DAMRI Resmi Layani Rute Karimunjawa Legon Bajak Dukung Mobilitas Warga Kepulauan

Selasa, 03 Februari 2026 | 13:00:31 WIB
DAMRI Resmi Layani Rute Karimunjawa Legon Bajak Dukung Mobilitas Warga Kepulauan

JAKARTA - Akses transportasi publik di kawasan kepulauan kembali mendapat penguatan seiring dibukanya layanan baru oleh Perusahaan Umum DAMRI di wilayah Karimunjawa. 

Mulai 1 Februari 2026, DAMRI secara resmi mengoperasikan rute Pelabuhan Karimunjawa–Bandara Dewadaru–Desa Kemujan–Pelabuhan Legon Bajak pulang pergi. Kehadiran layanan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat setempat dengan tarif terjangkau serta layanan yang aman dan nyaman.

Layanan Angkutan Perintis ini menjadi bagian dari komitmen DAMRI dalam mendukung konektivitas wilayah kepulauan. Dengan tarif Rp7.000 per perjalanan, rute ini menjangkau berbagai titik penting yang selama ini belum terlayani secara optimal oleh angkutan umum reguler.

Angkutan Perintis Perkuat Akses Transportasi Karimunjawa

Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S., menjelaskan bahwa operasional rute baru ini menjadi langkah strategis dalam mendukung aktivitas harian masyarakat Karimunjawa. Layanan tersebut kini melayani mobilitas warga secara rutin dengan cakupan wilayah yang lebih luas.

“Layanan ini dihadirkan untuk mendukung mobilitas harian masyarakat, termasuk akses ke pelabuhan, bandara, pasar, serta kawasan permukiman, dengan moda transportasi yang aman dan nyaman,” ujar Septian dalam keterangan resmi, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, angkutan perintis DAMRI dirancang untuk menjangkau daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Dengan hadirnya rute ini, masyarakat Karimunjawa diharapkan memiliki alternatif perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau.

Rute Strategis Hubungkan Pelabuhan Hingga Permukiman

Rute Pelabuhan Karimunjawa–Bandara Dewadaru–Desa Kemujan–Pelabuhan Legon Bajak menghubungkan sejumlah titik vital di Pulau Karimunjawa. Lintasan ini tidak hanya menghubungkan pelabuhan dan bandara, tetapi juga melintasi kawasan permukiman dan pusat aktivitas ekonomi warga.

Angkutan perintis ini melayani lintasan sepanjang kurang lebih 55 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 90 menit. Sepanjang perjalanan, armada DAMRI melewati sejumlah desa dan area publik yang menjadi tujuan utama masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Dengan jalur tersebut, layanan ini dinilai mampu mendukung konektivitas antarwilayah di Karimunjawa secara lebih merata. Masyarakat kini memiliki akses transportasi publik yang dapat diandalkan untuk menunjang berbagai kebutuhan.

Armada Hiace Dilengkapi Fasilitas Keselamatan

Untuk melayani rute ini, DAMRI mengoperasikan armada berjenis Hiace dengan kapasitas 14 penumpang. Armada tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

Fasilitas yang tersedia meliputi pendingin udara, sistem pelacakan GPS, serta kamera pengawas. Kehadiran fitur-fitur ini ditujukan untuk memastikan standar keselamatan dan kualitas layanan tetap terjaga selama operasional.

DAMRI menegaskan bahwa armada yang digunakan telah melalui proses pengecekan dan pemeliharaan sesuai standar operasional perusahaan. Dengan demikian, penumpang diharapkan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan nyaman.

Tarif Terjangkau Dukung Mobilitas Harian Warga

Salah satu keunggulan utama dari layanan ini adalah tarif yang sangat terjangkau. Dengan biaya Rp7.000 per perjalanan, masyarakat dapat memanfaatkan transportasi publik untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berbelanja, hingga mengakses layanan publik lainnya.

Tarif tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat kepulauan. DAMRI berharap kebijakan tarif ini dapat mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan angkutan umum dibandingkan kendaraan pribadi.

Dengan biaya yang ringan, layanan angkutan perintis ini diharapkan menjadi solusi mobilitas yang berkelanjutan dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Karimunjawa.

Jadwal Operasional Layani Dua Arah Perjalanan

DAMRI telah menetapkan jadwal operasional yang cukup padat untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat. Untuk arah Karimunjawa menuju Legon Bajak, layanan tersedia pada pukul 06.00, 07.00, 08.00, 09.00, 10.00, 13.00, 14.00, dan 15.00 WIB.

Sementara itu, untuk arah sebaliknya dari Legon Bajak menuju Karimunjawa, angkutan perintis DAMRI beroperasi pada pukul 05.00, 06.00, 08.00, 09.00, 11.00, 12.00, 13.00, dan 15.00 WIB.

Dengan jadwal tersebut, masyarakat memiliki fleksibilitas waktu dalam merencanakan perjalanan. Frekuensi layanan yang cukup rapat juga memungkinkan mobilitas warga berjalan lebih lancar.

Dukungan Konektivitas Wilayah Kepulauan Berkelanjutan

Pembukaan rute ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan transportasi jangka pendek. DAMRI menilai layanan angkutan perintis di Karimunjawa sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam memperkuat konektivitas wilayah kepulauan.

“Kami berharap layanan ini bisa menjadi bagian dari dukungan untuk rutinitas mobilitas masyarakat Karimunjawa, sekaligus mendukung konektivitas wilayah kepulauan secara berkelanjutan,” lanjut Septian.

Melalui kehadiran layanan ini, DAMRI ingin memperkuat perannya sebagai penyedia transportasi publik yang mendukung keterhubungan antarwilayah, khususnya di daerah terpencil dan kepulauan. Aksesibilitas yang lebih baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan operasional rute Pelabuhan Karimunjawa–Legon Bajak, DAMRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, terjangkau, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.

Terkini