Manchester United

Usia Bukan Halangan Tujuh Mantan Manchester United Masih Aktif Bermain 2026

Usia Bukan Halangan Tujuh Mantan Manchester United Masih Aktif Bermain 2026
Usia Bukan Halangan Tujuh Mantan Manchester United Masih Aktif Bermain 2026

JAKARTA - Nama besar Manchester United memang tak pernah benar-benar hilang dari percakapan sepak bola dunia. 

Meski belum kembali mendominasi Premier League sejak era Sir Alex Ferguson berakhir pada 2013, daya tarik klub berjuluk Setan Merah itu tetap kuat. Sejarah panjang, koleksi trofi, serta deretan pemain legendaris membuat Manchester United selalu relevan dibicarakan hingga sekarang.

Menariknya, pengaruh MU tidak berhenti ketika para pemainnya meninggalkan Old Trafford. Sejumlah mantan penggawa klub ini justru masih melanjutkan karier profesional mereka hingga 2026, meski usia tak lagi muda. Pengalaman di level tertinggi, mental juara, dan kecintaan pada sepak bola membuat mereka tetap bertahan di lapangan hijau. 

Legenda Tak Lekang Oleh Usia

Manchester United telah melahirkan banyak nama besar sejak didirikan pada 1878. Dari era Bobby Charlton dan George Best hingga generasi modern seperti Ryan Giggs dan David Beckham, MU selalu identik dengan pemain berkualitas. Tak heran jika sebagian alumni klub ini masih dipercaya memperkuat tim profesional meski telah melewati usia emas pesepak bola.

Para mantan pemain ini mungkin tak lagi bermain di liga top Eropa, tetapi keberadaan mereka tetap memberi nilai tambah. Mereka membawa pengalaman, kepemimpinan, serta standar profesionalisme yang tinggi ke klub-klub yang dibela. Bagi banyak tim, kehadiran eks pemain Manchester United menjadi simbol ambisi dan inspirasi.

Luis Nani Dan Semangat Yang Tak Padam

Luis Nani menjadi salah satu contoh nyata bahwa usia bukan penghalang untuk tetap bermain. Mantan winger andalan MU itu sempat mengumumkan pensiun pada Desember 2024. Namun, kecintaannya pada sepak bola membawanya kembali merumput. Pada usia 39 tahun, Nani menandatangani kontrak dengan FC Aktobe, klub Liga Utama Kazakhstan, hingga akhir musim.

Ini menjadi klub ke-11 dalam perjalanan karier profesional Nani, yang telah membawanya bermain di sembilan negara berbeda. Pengalamannya selama delapan musim bersama Manchester United, termasuk torehan 54 assist di Premier League, masih menjadi nilai jual utama. “Saya sangat senang bergabung dengan FC Aktobe dan berharap bisa berkontribusi bagi klub serta perkembangan sepak bola Kazakhstan,” ujar Nani.

Shinji Kagawa Tetap Produktif Di Jepang

Nama Shinji Kagawa mungkin tak terlalu lama berseragam Manchester United, tetapi momen hattrick ke gawang Norwich City pada 2013 membuatnya dikenang hingga kini. Setelah berpetualang di Jerman, Spanyol, Yunani, dan Belgia, Kagawa akhirnya pulang ke Jepang dan membela Cerezo Osaka sejak 2023.

Pada 2025, gelandang serang berusia 36 tahun itu tampil dalam 40 pertandingan dengan catatan lima gol dan tiga assist. Meski tak lagi bermain di Eropa, kontribusinya tetap signifikan. Kagawa membuktikan bahwa kualitas teknik dan visi bermain bisa menjaga eksistensi pemain meski usia terus bertambah.

Falcao Dan Diouf Masih Menebar Ancaman

Radamel Falcao mungkin tidak meninggalkan kesan mendalam selama masa peminjamannya di Manchester United. Dari 29 laga, striker Kolombia itu hanya mencetak empat gol. Namun, perjalanan kariernya setelah meninggalkan Inggris menunjukkan cerita berbeda. Kini berusia 39 tahun, Falcao masih aktif dan produktif bersama Millonarios di Kolombia, membuktikan insting mencetak golnya belum pudar.

Sementara itu, Mame Biram Diouf juga masih bertahan di dunia sepak bola profesional. Meski hanya tampil sembilan kali bersama MU antara 2009 hingga 2012, penyerang asal Senegal itu tetap melanjutkan kariernya. Pada 2026, Diouf yang berusia 38 tahun membela Ankara Keciorengucu di divisi dua Liga Turki, memperlihatkan ketahanan fisik dan mental yang luar biasa.

Karier Panjang Lee Martin

Lee Martin mungkin bukan nama yang sering disebut dalam sejarah besar Manchester United. Ia hanya mencatatkan tiga penampilan bersama tim utama MU. Namun, karier profesionalnya justru berlangsung sangat panjang. Martin memulai debutnya pada 2005 dan hingga kini masih aktif bermain.

Saat ini, gelandang serang berusia 38 tahun tersebut memperkuat Ramsgate di Divisi Utama Liga Isthmian. Perjalanannya mencerminkan sisi lain dunia sepak bola, di mana konsistensi dan kecintaan terhadap permainan menjadi alasan utama seorang pemain terus bertahan, meski jauh dari sorotan utama.

Alexander Buttner Dan Bebe Masih Berkarya

Alexander Buttner meninggalkan Manchester United pada 2014 dan sejak itu berkelana ke berbagai klub. Kini, bek kiri asal Belanda tersebut menjalani periode ketiganya bersama Vitesse. Di usia 36 tahun, performanya masih terbilang solid dengan enam kontribusi gol dari 19 pertandingan liga, catatan yang mengesankan untuk seorang pemain bertahan.

Nama Bebe juga masih tercatat aktif pada 2026. Meski kariernya di Manchester United sempat menuai kritik, ia menemukan tempat yang lebih stabil di Spanyol. Kini berusia 35 tahun, Bebe bermain untuk UD Ibiza di kasta ketiga Liga Spanyol. Musim ini, ia mencatatkan tiga gol dan empat assist dari 20 laga, menunjukkan bahwa dirinya masih mampu memberi dampak.

Pengalaman Sebagai Nilai Utama

Keberlanjutan karier para mantan pemain Manchester United ini menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya soal usia. Pengalaman, profesionalisme, dan kecintaan terhadap permainan menjadi faktor utama yang membuat mereka tetap relevan. Meski tak lagi berada di panggung terbesar, mereka tetap menjadi panutan di klub masing-masing.

Tujuh eks MU yang masih aktif pada 2026 menjadi bukti bahwa karier sepak bola bisa berlangsung panjang dengan dedikasi dan kerja keras. Nama Manchester United mungkin hanya bagian dari masa lalu mereka, tetapi warisan mental juara dari Old Trafford terus hidup dalam perjalanan karier yang mereka jalani hingga hari ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index