Juventus

Juventus Tundukkan Benfica Dua Gol Tanpa Balas Di Liga Champions

Juventus Tundukkan Benfica Dua Gol Tanpa Balas Di Liga Champions
Juventus Tundukkan Benfica Dua Gol Tanpa Balas Di Liga Champions

JAKARTA - Juventus menunjukkan efektivitas permainan saat menjamu Benfica pada matchday tujuh fase grup Liga Champions 2025/2026.

Bermain di Allianz Stadium, Turin, Kamis dini hari WIB, Bianconeri sukses mengamankan kemenangan 2-0 yang sangat berarti bagi posisi mereka di klasemen sementara. Hasil ini menjadi bukti konsistensi Juventus yang mampu tampil solid dari awal hingga akhir laga.

Kemenangan tersebut membawa Juventus naik ke peringkat 15 klasemen dengan raihan 12 poin. Sementara itu, Benfica harus menerima kenyataan pahit tetap tertahan di posisi ke-29 dengan koleksi enam poin. Dua gol tanpa balas menjadi pembeda utama dalam pertandingan yang berjalan ketat dan sarat duel di lini tengah.

Juventus Ambil Inisiatif Sejak Awal Laga

Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus langsung tampil agresif dengan menekan pertahanan Benfica. Kenan Yildiz menjadi salah satu pemain paling aktif dalam membangun serangan, terutama dari sisi kiri. Pada menit ke-9, ia melepaskan tembakan keras yang memaksa kiper Benfica melakukan penyelamatan penting.

Benfica tidak tinggal diam dan mencoba membalas melalui tekanan di lini tengah. Permainan berlangsung dengan tempo cukup tinggi, namun kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang bersih. Juventus tetap terlihat lebih dominan dalam penguasaan bola, meski belum mampu memecah kebuntuan di awal pertandingan.

Peluang Datang Silih Berganti Di Babak Pertama

Juventus kembali mendapatkan peluang pada menit ke-18 melalui Yildiz, namun kali ini tendangannya melenceng di sisi kanan gawang. Tekanan terus dilakukan oleh tuan rumah dengan variasi serangan dari kedua sisi lapangan. Benfica memilih bermain lebih rapat dan menunggu celah untuk melakukan serangan balik.

Pada menit ke-23, Benfica hampir membuka keunggulan lewat Georgiy Sudakov. Sepakannya mengarah ke gawang, tetapi refleks cepat Michele Di Gregorio berhasil menggagalkan peluang tersebut. Momen ini menjadi peringatan bagi Juventus untuk tetap waspada di lini belakang.

Kebuntuan Belum Terpecahkan Hingga Turun Minum

Fabio Miretti nyaris membawa Juventus unggul pada menit ke-36. Sundulannya memanfaatkan bola silang hanya melayang tipis di atas mistar gawang. Juventus semakin intens menekan, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi masalah utama di babak pertama.

Menjelang akhir paruh pertama, Jonathan David mendapat kesempatan emas setelah menyambut umpan Weston McKennie dari jarak dekat. Sayangnya, arah sundulannya belum menemui sasaran. Hingga wasit meniup peluit jeda, skor tetap bertahan 0-0 meski Juventus tampil lebih dominan.

Gol Thuram Ubah Jalannya Pertandingan

Memasuki babak kedua, Juventus tidak mengendurkan tekanan. Weston McKennie mencoba peruntungannya pada menit ke-54, namun tembakannya masih dapat diantisipasi oleh kiper Benfica. Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil satu menit berselang.

Khephren Thuram memecah kebuntuan pada menit ke-55 lewat sepakan terukur dari dalam kotak penalti. Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan, membuat Juventus tampil semakin percaya diri sementara Benfica dipaksa keluar dari zona nyaman mereka.

McKennie Gandakan Keunggulan Juventus

Keunggulan Juventus bertambah pada menit ke-64. Weston McKennie mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dari Jonathan David. Penyelesaian yang tenang membuat skor berubah menjadi 2-0 dan semakin menyulitkan Benfica untuk bangkit.

Setelah gol kedua, Juventus lebih fokus mengontrol permainan. Benfica mencoba meningkatkan intensitas serangan demi memperkecil ketertinggalan. Upaya tersebut sempat membuahkan peluang berbahaya melalui sundulan Fredrik Aursnes pada menit ke-69, namun bola membentur tiang kanan gawang.

Benfica Gagal Manfaatkan Peluang Penalti

Tekanan Benfica berlanjut hingga menit-menit akhir pertandingan. Pada menit ke-81, tim tamu mendapatkan peluang emas berupa penalti. Sayangnya, Vangelis Pavlidis gagal mengeksekusi tendangan tersebut dengan baik, sehingga kesempatan untuk memperkecil skor pun terbuang.

Kegagalan penalti tersebut semakin memantapkan posisi Juventus. Bianconeri bermain disiplin dalam menjaga keunggulan hingga laga berakhir. Pertahanan yang solid dan organisasi permainan yang rapi membuat Benfica kesulitan menciptakan peluang berarti di sisa waktu.

Dampak Hasil Bagi Kedua Tim

Kemenangan 2-0 ini menjadi modal penting bagi Juventus dalam persaingan ketat fase grup Liga Champions. Tambahan tiga poin mengangkat mereka ke peringkat 15 dan menjaga peluang untuk melaju ke fase berikutnya. Performa kolektif tim menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Bagi Benfica, kekalahan ini memperpanjang periode sulit mereka di kompetisi Eropa musim ini. Tetap berada di peringkat 29 dengan enam poin membuat perjuangan semakin berat di laga-laga sisa. Meski demikian, beberapa peluang yang tercipta menunjukkan bahwa mereka masih memiliki potensi untuk memberikan perlawanan.

Soliditas Juventus Jadi Kunci Kemenangan

Secara keseluruhan, Juventus tampil efektif dan disiplin sepanjang pertandingan. Gol Khephren Thuram dan Weston McKennie menjadi penentu hasil akhir, sementara lini belakang mampu meredam tekanan Benfica, termasuk menggagalkan penalti krusial.

Hasil ini menegaskan bahwa Juventus masih menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di Liga Champions. Dengan konsistensi permainan seperti ini, Bianconeri memiliki peluang besar untuk terus melangkah dan bersaing di level tertinggi Eropa musim ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index