Tambang

Penuh Tantangan, IMA Dorong Pemerintah Jaga Investasi Tambang Berkelanjutan

Penuh Tantangan, IMA Dorong Pemerintah Jaga Investasi Tambang Berkelanjutan
Penuh Tantangan, IMA Dorong Pemerintah Jaga Investasi Tambang Berkelanjutan

JAKARTA - Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri untuk menjaga iklim investasi pertambangan tetap kondusif. 

Hal ini dianggap vital agar sektor tambang mineral dan batubara dapat terus memberi kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional.

Pada 2025, pendapatan negara dari sektor pertambangan tercatat mencapai Rp138,37 triliun, melebihi target awal yang ditetapkan sebesar Rp127,44 triliun. Angka ini menunjukkan potensi besar industri pertambangan jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan.

Peran Pemerintah dalam Menjaga Iklim Investasi

Ketua Umum API-IMA, Rachmat Makkasau, menekankan bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan kepastian hukum dan penilaian adil terhadap perusahaan tambang. Salah satu perhatian saat ini adalah evaluasi izin usaha PT Agincourt Resources di tambang Martabe, Sumatera Utara.

Rachmat menilai perusahaan tersebut telah menjalankan operasional sesuai tata kelola lingkungan yang baik, terbukti dari capaian Proper Hijau. Evaluasi pemerintah yang objektif dinilai penting agar investor tetap percaya dengan stabilitas sektor tambang.

Perusahaan Tambang Harus Patuhi ESG dan Good Mining Practice

Rachmat menegaskan bahwa anggota API-IMA wajib menjalankan prinsip-prinsip good mining practice (GMP) dan Environmental, Social, Governance (ESG). Hal ini menjadi tolok ukur kelayakan operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Melalui Indonesia Weekend Miner 2026, yang digelar 24 Januari lalu, API-IMA mendorong anggotanya untuk aktif mengkomunikasikan praktik penambangan yang bertanggung jawab. Strategi ini diyakini mampu meningkatkan citra industri pertambangan di mata publik dan pemangku kepentingan.

Menjaga Keberlanjutan Tambang dan Dampak Lingkungan

Fokus pada ESG dan GMP tidak hanya soal kepatuhan hukum, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan sekitar tambang. Perusahaan yang menerapkan prinsip-prinsip ini dianggap lebih tahan terhadap risiko sosial dan lingkungan.

Rachmat menekankan, penegakan regulasi yang konsisten oleh pemerintah akan memastikan bahwa perusahaan yang beroperasi dengan baik dapat terus berkontribusi tanpa mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.

Meningkatkan Citra Industri Melalui Komunikasi Positif

Salah satu langkah strategis yang diambil API-IMA adalah mendorong perusahaan anggotanya untuk aktif menyampaikan capaian positif. Ini penting untuk menyeimbangkan persepsi masyarakat yang seringkali melihat pertambangan hanya dari sisi dampak negatif.

Dengan pendekatan ini, diharapkan industri tambang dapat membangun kepercayaan publik sekaligus menjaga hubungan harmonis dengan pemerintah dan komunitas lokal di sekitar tambang.

Optimisme API-IMA terhadap Masa Depan Investasi Tambang

Rachmat optimistis bahwa evaluasi izin yang transparan dan adil akan menciptakan iklim investasi yang stabil. Investor dapat menilai risiko dan peluang secara jelas, sementara perusahaan yang patuh terhadap regulasi dapat menjalankan operasi tanpa hambatan.

Kolaborasi antara pemerintah dan industri menjadi kunci agar pertambangan tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index