TransJakarta Gratiskan Semua Layanan Transportasi Umum Saat Idul Fitri 2026

Rabu, 04 Maret 2026 | 13:56:06 WIB
TransJakarta Gratiskan Semua Layanan Transportasi Umum Saat Idul Fitri 2026

JAKARTA - Perayaan Idul Fitri 2026 di Jakarta akan diwarnai kebijakan istimewa di sektor transportasi publik. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan layanan angkutan umum digratiskan, termasuk seluruh armada TransJakarta dan Transjabodetabek. Kebijakan ini diharapkan memberi kemudahan mobilitas sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang lebih nyaman bagi masyarakat.TransJakarta Gratiskan Semua Layanan Transportasi Umum Saat Idul Fitri 2026menjadi bagian dari upaya memeriahkan hari besar keagamaan. Transportasi publik diproyeksikan menjadi pilihan utama masyarakat selama momentum Idul Fitri.

Meski digratiskan, sistem transaksi elektronik tetap berjalan sebagaimana mestinya. Penyesuaian teknis dilakukan agar proses tapping kartu tetap dapat diproses oleh sistem pembayaran yang berlaku.

Berikut penjelasan lengkap mengenai kebijakan tarif gratis, jadwal operasional, hingga rencana pengembangan layanan TransJakarta menjelang Lebaran.

Seluruh Layanan Digratiskan Saat Idul Fitri

Pemprov DKI Jakarta akan memberikan layanan transportasi publik gratis saat Idul Fitri, termasuk Transjabodetabek.

Menurut Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Welfizon Yuza, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya memeriahkan hari besar keagamaan. Seluruh layanan TransJakarta akan digratiskan.

"Kalau kita lihat pelaksanaan layanan gratis, yaitu semua layanan TJ. Jadi termasuk Transjabodetabek, kemudian BRT, non-BRT, itu sama, masuk semua," kata Welfizon, Rabu (4/3/2026).

Dengan kebijakan tersebut, seluruh rute baik koridor utama maupun pengumpan akan dapat diakses tanpa tarif reguler selama periode yang ditetapkan.

Penyesuaian Sistem Pembayaran Elektronik

Welfizon menjelaskan, meski gratis, sistem transaksi akan mencatat nilai Rp1. Hal ini disebabkan sistem pembayaran elektronik memerlukan nominal rupiah untuk proses tapping kartu.

"Secara sistem di TJ, MRT dan yang lain itu Rp 0 tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp 1. Jadi Rp 1 dan Rp 0 sebenarnya secara rupiahnya nggak beda jauh. Tapi secara teknologinya memang harus ada proses rupiah yang ditransfer dari kartu itu," jelasnya.

Penyesuaian ini bersifat teknis dan tidak mengubah substansi kebijakan tarif gratis bagi penumpang.

Tanggal pasti pemberlakuan tarif gratis masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Menunggu Keputusan Resmi dan Penyesuaian Operasional

"Nanti kita mengikuti dari Dinas Perhubungan. Apakah nanti tanggal 1 Syawal atau tanggal berapa, 1 dan 2, nanti kita lihat. Kita menunggu SK-nya," ujarnya.

Selain tarif gratis, TransJakarta juga menyesuaikan jam operasional saat hari H Idul Fitri. Layanan diperkirakan mulai beroperasi sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB.

Penyesuaian waktu ini memberikan kesempatan bagi pramudi dan karyawan untuk melaksanakan salat Id terlebih dahulu sebelum bertugas.

Kebijakan tersebut dilakukan agar pelayanan tetap optimal tanpa mengabaikan kebutuhan ibadah para petugas.

Antisipasi Lonjakan dan Rencana Layanan Bandara

TransJakarta juga mengantisipasi lonjakan penumpang ke lokasi wisata seperti Ancol, Taman Mini, Ragunan, dan PIK selama libur Lebaran dengan menambah armada di rute-rute tersebut.

Menjelang musim mudik Lebaran, TransJakarta menargetkan layanan baru menuju Bandara Soekarno-Hatta dapat beroperasi, melengkapi layanan yang sudah ada.

"Karena MOU kita dengan Angkasa Pura sudah, maka nanti proses di Kemenhub nanti akan kita dorong untuk segera perizinannya bisa keluar. Dan kita targetkan menjelang Lebaran sudah bisa kita operasikan di sana," imbuhnya.

Dengan tarif gratis, penyesuaian operasional, serta penambahan rute strategis, TransJakarta berharap dapat mendukung mobilitas masyarakat selama Idul Fitri sekaligus memperkuat peran transportasi publik sebagai pilihan utama warga Jakarta.

Terkini