Prediksi IHSG Menguat Menuju 8.650 Disertai Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 15:44:39 WIB
Prediksi IHSG Menguat Menuju 8.650 Disertai Rekomendasi Saham Potensial Hari Ini

JAKARTA - Setelah mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan sebelumnya, peluang pemulihan mulai terbuka bagi pasar saham domestik. 

Pelaku pasar kini mencermati potensi technical rebound yang dapat membawa Indeks Harga Saham Gabungan kembali bergerak ke zona yang lebih tinggi. Harapan penguatan ini muncul di tengah dinamika global dan domestik yang masih membayangi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat di area 8.440-8.650 pada perdagangan Jumat, setelah indeks ditutup terkoreksi 1,04 persen ke posisi 8.235 pada perdagangan Kamis kemarin. Koreksi tersebut dinilai sebagai bagian dari struktur pergerakan teknikal yang masih memberikan ruang kenaikan lanjutan.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian wave (c) dari wave [x], sehingga indeks masih berpeluang menguat ke 8.440-8.650. Meski demikian, pelaku pasar tetap perlu mencermati potensi koreksi lanjutan. Area 8.081 hingga 8.149 menjadi zona yang patut diwaspadai sebagai rentang koreksi berikutnya apabila tekanan jual kembali meningkat.

“Best case, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [x], sehingga IHSG masih berpeluang menguat ke 8.440-8.650. Waspadai akan adanya koreksi lanjutan ke rentang 8.081-8.149,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.

Proyeksi teknikal dan level krusial IHSG

Selain proyeksi penguatan tersebut, level support kuat terdekat berada di 8.025 dan 7.861. Area ini dipandang sebagai batas bawah yang penting untuk menjaga struktur kenaikan jangka pendek. Apabila mampu bertahan di atas level tersebut, peluang menuju resistance berikutnya tetap terbuka.

Sementara itu, resistance berada di 8.408 dan 8.596. Penembusan area resistance akan menjadi konfirmasi lanjutan bahwa indeks berhasil keluar dari tekanan koreksi sebelumnya. Investor jangka pendek biasanya mencermati area ini untuk menentukan strategi entry maupun profit taking.

Dengan mempertimbangkan struktur gelombang yang disampaikan analis, pergerakan IHSG masih berada dalam fase yang dinamis. Oleh sebab itu, disiplin terhadap batas support dan resistance menjadi kunci dalam menghadapi volatilitas pasar.

Rekomendasi saham dari MNC Sekuritas

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang ditutup di level Rp 3.950 direkomendasikan buy on weakness. BBRI disebut tengah membentuk bagian dari wave iv dari wave (i) dari wave [iii]. Struktur ini mengindikasikan koreksi yang bersifat sementara sebelum melanjutkan tren naik berikutnya.

Saham PT Sentul City Tbk (BKSL) ditutup di harga Rp 134 dan juga direkomendasikan buy on weakness. BKSL saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (B). Pola ini biasanya mencerminkan fase koreksi menengah dalam struktur yang lebih besar, dengan peluang melanjutkan pergerakan sesuai pola berikutnya apabila support terjaga.

Rekomendasi serupa diberikan pada PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang berada di posisi Rp 1.620. ENRG terindikasi sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5. Artinya, saham ini tengah mengalami koreksi minor dalam tren impulsif yang lebih besar, sehingga peluang penguatan lanjutan masih terbuka setelah fase koreksi selesai.

Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang ditutup di Rp 3.640 juga masuk dalam daftar buy on weakness. MDKA berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii], yang mengindikasikan fase konsolidasi sebelum potensi kelanjutan tren naik utama.

Pilihan saham dari Pilarmas Investindo Sekuritas

Dari sekuritas lain, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) berada di harga terakhir Rp 6.725. Level support di 6.550, sementara resistance terdekat di 6.850. INDF memiliki target penguatan di harga Rp 6.825 selama mampu bertahan di atas area support dan menjaga momentum kenaikan.

Saham PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) diperdagangkan pada harga Rp 432. Saham ini memiliki support di 412 dan resistance di 448. Target jangka pendek berada di area Rp 446.

Adapun PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) berada pada harga terakhir Rp 820. Level support di 810 dan resistance di 910, dengan target penguatan menuju Rp 900.

Strategi menghadapi potensi penguatan pasar

Dengan kombinasi proyeksi teknikal dan rekomendasi saham tersebut, investor memiliki sejumlah opsi untuk mencermati peluang perdagangan hari ini. Strategi buy on weakness menjadi pendekatan dominan, mengingat sebagian saham tengah berada dalam fase koreksi minor.

Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat IHSG masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan apabila tekanan jual kembali meningkat. Pengelolaan risiko melalui penetapan stop loss dan disiplin pada level teknikal menjadi hal yang krusial.

Selama indeks mampu bertahan di atas area support dan sentimen eksternal relatif stabil, peluang menuju 8.650 tetap terbuka. Investor disarankan mencermati pergerakan volume dan respons pasar terhadap level resistance sebagai konfirmasi arah selanjutnya.

Terkini