Juventus Bergerak Cepat Rebut Target Manchester United di Crystal Palace

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:47:40 WIB
Juventus Bergerak Cepat Rebut Target Manchester United di Crystal Palace

JAKARTA - Manchester United kembali menghadapi risiko kehilangan incaran transfernya. 

Striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, yang sudah lama masuk radar Setan Merah, kini justru berada di ambang kesepakatan dengan Juventus. Bursa transfer Januari 2026 yang berjalan relatif tenang bagi MU membuat peluang mereka kian menipis, sementara klub Italia tampak bergerak lebih agresif untuk mengamankan target.

Situasi ini menegaskan bahwa kecepatan dan strategi negosiasi menjadi kunci dalam perburuan pemain papan atas. Walau Mateta sudah lama dikaitkan dengan MU, Juventus lebih dulu menunjukkan langkah konkret dengan tawaran resmi. Kondisi ini menambah tekanan bagi manajemen United yang belum menambah amunisi untuk pelatih Michael Carrick di jendela transfer kali ini.

Target Lama Manchester United Semakin Sulit Didapat

Jean-Philippe Mateta bukan nama baru bagi MU. Striker asal Prancis ini telah menjadi incaran selama lebih dari setahun, menyusul penampilan impresifnya di Crystal Palace. Sebelumnya, mantan pelatih Ruben Amorim sempat menyodorkan nama-nama incaran ke manajemen, termasuk Mateta dan Danny Welbeck, untuk memperkuat lini depan Setan Merah.

Namun, ambisi United di bursa Januari 2026 belum terealisasi. Kontrak Mateta yang masih panjang hingga Juni 2027 membuat Palace berada di posisi tawar kuat. Langkah Juventus yang agresif untuk merekrut Mateta melalui tawaran resmi semakin memperkecil peluang United. Sekali lagi, ini menegaskan bahwa ketepatan waktu menjadi faktor kritis dalam perburuan pemain top.

Detail Tawaran Juventus dan Strategi Negosiasi

Menurut laporan Calciomercato, Juventus mengajukan proposal senilai 26 juta pound untuk Mateta. Skema tawaran terdiri dari biaya peminjaman awal 1,7 juta pound, disertai kewajiban pembelian sebesar 24,3 juta pound jika klub lolos ke Liga Champions. Strategi ini memungkinkan Juventus menekan biaya awal sekaligus menjamin opsi permanen di masa depan.

Namun, Crystal Palace disebut menolak tawaran tersebut karena ingin penjualan langsung. Klub London itu berupaya memaksimalkan nilai jual sang striker, apalagi kontraknya masih tersisa lebih dari setahun. Meski Mateta sudah menyatakan kesiapan pindah, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen Palace. Langkah Juventus ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memanfaatkan peluang transfer yang ada.

Imbas Bagi Manchester United

Langkah cepat Juventus otomatis membuat MU menghadapi risiko kehilangan salah satu target utama lini depan. Setan Merah kemungkinan besar harus menunggu hingga bursa transfer musim panas 2026 jika ingin mendatangkan Mateta, ketika dana lebih besar bisa digunakan untuk menutup kesepakatan.

Situasi ini juga memberi pelajaran bagi MU mengenai pentingnya pergerakan cepat di pasar transfer. Keterlambatan negosiasi dan kurang agresifnya langkah manajemen membuat target mudah direbut klub rival. Dalam konteks persaingan Eropa, kehilangan pemain incaran bisa berdampak pada performa tim jangka panjang.

Peran Michael Carrick dan Strategi Lini Depan

Ketiadaan amunisi baru membuat pelatih Michael Carrick harus merancang strategi lini depan dengan skuad yang ada. Tanpa kehadiran Mateta atau pemain baru lainnya, opsi Carrick terbatas pada para pemain yang sudah tersedia. Ini menimbulkan tantangan tersendiri, terutama menghadapi kompetisi Premier League yang ketat.

Carrick pun dipaksa memaksimalkan potensi striker existing, sembari tetap menyiapkan rencana jangka panjang jika bursa transfer musim panas dibuka. Fokus pada pengembangan pemain internal menjadi strategi pragmatis untuk menghadapi periode transisi ini.

Proyeksi Bursa Transfer Musim Panas

Jika Juventus berhasil menutup kesepakatan Mateta, United kemungkinan besar akan kembali berburu striker di bursa musim panas. Dengan dana lebih besar, mereka dapat bersaing untuk merekrut pemain yang sama atau mencari alternatif lain yang sepadan.

Bursa musim panas 2026 menjadi kesempatan krusial bagi MU untuk memperkuat lini depan sebelum kompetisi penting Eropa dimulai. Pengalaman kehilangan target di bursa Januari menjadi pelajaran strategis agar negosiasi selanjutnya bisa lebih cepat dan efektif.

Dengan langkah agresif Juventus, masa depan Mateta di Crystal Palace semakin tidak pasti, dan posisi United sebagai klub pemantau utama kini terancam kalah cepat. Keputusan manajemen MU dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan arah lini depan mereka, sekaligus membentuk daya saing tim untuk musim 2026/2027.

Terkini