JAKARTA - Kawasan Citeureup di Kabupaten Bogor semakin dilirik sebagai alternatif hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Wilayah ini menawarkan kombinasi harga rumah subsidi yang relatif ramah di kantong dengan aksesibilitas yang cukup baik menuju sejumlah kota penyangga Jabodetabek. Dengan posisi strategis dan lingkungan yang masih asri, Citeureup menjadi opsi menarik bagi pencari rumah pertama.
Selain faktor harga, kemudahan akses transportasi dan kedekatan dengan pusat aktivitas ekonomi turut menjadi pertimbangan utama. Sejumlah pengembang pun menghadirkan berbagai pilihan rumah subsidi dengan spesifikasi berbeda, namun tetap mengacu pada ketentuan pemerintah.
Lokasi Strategis Dan Akses Transportasi
Citeureup terletak di sebelah timur Jalan Tol Jagorawi yang menjadi penghubung utama Jakarta, Depok, dan Bogor. Keberadaan jalur ini memudahkan mobilitas penghuni menuju pusat kota maupun kawasan industri di sekitarnya. Akses jalan utama juga relatif mudah dijangkau dari berbagai titik perumahan subsidi.
Selain tol, kawasan ini didukung jaringan angkutan umum yang melayani rute menuju Pasar Anyar, Cileungsi, Cibinong, Sukamakmur, Babakan Madang, Jonggol, Lulut, Nambo, hingga Ciawi. Kondisi tersebut membuat Citeureup cukup fleksibel bagi warga yang bergantung pada transportasi publik.
Lingkungan Hunian Yang Masih Asri
Keunggulan lain Citeureup adalah kedekatannya dengan kawasan Gunung Putri dan wilayah perbukitan di sekitarnya. Lingkungan ini memberikan suasana hunian yang relatif lebih sejuk dibandingkan kawasan perkotaan padat. Bagi keluarga muda, kondisi tersebut menjadi nilai tambah tersendiri.
Lingkungan yang masih berkembang juga memberi peluang pertumbuhan nilai properti di masa depan. Seiring pembangunan infrastruktur dan fasilitas penunjang, kawasan Citeureup diprediksi semakin diminati sebagai kawasan hunian terjangkau.
Puri Harmoni Pasirmukti Perluasan
Salah satu pilihan rumah subsidi di Citeureup adalah Puri Harmoni Pasirmukti Perluasan yang berlokasi di Desa Pasirmukti. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Harmoni Bangun Multiguna dengan total ketersediaan 140 unit rumah subsidi. Harga yang ditawarkan mencapai Rp185 juta per unit.
Hunian bertipe 28/60 ini memiliki luas bangunan 28 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi. Fasilitas dasar mencakup dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sesuai kebutuhan keluarga kecil. Spesifikasi bangunan menggunakan rangka atap baja ringan, dinding batako diplester dan dicat, lantai keramik 40x40, serta pondasi batu kali.
Puri Harmoni Pasirmukti Gunungsari
Masih dari pengembang yang sama, Puri Harmoni Pasirmukti yang berlokasi di Desa Gunungsari menawarkan harga lebih terjangkau. Proyek ini menyediakan 96 unit rumah subsidi dengan harga Rp148,5 juta per unit. Tipe bangunan yang ditawarkan juga 28/60.
Rumah ini memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi, cocok bagi pasangan muda atau keluarga kecil. Material bangunan meliputi atap genteng beton, dinding batako, lantai keramik, serta pondasi batu kali yang umum digunakan pada rumah subsidi.
Gunung Sari Hijau Sektor K
Pilihan berikutnya adalah Gunung Sari Hijau Sektor K yang berada di Desa Gunungsari. Perumahan ini dikelola oleh PT Swadaya Ridatama dan menyediakan 87 unit rumah subsidi dengan harga Rp148,5 juta. Tipe yang ditawarkan adalah 22/60.
Luas bangunan 22 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi dengan satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Spesifikasi bangunan mencakup atap genteng metal, dinding batako diplester dan dicat, lantai keramik 30x30 di ruang utama, serta keramik 20x20 untuk teras dan kamar mandi. Pondasi menggunakan pasangan batu kali.
Olga Sejahtera Residence Dan Bumi Tajur Raya
Olga Sejahtera Residence berlokasi di Desa Gunungsari dan dikembangkan oleh PT Kreasi Inti Persada. Perumahan ini menawarkan 44 unit rumah subsidi dengan harga Rp168 juta. Hunian bertipe 28/60 ini memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi.
Spesifikasi bangunan menggunakan atap baja ringan, dinding bata ringan, lantai keramik putih 30x30, serta pondasi batu belah dengan cor beton. Sementara itu, Bumi Tajur Raya yang terletak di Desa Tajur dikembangkan oleh PT Duta Karya Bumi. Perumahan ini menawarkan tipe 30/60 dengan harga Rp168 juta.
Stok yang tersedia di Bumi Tajur Raya sebanyak 29 unit. Hunian ini memiliki dua kamar tidur dan satu kamar mandi, dengan spesifikasi atap baja ringan, dinding bata ringan, lantai keramik, serta pondasi batu kali. Dengan beragam pilihan tersebut, Citeureup memberikan alternatif rumah subsidi yang variatif sesuai kebutuhan dan kemampuan masyarakat.