JAKARTA - Barcelona memastikan langkah ke semifinal Copa del Rey usai meraih kemenangan penting di kandang Albacete.
Bermain di Estadio Carlos Belmonte, Rabu dini hari WIB, Blaugrana harus bekerja keras sebelum akhirnya menutup laga dengan skor tipis 2-1. Hasil ini menjadi bukti ketangguhan Barcelona dalam menghadapi tekanan tuan rumah yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Sejak awal laga, pertandingan berjalan tidak mudah bagi tim tamu. Albacete menunjukkan keberanian dengan memberikan tekanan awal dan memaksa Barcelona bermain lebih sabar. Meski berstatus unggulan, Barcelona sempat kesulitan mengembangkan permainan, terutama di babak pertama yang minim peluang bersih.
Tekanan Awal Dari Tuan Rumah
Albacete langsung mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal. Peluang pertama tercipta pada menit keempat melalui umpan silang Bernabeu, namun bola melaju terlalu deras dan gagal dimanfaatkan oleh rekan setimnya. Situasi tersebut memberi sinyal bahwa Albacete tidak akan bermain pasif di hadapan pendukung sendiri.
Barcelona merespons lewat peluang emas pada menit kedelapan. Dani Olmo mengirimkan through pass matang kepada Marcus Rashford yang lolos dari kawalan bek. Sayangnya, sepakan Rashford masih melebar meski sudah berhadapan langsung dengan kiper Raul Lizoain. Peluang ini menjadi salah satu momen terbaik Barcelona di awal laga.
Memasuki 20 menit pertama, Barcelona justru tampak kesulitan menembus pertahanan rapat Albacete. Tim tuan rumah tampil disiplin, menutup ruang, dan membuat Blaugrana frustrasi. Statistik menunjukkan Barcelona belum mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran hingga pertengahan babak pertama.
Aksi Individu Pecah Kebuntuan
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-39 melalui momen brilian Lamine Yamal. Gol tersebut berawal dari pressing tinggi yang dilakukan para pemain Barcelona. Frenkie de Jong berhasil merebut bola dan mengalirkannya ke sisi kanan lapangan.
Yamal kemudian melepaskan tembakan melengkung menggunakan kaki kiri yang mengarah ke sudut jauh gawang Albacete. Kiper Lizoain tak mampu menjangkau bola, dan Barcelona pun unggul 1-0. Gol ini menjadi pembeda di tengah permainan yang berjalan ketat dan minim ruang.
Keunggulan tersebut memberi kepercayaan diri tambahan bagi Barcelona. Namun hingga turun minum, skor 0-1 tetap bertahan karena Albacete masih mampu menjaga intensitas permainan dan tidak memberikan banyak celah.
Babak Kedua Lebih Terbuka
Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. Kedua tim mulai bermain lebih terbuka dan saling menciptakan peluang. Barcelona berhasil memanfaatkan momentum ini untuk menggandakan keunggulan pada menit ke-56.
Gol kedua lahir dari situasi bola mati. Sepak pojok Marcus Rashford disambut sundulan keras Ronald Araujo yang meluncur deras ke gawang Albacete. Sundulan bek asal Uruguay tersebut tak mampu dibendung Lizoain, membuat Barcelona unggul 2-0.
Keunggulan dua gol tidak membuat Barcelona sepenuhnya nyaman. Albacete tetap berusaha menekan dan mencari gol balasan. Beberapa peluang berbahaya sempat tercipta, termasuk gol Betancor yang harus dianulir VAR karena posisi offside.
Perlawanan Akhir Albacete
Tekanan Albacete akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-87. Javi Moreno sukses memperkecil ketertinggalan melalui sundulan tajam usai menerima umpan tendangan bebas dari Lazo. Gol ini menghidupkan kembali harapan tuan rumah di menit-menit akhir pertandingan.
Setelah gol tersebut, Albacete mencoba meningkatkan intensitas serangan. Barcelona pun sempat mencetak gol ketiga lewat Ferran Torres, namun kembali dianulir VAR karena offside. Situasi ini membuat tensi pertandingan meningkat hingga masa injury time.
Hingga peluit panjang dibunyikan pada menit ke-90+6, skor 1-2 tetap bertahan. Barcelona berhasil menjaga keunggulan tipis dan memastikan tiket ke babak semifinal Copa del Rey.
Langkah Barcelona Ke Semifinal
Kemenangan ini memastikan Barcelona melangkah ke empat besar Copa del Rey. Blaugrana kini harus menunggu hasil pertandingan lain untuk mengetahui calon lawan di babak semifinal. Meski menang, laga ini menjadi catatan penting bagi tim asuhan Hansi Flick terkait konsistensi permainan, terutama di babak pertama.
Lamine Yamal kembali menunjukkan peran krusialnya sebagai pembeda lewat kualitas individu, sementara Ronald Araujo membuktikan ketajamannya dalam situasi bola mati. Kombinasi pemain muda dan senior menjadi kunci keberhasilan Barcelona di laga ini.
Susunan Pemain Kedua Tim
Albacete menurunkan formasi 5-3-2 dengan Raul Lizoain di bawah mistar. Lini belakang diisi Lorenzo Aguado, Javi Moreno, Javi Villar, Daniel Bernabeu, dan Carlos Neva. Di lini tengah tampil Capi, Ale Melendez, serta Antonio Pacheco, sementara lini depan ditempati Agus Medina dan Antonio Puertas. Alberto Gonzalez bertindak sebagai pelatih.
Barcelona bermain dengan skema 4-3-3. Joan Garcia mengawal gawang, didukung Joao Cancelo, Ronald Araujo, Eric Garcia, dan Gerard Martin di lini belakang. Marc Bernal, Frenkie de Jong, serta Dani Olmo mengisi lini tengah. Trio penyerang dipercayakan kepada Lamine Yamal, Robert Lewandowski, dan Marcus Rashford, dengan Hansi Flick sebagai pelatih.
Dengan hasil ini, Barcelona terus menjaga ambisi meraih gelar Copa del Rey musim ini dan menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.