JAKARTA - Saat Ramadan tiba, waktu sahur sering terasa berjalan lebih cepat dari biasanya.
Di tengah rasa kantuk dan persiapan berpuasa seharian, banyak orang menginginkan hidangan yang sederhana namun tetap bernutrisi. Tidak sedikit pula yang mulai mempertimbangkan efisiensi penggunaan energi di dapur.
Memilih menu sahur hemat gas dan listrik menjadi langkah bijak agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa pemborosan biaya rumah tangga. Selain membantu menekan pengeluaran, cara ini juga memberi kesempatan untuk beristirahat lebih lama sebelum azan Subuh berkumandang. Konsepnya sederhana, yakni memilih hidangan cepat matang atau bahkan tanpa proses memasak sama sekali.
Dengan perencanaan yang tepat, berbagai menu sahur hemat gas dan listrik tetap bisa disajikan secara lezat dan praktis. Resep yang dipilih umumnya memanfaatkan bahan siap santap, teknik masak singkat, atau penggunaan peralatan minimal.
Salad Sayur Dan Tunakaleng Tanpa Masak
Menu ini menjadi pilihan ideal karena tidak memerlukan penggunaan kompor gas maupun peralatan listrik. Salad Sayur & Tunakaleng adalah menu yang sangat efisien karena tidak memerlukan proses memasak sama sekali, sehingga tidak menggunakan gas maupun listrik. Sajian ini cocok bagi yang ingin sahur cepat tanpa repot.
Bahan yang diperlukan meliputi satu kaleng tuna yang telah ditiriskan, selada segar, tomat, timun, serta jagung pipil kalengan. Untuk sausnya, siapkan dua sendok makan mayones, sedikit perasan jeruk nipis, garam, dan lada. Campurkan seluruh bahan dalam mangkuk besar lalu aduk hingga rata sebelum disajikan dingin.
Telur Dadar Siram Kecap Dan Sarden Kilat
Menggoreng telur dadar hanya memerlukan waktu singkat sehingga efisien dalam penggunaan gas. Teknik menggoreng telur dadar hanya memerlukan waktu yang sangat singkat, sehingga sangat efektif dalam menghemat penggunaan gas. Cukup kocok dua butir telur bersama daun bawang dan garam, lalu goreng sekitar dua menit hingga matang.
Untuk siraman, tumis bawang merah dan bawang putih sebentar hingga harum, tambahkan kecap manis dan sedikit air. Siramkan saus tersebut di atas telur yang telah dipotong. Menu sederhana ini tetap menggugah selera meski dimasak dalam waktu cepat.
Sarden kilat juga menjadi solusi praktis karena sudah dalam kondisi matang. Sarden kaleng sudah matang, Anda hanya perlu menghangatkannya sebentar, yang sangat menghemat waktu dan energi. Tambahkan sedikit air dan daun kemangi, masak hingga mendidih satu hingga dua menit sebelum disajikan.
Oatmeal Asin Dan Sandwich Telur Mayo
Jika tersedia air panas dalam termos, oatmeal asin dapat dibuat tanpa kompor maupun microwave. Jika menggunakan air panas dari termos, menu oatmeal ini tidak memerlukan kompor atau microwave sama sekali, menjadikannya sangat hemat listrik atau gas. Seduh instant oats, tambahkan kaldu bubuk dan kecap asin, lalu beri topping abon sesuai selera.
Menu ini menyerupai bubur ayam versi praktis dengan tekstur lembut dan rasa gurih. Selain hemat energi, prosesnya juga sangat cepat sehingga cocok bagi yang memiliki waktu terbatas. Kandungan serat pada oats membantu memberi rasa kenyang lebih lama selama berpuasa.
Sandwich Telur Mayo pun bisa disiapkan tanpa proses memasak tambahan. Sandwich Telur Mayo dapat disajikan tanpa dimasak jika roti tidak dipanggang, atau menggunakan toaster untuk efisiensi listrik. Hancurkan telur rebus yang telah disiapkan malam sebelumnya, campur dengan mayones, garam, dan lada, lalu oleskan di antara roti tawar.
Cah Kangkung Dan Roti Bakar Teflon
Kangkung dikenal sebagai sayuran yang cepat matang sehingga hemat gas. Kangkung adalah sayuran yang sangat cepat matang, sehingga proses memasaknya tidak akan memakan banyak gas, biasanya kurang dari 2 menit. Tumis bawang putih, terasi, dan cabai hingga harum, lalu masukkan kangkung dan saus tiram, aduk cepat sekitar satu menit sebelum dimatikan.
Hidangan ini tetap menghadirkan cita rasa gurih dan segar meski dimasak dalam waktu singkat. Warna hijau kangkung yang tetap cerah menambah selera makan saat sahur. Menu ini cocok dipadukan dengan nasi hangat sebagai pelengkap.
Roti bakar teflon juga menjadi pilihan ekonomis karena tidak membutuhkan oven listrik. Memanggang roti menggunakan teflon lebih hemat gas dibandingkan dengan menyalakan oven listrik yang besar. Olesi roti dengan margarin, isi mesis dan keju, lalu panggang dengan api kecil sekitar satu menit per sisi hingga kecokelatan.
Tips Hemat Saat Sahur
Selain memilih resep yang tepat, kebiasaan kecil di dapur turut berpengaruh pada efisiensi energi. Air Termos: Siapkan air panas di termos sejak malam hari agar saat sahur tidak perlu menyalakan kompor atau dispenser hanya untuk menyeduh minuman atau oatmeal. Cara sederhana ini dapat mengurangi konsumsi listrik secara signifikan.
Persiapan Malam Hari: Potong bumbu dan sayuran sebelum tidur, simpan di wadah kedap udara di kulkas. Langkah ini mempercepat proses memasak saat sahur sehingga waktu menyalakan kompor menjadi lebih singkat. Selain hemat energi, dapur pun terasa lebih rapi dan terorganisir.
Memasak dalam Satu Wajan: Gunakan satu wajan untuk semua proses agar tidak banyak mencuci piring, hemat air dan tenaga. Teknik ini membantu memangkas waktu sekaligus mengurangi penggunaan sumber daya tambahan. Dengan perencanaan matang, menu sahur hemat gas dan listrik tetap dapat menghadirkan kelezatan dan keberkahan sepanjang Ramadan.