JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri bertemu dengan legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane, untuk membahas pengembangan sepak bola Indonesia.
Pertemuan ini berlangsung di sela lawatan Prabowo ke Davos, Swiss, dan menjadi sorotan karena mengangkat isu olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Dalam pertemuan sekitar 45 menit tersebut, Prabowo menekankan pentingnya peningkatan kualitas tim nasional dan pembinaan pemain muda. Ia menegaskan bahwa pengembangan sepak bola bukan hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga membentuk karakter dan disiplin generasi muda.
Upaya memajukan sepak bola nasional dari tingkat sekolah
Salah satu inisiatif yang disampaikan Prabowo adalah rencana agar setiap sekolah baru memiliki lapangan sepak bola. Tujuannya agar siswa dapat berlatih sejak dini, sehingga menciptakan pipeline atlet muda yang terampil dan berpotensi memperkuat tim nasional di masa depan.
Prabowo menekankan bahwa fasilitas yang memadai di tingkat pendidikan menjadi fondasi penting bagi pembinaan olahraga di Indonesia. Dengan akses lebih mudah ke lapangan, generasi muda dapat menyalurkan minat dan bakat mereka secara konsisten dan sistematis.
Mendapatkan masukan langsung dari legenda dunia
Pertemuan dengan Zidane juga menjadi kesempatan bagi Prabowo untuk meminta saran dan masukan mengenai strategi pembinaan pemain, taktik, serta pengelolaan klub dan kompetisi. Zidane, dengan pengalaman panjang di level klub dan tim nasional, memberikan perspektif internasional yang diharapkan bisa diterapkan di Indonesia.
Masukan dari Zidane dinilai penting karena sepak bola Indonesia menghadapi tantangan dalam hal manajemen, pembinaan pelatih, dan pengembangan pemain muda. Pandangan praktisi dunia memberikan arah yang lebih realistis untuk program jangka panjang.
Peran olahraga dalam pembangunan sumber daya manusia
Pertemuan ini juga menekankan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, bukan hanya hiburan, tetapi bagian dari pembangunan karakter dan keterampilan generasi muda. Prabowo melihat pembinaan atlet sebagai investasi sosial yang dapat mendorong disiplin, kerja sama tim, dan semangat kompetitif yang sehat.
Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem olahraga yang lebih kuat dan berkelanjutan. Selain prestasi di kancah internasional, pengembangan olahraga juga berdampak positif pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Strategi jangka panjang untuk tim nasional
Prabowo menegaskan bahwa pengembangan sepak bola harus terencana dan berkesinambungan. Mulai dari pembinaan pemain muda di sekolah, pembinaan pelatih, hingga pengelolaan liga yang profesional. Masukan Zidane diharapkan membantu menyusun strategi yang realistis dan sesuai standar internasional.
Selain itu, pertemuan ini menjadi simbol keterbukaan pemerintah terhadap praktik dan pengalaman global. Dengan belajar dari negara-negara yang telah sukses dalam sepak bola, Indonesia dapat mempercepat kemajuan tim nasional tanpa harus mengulang kesalahan yang sama.
Meningkatkan minat dan prestasi sepak bola Tanah Air
Prabowo berharap bahwa inisiatif ini bisa menumbuhkan minat masyarakat, terutama generasi muda, terhadap sepak bola. Dengan fasilitas yang lebih baik dan pembinaan yang sistematis, diharapkan prestasi tim nasional meningkat, sementara basis penggemar dan partisipasi di tingkat akar rumput juga bertambah.
Pertemuan dengan Zidane menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk menegaskan komitmen terhadap olahraga. Langkah ini menekankan bahwa olahraga merupakan bagian integral dari pembangunan nasional dan penguatan kualitas generasi muda, sejalan dengan visi meningkatkan prestasi dan daya saing Indonesia di panggung internasional.