Emas

Harga Emas Antam Batangan Terbaru Januari 2026 Masih Terkoreksi Pagi Ini

Harga Emas Antam Batangan Terbaru Januari 2026 Masih Terkoreksi Pagi Ini
Harga Emas Antam Batangan Terbaru Januari 2026 Masih Terkoreksi Pagi Ini

JAKARTA - Pergerakan harga emas batangan Antam kembali menjadi sorotan investor pada Minggu, 18 Januari 2026. 

Hingga pukul 09.15 WIB, data yang tercantum di laman resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) menunjukkan bahwa harga emas belum mengalami perubahan dibandingkan posisi terakhir. Kondisi ini membuat banyak investor kembali mencermati arah pergerakan emas, apakah masih berpeluang turun atau justru mulai stabil.

Informasi harga emas Antam menjadi rujukan penting bagi masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai maupun investasi jangka panjang. Setiap perubahan harga, sekecil apa pun, dapat memengaruhi perhitungan keuntungan dan kerugian, terutama bagi investor yang aktif memantau pasar.

Harga emas Antam belum berubah

Berdasarkan data Logam Mulia, harga emas batangan Antam tercatat turun Rp6.000 per gram dari posisi sebelumnya. Harga yang semula berada di level Rp2.669.000 per gram pada Jumat kini tercatat Rp2.663.000 per gram sejak Sabtu, dan belum berubah hingga Minggu pagi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar emas masih berada dalam fase penyesuaian. Meski tidak terjadi penurunan lanjutan pada hari ini, investor tetap mencermati dinamika harga karena emas kerap mengalami fluktuasi dalam jangka pendek seiring perubahan sentimen global dan domestik.

Harga yang tercantum tersebut merupakan harga beli emas dari gerai Logam Mulia. Artinya, jika seseorang membeli emas Antam hari ini, maka harga yang harus dibayarkan adalah Rp2.663.000 per gram sesuai data resmi yang berlaku.

Buyback emas Antam ikut terkoreksi

Selain harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan dengan besaran yang sama. Buyback tercatat turun Rp6.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.515.000 per gram pada Jumat menjadi Rp2.509.000 per gram pada Sabtu, dan bertahan di level tersebut hingga Minggu.

Harga buyback ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan Antam ke Logam Mulia. Perbedaan antara harga jual dan harga buyback inilah yang kerap menjadi perhatian utama investor emas.

Dengan kondisi tersebut, selisih antara harga beli emas dan harga buyback hari ini mencapai Rp154.000 per gram. Selisih ini mencerminkan spread yang perlu diperhitungkan secara matang oleh investor sebelum memutuskan membeli atau menjual emas.

Memahami dua harga emas Antam

Selama ini, Antam memang menetapkan dua jenis harga untuk emas batangan produksinya, yaitu harga emas dan harga beli kembali atau buyback. Harga emas adalah harga yang berlaku ketika konsumen membeli emas dari gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback berlaku saat konsumen menjual emas tersebut kembali.

Perbedaan kedua harga ini menjadi faktor krusial dalam perhitungan investasi. Tanpa memahami mekanisme tersebut, investor berpotensi salah menilai potensi keuntungan maupun risiko kerugian dari transaksi emas batangan.

Sebagai ilustrasi, jika seseorang membeli emas Antam pada pagi hari dengan harga Rp2.663.000 per gram, lalu karena kebutuhan mendesak harus menjualnya kembali pada hari yang sama, maka emas tersebut hanya akan dihargai Rp2.509.000 per gram. Selisih inilah yang perlu disadari sejak awal.

Emas lebih cocok untuk jangka panjang

Dengan selisih harga jual dan harga buyback yang cukup lebar, emas batangan Antam dinilai lebih cocok dijadikan instrumen investasi jangka panjang. Dalam jangka pendek, fluktuasi harga dan spread yang besar dapat membuat investor sulit memperoleh keuntungan.

Harapan utama investor emas adalah kenaikan harga yang signifikan dalam jangka panjang. Kenaikan tersebut diharapkan mampu menutup selisih harga jual dan buyback, sekaligus memberikan keuntungan bersih yang menarik.

Oleh karena itu, calon investor perlu memahami bahwa emas bukan instrumen untuk mencari keuntungan cepat. Dibutuhkan kesabaran dan perencanaan matang agar investasi emas benar-benar memberikan hasil optimal.

Ilustrasi potensi untung dan rugi

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut ilustrasi potensi keuntungan dan kerugian berdasarkan waktu pembelian emas Antam. Membeli emas pada 10 Januari 2026 di harga Rp2.602.000 per gram, hingga posisi saat ini masih mencatatkan potensi rugi sekitar 3,57 persen.

Sementara itu, pembelian pada 17 Desember 2025 di harga Rp2.470.000 per gram masih memberikan potensi untung sekitar 1,58 persen. Jika ditarik lebih jauh, pembelian pada 17 Juli 2025 di harga Rp1.919.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan sekitar 30,75 persen.

Investor yang membeli emas pada 17 Januari 2025 di harga Rp1.594.000 per gram bahkan berpotensi menikmati keuntungan hingga 57,40 persen. Semakin panjang horizon investasi, semakin besar pula potensi keuntungan yang bisa diperoleh.

Pelajaran bagi investor emas

Data historis tersebut menunjukkan bahwa waktu memegang emas sangat berpengaruh terhadap hasil investasi. Fluktuasi jangka pendek sering kali menimbulkan kekhawatiran, namun dalam jangka panjang emas cenderung menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan.

Karena itu, investor disarankan untuk mencermati tujuan investasi sebelum membeli emas Antam. Jika tujuan utamanya adalah perlindungan nilai dan akumulasi aset jangka panjang, maka fluktuasi harga harian tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Pergerakan harga emas Antam pada Minggu, 18 Januari 2026, yang masih bertahan di level Rp2.663.000 per gram menjadi pengingat bahwa emas tetap membutuhkan strategi dan kesabaran. Dengan pemahaman yang tepat, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang relevan dan diminati hingga saat ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index