375. Saham PT Astra International Tbk. atau ASII menguat 1,12 persen ke Rp6.750, sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BBNI naik 0,86 persen ke Rp4.670.

Saham Perbankan Dan Emiten Lain Yang Menguat

Sektor perbankan turut menunjukkan pergerakan positif pada awal perdagangan. Saham PT Bank Central Asia Tbk. atau BBCA naik 0,64 persen ke Rp7.850. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BBRI menguat 0,52 persen ke Rp3.890, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. atau BMRI naik 0,50 persen ke Rp5.025.

Selain sektor perbankan, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. atau PANI tercatat naik 0,84 persen ke Rp8.975. Saham TPIA kembali menguat 0,73 persen ke Rp6.900, diikuti PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. atau TLKM yang naik 0,60 persen ke Rp3.350.

Penguatan merata di sejumlah sektor ini menunjukkan sentimen pasar yang relatif kondusif. Meski demikian, investor tetap disarankan mencermati perkembangan global dan domestik yang dapat memengaruhi arah pergerakan IHSG sepanjang hari.

Terkini