Revitalisasi Sekolah Tangsel 2025 Perkuat Infrastruktur Pendidikan Demi Generasi Unggul

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:00:41 WIB
Revitalisasi Sekolah Tangsel 2025 Perkuat Infrastruktur Pendidikan Demi Generasi Unggul

JAKARTA - Upaya memperkuat fondasi pendidikan terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tangerang Selatan sepanjang 2025. 

Melalui program revitalisasi dan pembangunan infrastruktur sekolah, Pemkot Tangsel berupaya memastikan setiap peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran secara optimal. Langkah ini dipandang sebagai strategi jangka panjang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, yang menyatakan bahwa infrastruktur pendidikan merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang penting bagi pembentukan karakter dan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan menjadi investasi yang tidak bisa ditawar.

Komitmen Pemkot Tangsel Pada Infrastruktur Pendidikan

Pemkot Tangsel memandang penguatan infrastruktur sekolah sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa seluruh anak di Tangerang Selatan dapat belajar di lingkungan yang aman dan layak. Benyamin Davnie menegaskan, infrastruktur pendidikan yang memadai akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik.

“Kami ingin memastikan anak-anak Tangerang Selatan belajar di sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Infrastruktur pendidikan yang baik adalah investasi jangka panjang untuk masa depan kota ini,” ujar Benyamin dalam keterangannya pada Senin (2/2/2026).

Pernyataan tersebut menjadi landasan kebijakan revitalisasi sekolah yang dilakukan secara menyeluruh dan bertahap. Pemerintah daerah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan fasilitas agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Revitalisasi Sekolah Dasar Di Berbagai Wilayah

Pada jenjang sekolah dasar, Pemkot Tangsel telah menyelesaikan revitalisasi di sejumlah sekolah. Beberapa di antaranya adalah SDN Sawah, SDN Jombang 03, SDN Ciater 01, SDN Ciputat 01, dan SDN Babakan 1. Revitalisasi ini mencakup perbaikan bangunan, penataan ruang kelas, serta peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran.

Selain sekolah yang telah rampung direvitalisasi, sejumlah SD lainnya juga mendapatkan tambahan dan pembangunan sarana prasarana. SDN Keranggan, misalnya, memperoleh penambahan pos jaga dan perpustakaan guna menunjang keamanan dan literasi siswa. Sementara itu, pembangunan sarana prasarana dilakukan di SDN Kademangan 2, SDN Pondok Pucung 2, dan SDN Benda Baru 2.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif. Dengan fasilitas yang memadai, siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih fokus dan nyaman.

Perbaikan Dan Penguatan SMP Negeri

Tidak hanya sekolah dasar, revitalisasi juga dilakukan di tingkat sekolah menengah pertama. Pemkot Tangsel telah merampungkan revitalisasi di sejumlah SMP Negeri, antara lain SMPN 6, SMPN 8, SMPN 18, SMPN 20, SMPN 21, dan SMPN 24. Perbaikan ini meliputi pembenahan bangunan utama serta fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

Beberapa SMP lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan fokus pada aspek keselamatan dan kekuatan bangunan. SMPN 12, misalnya, tengah menjalani perkuatan struktur bangunan. SMPN 17 dilakukan perbaikan atap, sementara SMPN 16 yang telah direvitalisasi pada tahun anggaran 2024 dilanjutkan dengan pembangunan sarana dan prasarana pada 2025.

Upaya ini menunjukkan keseriusan Pemkot Tangsel dalam memastikan seluruh sekolah berada dalam kondisi layak dan aman digunakan. Aspek keselamatan menjadi perhatian utama, mengingat sekolah merupakan tempat aktivitas harian ratusan hingga ribuan siswa.

Pembangunan Bertahap Berbasis Kebutuhan

Benyamin Davnie menekankan bahwa pembangunan dan revitalisasi sekolah dilakukan secara bertahap serta berbasis kebutuhan riil di lapangan. Pemerintah daerah melakukan pemetaan kondisi sekolah untuk menentukan prioritas perbaikan. Pendekatan ini diharapkan membuat program revitalisasi lebih tepat sasaran dan efektif.

“Sekolah bukan hanya bangunannya saja, tapi ruang tumbuh karakter dan masa depan anak-anak kita. Karena itu, kami pastikan pembangunannya tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan pendekatan tersebut, Pemkot Tangsel ingin memastikan bahwa setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan manfaat maksimal bagi dunia pendidikan. Keberlanjutan fasilitas juga menjadi pertimbangan penting agar hasil pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dampak Terhadap Mutu Pendidikan Dan Generasi Muda

Penguatan infrastruktur sekolah diyakini akan berdampak langsung terhadap mutu pendidikan. Lingkungan belajar yang aman dan nyaman memungkinkan siswa dan guru menjalankan aktivitas pembelajaran dengan lebih optimal. Selain itu, fasilitas yang memadai juga mendukung pengembangan potensi dan kreativitas peserta didik.

Pemkot Tangsel menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kondisi sarana dan prasarana. Sekolah yang baik akan mendorong terciptanya generasi muda yang unggul, sehat, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Komitmen Pemerataan Pendidikan Di Tangsel

Ke depan, Pemkot Tangerang Selatan berkomitmen untuk melanjutkan penguatan infrastruktur pendidikan secara merata di seluruh wilayah. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada kesenjangan kualitas fasilitas pendidikan antarwilayah. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh.

Dengan revitalisasi dan pembangunan sekolah yang terus dilakukan, Pemkot Tangsel optimistis dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih kuat dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang mampu bersaing dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Terkini