Prabowo

Prabowo Terima Jersey Reece James Saat Bertemu Pemilik Chelsea AS

Prabowo Terima Jersey Reece James Saat Bertemu Pemilik Chelsea AS
Prabowo Terima Jersey Reece James Saat Bertemu Pemilik Chelsea AS

JAKARTA - Pertemuan bisnis tingkat tinggi antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pengusaha Amerika Serikat di Washington DC menyisakan momen menarik di luar agenda investasi. 

Di sela diskusi strategis mengenai kerja sama ekonomi, Kepala Negara menerima cendera mata berupa jersey klub Liga Inggris Chelsea bernomor punggung 24 milik Reece James. Momen tersebut terekam dalam dokumentasi resmi Istana Kepresidenan dan menjadi sorotan publik.

Pertemuan 12 pengusaha Amerika Serikat itu berlangsung pada Jumat waktu setempat di Washington DC. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo di Amerika Serikat. Selain membahas kolaborasi investasi, suasana pertemuan juga diwarnai interaksi yang hangat antara para pelaku usaha global dan pemerintah Indonesia.

Seskab Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting dunia bisnis. Di antaranya Todd L Boehly, CEO Eldridge Industries yang juga pemilik klub Chelsea dan klub basket LA Lakers, serta Armen Panossian, CEO Oaktree sekaligus pemilik klub Italia Inter Milan.

“Pada siang hari ini, Presiden Prabowo menerima 12 pengusaha terbesar Amerika Serikat di Washington DC, 20 Februari 2026. Para pengusaha tersebut sebelumnya telah bekerja sama dengan Danantara Indonesia sebagai pemilik aset terbesar BUMN,” kata Teddy.

Momen Jersey Chelsea Bernomor Reece James

Dalam salah satu foto yang diungkap Istana Kepresidenan, Presiden Prabowo Subianto tampak berfoto bersama Todd L Boehly dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani. Ketiganya memegang jersey Chelsea F.C. bernomor punggung 24 atas nama Reece James yang telah dibubuhi tanda tangan.

Todd L Boehly sendiri dikenal sebagai pemilik Chelsea sekaligus CEO Eldridge Industries. Selain memiliki klub sepak bola Inggris tersebut, ia juga tercatat sebagai pemilik klub basket LA Lakers. Sementara Armen Panossian hadir sebagai CEO Oaktree sekaligus pemilik klub Italia Inter Milan.

Kehadiran para pemilik klub olahraga ternama dunia itu memberi warna tersendiri dalam forum bisnis tersebut. Meski berfokus pada investasi, interaksi yang terjadi mencerminkan hubungan yang cair antara pemimpin negara dan pelaku usaha global.

Deretan Nama Pengusaha Global Hadir

Selain pemilik klub Chelsea dan Inter Milan, sejumlah tokoh investasi besar dunia turut hadir. Di antaranya Matt Harris dari BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners, serta Martin Escobari, Co-President sekaligus Head of Global Growth Equity General Atlantic.

Hadir pula Al Rabil, CEO Kayne Anderson, dan Neil R. Brown, Managing Director Global Institute Infrastructure KKR. Nama-nama tersebut dikenal luas dalam sektor pengelolaan aset dan infrastruktur global dengan portofolio investasi bernilai besar.

Selanjutnya, Michael Weinberg, Chairperson of the Investment Committee Levine Leichtman Capital Partners (LLCP), Justin Metz, Managing Partner Related Fund Management (RFM), serta Luke Taylor, Co-President Stonepeak, juga tercatat mengikuti pertemuan tersebut. Mereka merupakan figur penting dalam pengembangan investasi lintas negara.

Komitmen Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan Presiden untuk menegaskan arah kebijakan ekonomi Indonesia. Teddy menjelaskan bahwa dalam forum itu, Prabowo menekankan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan terbuka.

“Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Teddy, peluang kolaborasi yang ditawarkan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Pemerintah juga mendorong terbentuknya rantai ekonomi yang kuat dan berdampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja di dalam negeri.

Kolaborasi Bisnis dan Diplomasi Ekonomi

Kehadiran para investor besar Amerika Serikat dalam satu forum bersama Presiden menunjukkan eratnya hubungan diplomasi ekonomi kedua negara. Washington DC menjadi lokasi penting dalam membangun komunikasi langsung antara pemerintah Indonesia dan pelaku usaha global.

Melalui dialog yang berlangsung, pemerintah berupaya meyakinkan investor bahwa Indonesia merupakan mitra strategis yang menjanjikan. Stabilitas politik, potensi pasar yang besar, serta komitmen reformasi ekonomi menjadi faktor utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Momen pemberian jersey Chelsea bernomor 24 Reece James menjadi simbol keakraban dalam pertemuan yang sarat kepentingan strategis itu. Di balik cendera mata tersebut, tersimpan pesan tentang pentingnya membangun relasi yang kuat antara pemimpin negara dan komunitas bisnis internasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index