Pesepak Bola

Daftar Pesepak Bola Inggris Bergaji Tertinggi Tahun 2026 Bellingham Hingga Sterling Disorot

Daftar Pesepak Bola Inggris Bergaji Tertinggi Tahun 2026 Bellingham Hingga Sterling Disorot
Daftar Pesepak Bola Inggris Bergaji Tertinggi Tahun 2026 Bellingham Hingga Sterling Disorot

JAKARTA - Besarnya nilai kontrak pemain elite Inggris kembali menjadi perbincangan hangat pada 2026. 

Di tengah tekanan performa, kritik suporter, dan dinamika klub, bayaran fantastis para bintang ini justru semakin menegaskan posisi mereka dalam industri sepak bola modern. 

Jude Bellingham menjadi nama yang paling menyita perhatian, bukan hanya karena gajinya yang selangit, tetapi juga karena sorotan tajam publik Santiago Bernabeu yang belakangan mengiringi setiap penampilannya bersama Real Madrid.

Situasi ini menunjukkan bahwa gaji besar tidak selalu berbanding lurus dengan ketenangan karier. Beberapa pemain tetap bersinar, sementara yang lain justru menuai label negatif karena kontribusi dianggap tak sepadan. Berikut gambaran lima pesepak bola Inggris dengan gaji tertinggi pada 2026, lengkap dengan dinamika yang menyertai perjalanan mereka.

Sorotan Bernabeu Dan Posisi Jude Bellingham

Jude Bellingham berada di pusat perhatian dalam beberapa pekan terakhir. Gelandang Timnas Inggris itu mulai merasakan tekanan publik Real Madrid setelah performa tim dinilai belum konsisten. Siulan suporter terdengar jelas di Santiago Bernabeu, sebuah atmosfer yang sebelumnya lebih sering dialami Vinicius Junior, namun kini turut menyasar Bellingham.

Rentetan hasil kurang memuaskan membuat kesabaran fans menipis. Kekalahan di final Piala Super Spanyol, kegagalan menyalip Barcelona di puncak klasemen La Liga 2025/2026, hingga hasil mengecewakan kontra Albacete menjadi pemicu utama. Kondisi internal klub juga belum sepenuhnya stabil pasca pemecatan Xabi Alonso.

Meski begitu, spekulasi hengkangnya Bellingham dinilai tidak realistis. Selain masih menjadi pilar penting tim, faktor finansial sangat menentukan. Menurut laporan GiveMeSport, Bellingham mengantongi gaji sekitar 347.243 poundsterling per pekan, menjadikannya salah satu pesepak bola Inggris dengan bayaran tertinggi di dunia saat ini.

Jack Grealish Dan Upaya Membenarkan Status Elite

Jack Grealish pernah menjadi simbol kontroversi mahal di Premier League. Transfernya dari Aston Villa ke Manchester City pada Agustus 2021 senilai 100 juta poundsterling sempat menuai kritik luas. Banyak pihak menilai harga tersebut terlalu tinggi untuk pemain dengan pengalaman terbatas di level tertinggi.

Namun, Pep Guardiola tetap mempercayainya dengan gaji mencapai 300 ribu poundsterling per pekan. Kontribusi Grealish bersama City memang naik turun, hingga akhirnya ia dipinjamkan ke Everton. Di klub barunya itu, Grealish perlahan menemukan kembali performa terbaiknya.

Musim ini, ia telah terlibat langsung dalam delapan gol. Catatan tersebut menjadi pembelaan tersendiri bagi statusnya sebagai pemain bergaji elite, sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan yang tepat dapat menghidupkan kembali potensi seorang bintang.

Raheem Sterling Dan Label Magabut

Raheem Sterling menjadi contoh paling kontras antara nilai kontrak dan kontribusi. Chelsea, di era kepemilikan Todd Boehly, memberikan gaji sebesar 325 ribu poundsterling per pekan, angka yang menempatkannya di jajaran teratas pemain Inggris bergaji tinggi.

Namun, sejak kedatangan Enzo Maresca, peran Sterling kian meredup. Ia tersingkir dari tim utama musim 2024/2025 dan dipinjamkan ke Arsenal. Menariknya, The Gunners hanya menanggung kurang dari setengah gajinya, sementara Chelsea tetap membayar lebih dari 150 ribu poundsterling per pekan.

Kini kembali ke Stamford Bridge, karier Sterling belum menunjukkan tanda kebangkitan signifikan. Situasi inilah yang memunculkan label magabut alias makan gaji buta, sebuah stigma yang sulit dihapus tanpa perubahan performa nyata.

Harry Kane Mesin Gol Dengan Bayaran Fantastis

Berbeda dengan Sterling, Harry Kane justru dianggap sepadan dengan bayaran yang diterimanya. Kepindahannya ke Bayern Munchen membawa lonjakan gaji signifikan hingga sekitar 416.758 poundsterling per pekan. Angka tersebut sejalan dengan kontribusi luar biasa yang terus ia berikan.

Produktivitas Kane tetap terjaga. Gol demi gol mengalir, rekor demi rekor dipecahkan, dan namanya kian menguat sebagai kandidat serius Ballon d’Or 2026. Konsistensi inilah yang membuat Bayern Munchen tak ragu menjadikannya pusat proyek jangka panjang.

Jika performanya terus stabil, bukan tidak mungkin Bayern akan kembali menaikkan gaji Kane demi memastikan sang kapten Timnas Inggris bertahan lebih lama di Allianz Arena.

Ivan Toney Dan Godaan Uang Saudi

Nama terakhir dalam daftar ini adalah Ivan Toney. Setelah bersinar bersama Brentford, Toney akhirnya menerima tawaran menggiurkan dari Al-Ahli di Liga Pro Saudi. Keputusan tersebut mengubah drastis peta finansial kariernya.

Kini, Toney mengantongi gaji sekitar 425.260 poundsterling per pekan, melonjak tajam dibandingkan pendapatannya di Brentford yang hanya berkisar 20 ribu poundsterling per pekan. Tawaran sebesar itu terbukti terlalu sulit untuk ditolak.

Langkah Toney menegaskan tren baru dalam sepak bola modern, di mana Liga Saudi mampu menarik pemain top Eropa dengan kekuatan finansial luar biasa. Bagi Toney, keputusan ini menjadi lompatan ekonomi terbesar dalam kariernya, meski harus meninggalkan sorotan kompetisi Eropa.

Secara keseluruhan, daftar ini memperlihatkan bahwa gaji tinggi membawa konsekuensi besar. Ada yang mampu menjawab ekspektasi, ada pula yang terjebak dalam kritik. Pada akhirnya, performa di lapangan tetap menjadi tolok ukur utama, tak peduli seberapa besar bayaran yang diterima.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index