JAKARTA - Perubahan besar dipastikan terjadi di lini tengah Manchester United pada akhir musim nanti.
Klub berjuluk Setan Merah tersebut resmi bersiap kehilangan sosok berpengalaman yang selama beberapa tahun terakhir menjadi tumpuan permainan. Keputusan ini bukan semata soal teknis di lapangan, melainkan juga bagian dari strategi jangka panjang klub dalam membangun ulang kekuatan tim agar tetap kompetitif di level tertinggi.
Gelandang bertahan Casemiro dipastikan akan meninggalkan Old Trafford saat kontraknya berakhir. Pemain asal Brasil berusia 33 tahun itu tidak memperpanjang masa baktinya bersama Manchester United, sekaligus mengakhiri perjalanan yang dimulai sejak musim panas 2022. Kepergian ini menandai berakhirnya era penting di lini tengah MU.
Casemiro didatangkan dari Real Madrid dengan reputasi besar sebagai gelandang juara. Selama berseragam MU, ia tampil dalam 146 pertandingan, mencetak 21 gol, dan menyumbangkan 13 assist. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari angka statistik, tetapi juga dari pengaruh kepemimpinan dan stabilitas permainan yang ia berikan.
Akhir Perjalanan Casemiro di Old Trafford
Meski usia tak lagi muda, Casemiro masih memegang peran penting pada musim ini. Ia sudah tampil 21 kali dan menjadi salah satu pemain yang sulit tergantikan di lini tengah. Namun, faktor usia dan tingginya beban gaji membuat kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama.
“Casemiro akan meninggalkan Manchester United musim panas ini, setelah kontraknya berakhir. Gelandang legendaris ini telah menikmati empat musim di klub, bermain dalam 146 pertandingan dan mencetak 21 gol hingga saat ini,” demikian pernyataan resmi Manchester United pada Kamis, 22 Januari 2026.
Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang. Manchester United tengah berada dalam fase peremajaan skuad dan ingin menyeimbangkan antara pengalaman serta energi pemain muda. Casemiro pun dinilai telah memberikan kontribusi maksimal selama berada di klub.
Krisis Gelandang Bertahan Jadi Perhatian Serius
Kepergian Casemiro membuat Manchester United praktis kekurangan stok gelandang bertahan. Saat ini, klub hanya memiliki Manuel Ugarte sebagai opsi utama di posisi tersebut. Sayangnya, performa Ugarte dinilai belum konsisten dan kerap menuai kritik.
Bahkan, muncul spekulasi bahwa Ugarte juga berpotensi dilepas pada musim panas mendatang. Jika hal itu terjadi, Manchester United mau tidak mau harus mendatangkan gelandang bertahan baru demi menjaga keseimbangan permainan tim.
Situasi ini membuat bursa transfer musim panas 2026 menjadi momen krusial bagi Setan Merah. Manajemen klub dikabarkan sudah menyusun daftar calon pemain yang dinilai mampu menggantikan peran Casemiro, baik dari sisi kualitas bertahan maupun visi jangka panjang.
Carlos Baleba Jadi Target Utama
Nama pertama yang masuk radar Manchester United adalah Carlos Baleba. Gelandang muda milik Brighton and Hove Albion ini sebenarnya sudah diincar sejak bursa transfer musim panas 2025.
Namun, harga tinggi yang dipatok Brighton membuat MU mundur. Saat itu, Setan Merah sudah mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan beberapa pemain seperti Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Senne Lammens.
Kini, MU berharap situasi berubah. Faktor kedekatan Baleba dengan Mbeumo di timnas Kamerun diyakini bisa menjadi senjata untuk merayu sang pemain. Selain itu, Manchester United juga berharap harga Baleba bisa lebih realistis pada musim panas 2026.
Elliot Anderson Masuk Daftar Kandidat
Selain Baleba, Manchester United juga melirik Elliot Anderson dari Nottingham Forest. Gelandang bertahan muda ini tengah menikmati grafik karier yang menanjak berkat performa impresifnya bersama Forest.
Penampilan konsisten Anderson membuatnya mulai dilirik tim nasional Inggris. Manchester United menilai Anderson memiliki karakter permainan yang cocok dengan kebutuhan tim, yakni agresif dalam bertahan namun tetap nyaman menguasai bola.
Usianya yang masih muda juga sejalan dengan visi regenerasi skuad. Anderson dianggap mampu berkembang lebih jauh jika mendapatkan pengalaman bermain di level klub besar seperti Manchester United.
Adam Wharton Opsi Investasi Jangka Panjang
Nama lain yang turut dipertimbangkan adalah Adam Wharton dari Crystal Palace. Pemain berusia 21 tahun ini sudah lama dikaitkan dengan Setan Merah, meski belum ada langkah konkret.
Wharton dinilai memiliki potensi besar sebagai investasi jangka panjang. Dengan usia muda dan kemampuan membaca permainan yang baik, ia disebut-sebut bisa berkembang menjadi sosok penting di lini tengah MU.
Bahkan, sebagian pengamat melihat Wharton berpeluang menjadi figur sentral seperti Roy Keane di masa lalu. Jika berhasil direkrut, ia bisa menjadi fondasi baru Manchester United dalam membangun kekuatan lini tengah untuk tahun-tahun mendatang.
Dengan sejumlah opsi yang tersedia, Manchester United kini dihadapkan pada keputusan penting. Regenerasi pasca-Casemiro bukan hanya soal mencari pengganti, tetapi juga menentukan arah masa depan klub di level tertinggi sepak bola Inggris dan Eropa.