Presiden Prabowo Rencanakan Sepuluh Kampus Kolaborasi Pendidikan Internasional Inggris

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:48:56 WIB
Presiden Prabowo Rencanakan Sepuluh Kampus Kolaborasi Pendidikan Internasional Inggris

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan strategis di Hambalang, Bogor, bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas rencana besar pembangunan universitas internasional di Indonesia. 

Fokus utama pertemuan adalah memperkuat kerja sama pendidikan dengan universitas ternama Inggris, khususnya dalam bidang STEM dan kedokteran. Inisiatif ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan tenaga profesional di sektor kesehatan dan sains.

Rencana pembangunan sepuluh kampus baru ini muncul dari upaya pemerintah mempercepat peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan standar internasional dan kurikulum berbasis Inggris, universitas-universitas ini diharapkan setara dengan institusi pendidikan terbaik di dunia. Para mahasiswa akan mendapatkan beasiswa penuh serta pelatihan bahasa Inggris intensif.

Rapat strategis di kediaman Presiden

Pertemuan di kediaman Presiden di Hambalang menghadirkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Diskusi berfokus pada mekanisme kolaborasi, standar pendidikan, serta strategi percepatan pembangunan kampus.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa inisiatif ini mendapat respons positif dari universitas mitra Inggris. “Inisiatif Bapak Presiden untuk membangun sepuluh kampus di bidang kesehatan dan STEM melalui kolaborasi dengan universitas ternama Inggris Raya mendapatkan respons yang sangat positif dari pihak mitra,” ujar Teddy.

Kebutuhan mendesak tenaga medis dan ilmuwan

Presiden Prabowo menekankan urgensi proyek ini terkait kekurangan tenaga medis di Indonesia. Saat ini, Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter, sedangkan lulusan baru hanya sekitar 9 ribu per tahun. Kekurangan ini akan terus bertambah seiring dokter pensiun, sehingga pembangunan universitas baru menjadi strategi jangka panjang yang krusial.

Selain kedokteran, pembangunan kampus STEM diharapkan meningkatkan kapasitas riset dan inovasi nasional. Prabowo menegaskan bahwa kualitas pendidikan harus sebanding dengan standar universitas global agar lulusan memiliki kemampuan kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Standar internasional dan bahasa pengantar Inggris

Semua kampus yang direncanakan akan menerapkan standar pendidikan Inggris, menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, dan menerapkan kurikulum modern berbasis penelitian. Mahasiswa yang diterima akan berasal dari lulusan terbaik Indonesia dan mendapatkan beasiswa penuh dari pemerintah. Program ini juga mencakup pelatihan bahasa Inggris intensif sebelum memulai perkuliahan.

Presiden menekankan pentingnya kualitas hidup, keselamatan, dan keamanan kampus agar menarik bagi profesor dan dosen asing untuk mengajar. Kehadiran tenaga akademik internasional diharapkan meningkatkan kompetensi lokal sekaligus memperluas jejaring pendidikan Indonesia di dunia.

Kolaborasi dengan universitas Inggris dan British Council

Pertemuan sebelumnya di Lancaster House, London, dihadiri perwakilan universitas ternama seperti Oxford, King’s College London, Imperial College London, dan Edinburgh University. Selain universitas, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan British Council, termasuk penerapan standar IELTS bagi mahasiswa.

Skema profesor tamu dan dosen internasional juga dibahas sebagai bagian dari strategi kolaboratif. Prabowo yakin pendekatan ini akan memberikan manfaat timbal balik, memperkuat kualitas pendidikan, dan mendukung pengembangan sektor kesehatan di Indonesia.

Target operasional kampus pada 2028

Rencana pembangunan sepuluh kampus ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada awal 2028. Presiden berharap kawasan universitas dapat terintegrasi dengan fasilitas pendukung, menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, dan kondusif untuk belajar dan penelitian. 

Dengan persiapan matang, Indonesia diharapkan memiliki pendidikan tinggi bertaraf internasional yang siap menjawab tantangan abad ke-21.

Pemerintah menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar investasi infrastruktur, tetapi bagian dari strategi nasional untuk membangun sumber daya manusia unggul dan memperkuat kapasitas pendidikan serta kesehatan secara berkelanjutan.

Terkini