JAKARTA - Antusiasme masyarakat terhadap perjalanan mudik menggunakan kereta api kembali terlihat menjelang Lebaran.
Sejak penjualan tiket dibuka secara daring, minat calon penumpang menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini mencerminkan peran kereta api sebagai moda transportasi andalan yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu. PT Kereta Api Indonesia pun bersiap mengelola arus penumpang agar perjalanan selama masa Lebaran berjalan tertib.
Penjualan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran sudah dapat diakses oleh masyarakat melalui layanan online. Kebijakan ini diterapkan lebih awal sebagai langkah antisipatif untuk mengatur lonjakan permintaan. Dengan sistem pemesanan yang dibuka lebih dini, calon penumpang memiliki kesempatan lebih luas untuk merencanakan perjalanan mudik sesuai kebutuhan masing-masing.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa penjualan tiket sudah berlangsung sejak beberapa hari terakhir. “Tiga hari ini tiket mudik lebaran sudah bisa dipesan oleh penumpang,” kata Mahendro, Rabu (28/1). Pernyataan ini menegaskan bahwa KAI telah membuka akses pemesanan lebih awal dibandingkan periode reguler.
Antisipasi Lonjakan Penumpang Lebaran
Kebijakan pembukaan penjualan tiket lebih awal dilakukan untuk mendukung pengelolaan arus penumpang yang lebih tertib dan terencana. Menurut Mahendro, langkah ini penting mengingat tingginya minat masyarakat terhadap kereta api saat Lebaran. Setiap tahun, periode mudik selalu diwarnai lonjakan penumpang yang signifikan di berbagai daerah, termasuk wilayah Daop 8 Surabaya.
“Mengingat bahwasanya masyarakat sangat antusias terhadap kereta api sebagai moda transportasi utama. Pada masa lebaran, selalu tinggi setiap tahunnya,” imbuhnya. Tingginya antusiasme tersebut menjadi pertimbangan utama KAI dalam menyusun strategi pelayanan selama angkutan Lebaran. Dengan perencanaan lebih matang, diharapkan kepadatan penumpang dapat terdistribusi dengan baik.
Kereta api dinilai menjadi pilihan favorit karena menawarkan kepastian jadwal perjalanan. Selain itu, faktor kenyamanan dan keselamatan juga menjadi alasan utama masyarakat memilih moda ini. Oleh karena itu, KAI berupaya menjaga kualitas layanan agar tetap optimal di tengah tingginya permintaan tiket.
Belum Ada Penambahan Rangkaian Kereta
Meski minat penumpang diprediksi meningkat, hingga saat ini PT KAI belum memutuskan untuk menambah jumlah kereta selama libur Lebaran. Keputusan tersebut masih mempertimbangkan berbagai aspek operasional, termasuk kesiapan sarana dan prasarana, serta evaluasi terhadap tingkat okupansi pada rute-rute tertentu.
Mahendro menyebutkan bahwa KAI akan terus memantau perkembangan penjualan tiket. Apabila diperlukan, penyesuaian layanan dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Namun, untuk sementara, penjualan tiket masih mengacu pada jadwal dan rangkaian kereta yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kondisi ini mendorong calon penumpang untuk lebih sigap dalam melakukan pemesanan. Dengan jumlah tiket yang terbatas, kecepatan dan ketepatan dalam memilih jadwal perjalanan menjadi kunci agar tidak kehabisan tiket pada tanggal favorit.
Imbauan Hati Hati Saat Pemesanan Tiket
Di tengah tingginya minat pemesanan, KAI juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan input data. Kesalahan dalam memilih tanggal atau jadwal keberangkatan dapat berdampak pada rencana perjalanan mudik. Oleh karena itu, calon penumpang diminta untuk memastikan kembali data sebelum menyelesaikan transaksi.
Mahendro menegaskan pentingnya ketelitian saat memesan tiket secara online. Dengan sistem digital, seluruh proses dilakukan secara mandiri oleh penumpang. Kesalahan kecil seperti salah memilih tanggal atau rute bisa berakibat pada ketidaknyamanan saat hari keberangkatan tiba.
Selain itu, calon penumpang juga diimbau untuk hanya menggunakan kanal resmi KAI dalam melakukan pemesanan. Langkah ini bertujuan untuk menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket yang dibeli.
H Lima Lebaran Jadi Tanggal Favorit
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, KAI memperkirakan tiket keberangkatan H-5 Lebaran akan menjadi yang paling banyak dicari. Pola ini terjadi karena banyak masyarakat memilih mudik beberapa hari sebelum hari raya untuk menghindari puncak kepadatan. Dengan berangkat lebih awal, penumpang berharap perjalanan menjadi lebih nyaman.
Dia memerkirakan tiket pemberangkatan H-5 Lebaran yang paling banyak dicari calon penumpang. Prediksi ini sejalan dengan tren permintaan pada masa angkutan Lebaran sebelumnya, di mana tanggal-tanggal menjelang puncak hari raya selalu menjadi favorit.
Fenomena ini mendorong calon penumpang untuk lebih cepat mengamankan tiket pada tanggal yang diinginkan. Jika terlambat, pilihan jadwal alternatif bisa menjadi terbatas, terutama pada rute-rute dengan tingkat permintaan tinggi.
Perencanaan Dini Jadi Kunci Mudik Nyaman
Dengan dibukanya penjualan tiket lebih awal, masyarakat diharapkan dapat menyusun rencana perjalanan mudik secara lebih matang. Perencanaan dini tidak hanya membantu penumpang mendapatkan tiket, tetapi juga mendukung KAI dalam mengelola arus perjalanan secara keseluruhan.
KAI terus berupaya memberikan layanan terbaik selama masa angkutan Lebaran. Melalui sistem pemesanan yang terintegrasi dan imbauan kepada calon penumpang, perusahaan berharap perjalanan mudik tahun ini dapat berlangsung lancar dan aman.
Bagi masyarakat, memanfaatkan kesempatan pemesanan lebih awal menjadi langkah strategis agar perjalanan Lebaran berjalan sesuai harapan. Dengan persiapan yang baik, mudik menggunakan kereta api diharapkan tetap menjadi pengalaman yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh penumpang.