Rahasia Kelezatan Soto Tangkar Betawi Terletak Pada Racikan Bumbu Rempah Otentik

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:33:07 WIB
Rahasia Kelezatan Soto Tangkar Betawi Terletak Pada Racikan Bumbu Rempah Otentik

JAKARTA - Soto tangkar dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Betawi yang memiliki karakter rasa kuat dan aroma rempah menggoda. 

Hidangan berkuah ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang panjang. Keistimewaan soto tangkar terletak pada perpaduan bumbu yang diracik dengan teknik turun-temurun. Dari kuah hingga potongan dagingnya, semuanya menyatu dalam rasa yang khas.

Berbeda dengan soto lain di Nusantara, soto tangkar menawarkan sensasi gurih, sedikit pedas, dan hangat di lidah. Kuahnya yang kaya rempah menjadi daya tarik utama bagi penikmat kuliner. Peran bumbu soto tangkar sangat menentukan hasil akhir rasa, sehingga proses peracikannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Inilah yang membuat soto tangkar tetap diminati lintas generasi.

Pemahaman terhadap komposisi dan fungsi bumbu soto tangkar menjadi kunci bagi siapa pun yang ingin menghadirkan cita rasa autentik di rumah. Selain itu, mengenal cara meracik dan memasaknya juga menjadi bagian penting dalam menjaga keaslian kuliner Betawi. Berikut ulasan lengkap mengenai rahasia kelezatan soto tangkar yang bersumber dari berbagai referensi, dilansir Senin (27/1/2026).

Asal Usul dan Ciri Khas Soto Tangkar

Soto tangkar berasal dari masyarakat Betawi dan awalnya dikenal sebagai hidangan rakyat. Kata “tangkar” merujuk pada iga sapi yang dahulu menjadi bahan utama karena mudah didapat dan terjangkau. Dari bahan sederhana inilah tercipta hidangan berkuah kaya rasa yang kini banyak dijumpai di berbagai daerah.

Ciri khas soto tangkar terletak pada kuahnya yang berwarna kekuningan hingga kemerahan. Warna ini berasal dari penggunaan kunyit dan cabai merah dalam bumbu halus. Selain itu, aroma rempah seperti ketumbar, jintan, dan kayu manis memberikan sentuhan hangat yang membedakannya dari soto Betawi yang lebih creamy.

Komposisi Bumbu Halus Penentu Rasa

Bumbu halus merupakan fondasi utama dalam pembuatan soto tangkar. Racikan bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, jahe, lengkuas, kunyit bakar, ketumbar, jintan, merica, dan cabai merah dihaluskan hingga lembut. Kombinasi ini menghasilkan rasa gurih yang kompleks dan seimbang.

Setiap bahan memiliki fungsi tersendiri. Kemiri memberikan kekentalan alami, kunyit menciptakan warna kuah yang menarik, sementara ketumbar dan jintan menyumbang aroma khas. Tanpa bumbu halus yang diracik dengan tepat, soto tangkar akan kehilangan identitas rasanya.

Peran Rempah Aromatik dalam Kuah

Selain bumbu halus, soto tangkar juga menggunakan bumbu cemplung atau rempah aromatik. Daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan kembang lawang menjadi elemen penting dalam memperkaya aroma kuah. Rempah-rempah ini dimasukkan utuh saat proses memasak.

Fungsi utama bumbu aromatik adalah memperdalam rasa dan memberikan sensasi hangat. Aroma yang dihasilkan menjadi ciri khas soto tangkar dan membedakannya dari jenis soto lainnya. Kehadiran rempah ini membuat kuah terasa lebih hidup dan tidak monoton.

Bumbu Penyegar yang Menyeimbangkan Rasa

Soto tangkar juga dilengkapi bumbu tambahan penyegar seperti air asam jawa dan kencur. Kedua bahan ini berperan penting dalam menyeimbangkan rasa gurih dan rempah yang kuat. Sentuhan asam ringan membuat kuah terasa lebih segar dan tidak terlalu berat.

Penggunaan bumbu penyegar inilah yang membedakan soto tangkar dari soto Betawi bersantan kental. Rasa kuah menjadi lebih ringan namun tetap kaya, sehingga nyaman dinikmati dalam berbagai suasana.

Tahapan Meracik Bumbu Soto Tangkar

Proses meracik bumbu soto tangkar membutuhkan ketelitian agar rasa rempah keluar maksimal. Tahap pertama dimulai dengan menghaluskan seluruh bumbu dasar hingga benar-benar lembut. Proses ini penting agar bumbu dapat menyatu sempurna dalam kuah.

Setelah itu, bumbu halus ditumis dengan sedikit minyak hingga harum dan matang. Tahapan menumis bertujuan menghilangkan rasa langu serta mengeluarkan aroma rempah. Selanjutnya, bumbu aromatik dimasukkan dan ditumis hingga layu serta tercium wangi yang kuat.

Bumbu yang telah matang kemudian dimasukkan ke dalam kaldu rebusan daging sapi atau iga. Proses ini memungkinkan bumbu meresap sempurna ke dalam kuah. Terakhir, santan ditambahkan dan dimasak dengan api sedang sambil diaduk perlahan agar tidak pecah.

Tips Menjaga Kualitas dan Cita Rasa

Untuk menghasilkan soto tangkar yang lezat, pemilihan bahan sangat berpengaruh. Gunakan iga sapi segar dan rebus hingga empuk agar kaldu terasa gurih alami. Pastikan bumbu ditumis hingga benar-benar matang untuk menghindari rasa mentah.

Perhatikan teknik memasak santan agar kuah tetap lembut dan tidak pecah. Sajikan soto tangkar dengan pelengkap seperti tomat segar, daun bawang, bawang goreng, emping, jeruk nipis, dan sambal. Kombinasi pelengkap ini akan menyempurnakan pengalaman menikmati soto tangkar khas Betawi yang autentik.

Terkini