JAKARTA - Banyak orang mengira dadar gulung manis adalah jajanan pasar yang mudah dibuat tanpa teknik khusus.
Kenyataannya, tidak sedikit yang gagal mendapatkan kulit lentur dengan pori-pori cantik dan isian unti yang lembap. Kulit sering kali kaku, mudah sobek, atau justru terlalu halus sehingga kehilangan ciri khasnya. Di sisi lain, isian kelapa juga kerap menjadi terlalu kering atau kurang harum.
Padahal, kelezatan dadar gulung manis sangat ditentukan oleh keseimbangan tekstur kulit dan cita rasa isian. Kulit harus tipis, elastis, dan tetap kuat saat digulung, sementara unti kelapa harus legit, manis seimbang, serta wangi pandan. Kombinasi inilah yang membuat jajanan tradisional ini tetap digemari lintas generasi.
Dengan memahami teknik yang tepat sejak awal, dadar gulung manis sebenarnya bisa dibuat dengan hasil konsisten di rumah. Mulai dari pemilihan bahan, cara mencampur adonan, hingga teknik mencetak kulit, semuanya memiliki peran penting. Artikel ini akan mengulas langkah demi langkah secara runtut agar hasil dadar gulung terlihat cantik, terasa lebih lezat, dan tetap awet meski sudah dingin.
Menyiapkan bahan berkualitas sejak awal
Sebelum mulai memasak, pastikan semua bahan telah tersedia dan dalam kondisi segar. Kualitas bahan sangat berpengaruh pada aroma dan tekstur akhir dadar gulung. Untuk isian unti, gunakan kelapa parut setengah tua agar teksturnya tidak keras namun juga tidak terlalu lembek saat dimasak.
Isian dibuat dari kelapa parut, gula merah yang disisir halus, gula pasir sebagai penyeimbang rasa, daun pandan untuk aroma, air, dan sejumput garam. Garam berfungsi menonjolkan rasa manis agar tidak terasa enek. Sementara itu, kulit dadar membutuhkan perpaduan tepung terigu protein sedang dan sedikit tepung tapioka agar lentur.
Santan, telur, pasta pandan, garam, dan minyak goreng menjadi pelengkap adonan kulit. Penambahan minyak langsung ke adonan membantu kulit tetap lembut dan tidak lengket saat dicetak. Perbandingan bahan yang tepat akan memudahkan proses memasak dan meminimalkan risiko gagal.
Mengolah unti kelapa agar legit dan harum
Proses pembuatan unti menjadi fondasi rasa dadar gulung. Masukkan gula merah, gula pasir, air, garam, dan daun pandan ke dalam wajan, lalu masak hingga gula larut dan mendidih. Jika perlu, saring larutan gula agar bersih dari kotoran sebelum dimasukkan kembali ke wajan.
Setelah itu, masukkan kelapa parut dan aduk rata dengan api sedang cenderung kecil. Masak hingga air menyusut dan bumbu meresap sempurna. Pastikan unti tidak dimasak terlalu kering agar tetap lembap saat digigit. Setelah matang, sisihkan dan biarkan dingin sebelum digunakan sebagai isian.
Unti yang baik memiliki tekstur basah namun tidak berair, serta aroma pandan yang lembut. Kondisi ini membuat dadar gulung terasa lebih nikmat dan tidak cepat kering meski disimpan beberapa jam.
Membuat adonan kulit yang halus dan elastis
Tahap berikutnya adalah membuat adonan kulit dadar. Campurkan tepung terigu, tepung tapioka, dan garam dalam satu wadah besar. Masukkan telur, lalu tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk hingga adonan licin dan tidak bergerindil.
Tambahkan pasta pandan untuk warna dan aroma, lalu masukkan minyak goreng. Aduk hingga semua bahan tercampur rata. Konsistensi adonan harus cair namun tidak terlalu encer agar mudah didadar tipis. Penyaringan adonan satu hingga dua kali sangat dianjurkan untuk memastikan teksturnya benar-benar halus.
Adonan yang halus akan menghasilkan kulit yang rata, lentur, dan tidak mudah sobek. Tahap ini sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan hasil akhir dadar gulung.
Teknik mencetak kulit berpori cantik
Panaskan teflon anti lengket dengan api sedang dan olesi tipis minyak menggunakan tisu dapur. Pastikan teflon benar-benar panas sebelum adonan dituangkan. Suhu yang tepat akan memunculkan pori-pori kecil di permukaan kulit dadar.
Aduk adonan setiap kali akan digunakan. Tuang satu sendok sayur adonan ke tengah teflon, lalu segera putar teflon agar adonan menyebar tipis dan merata. Masak hingga pinggiran kulit terlepas dan permukaannya tidak lengket saat disentuh. Kulit tidak perlu dibalik agar tetap lentur.
Angkat kulit dengan hati-hati dan letakkan di atas alas datar. Ulangi proses hingga adonan habis, sambil terus menjaga suhu teflon tetap stabil.
Proses pengisian dan penggulungan rapi
Ambil selembar kulit dadar dengan sisi berpori menghadap ke luar. Letakkan satu sendok makan penuh unti kelapa di bagian bawah kulit. Lipat bagian bawah menutupi isian, lalu lipat sisi kanan dan kiri ke arah tengah.
Gulung kulit ke atas dengan sedikit tekanan agar padat dan rapi. Lakukan proses ini dengan lembut agar kulit tidak sobek. Susun dadar gulung di wadah saji dengan posisi lipatan di bawah agar bentuknya tetap cantik.
Teknik penggulungan yang tepat membuat tampilan dadar gulung lebih menarik dan mudah disajikan, baik untuk konsumsi pribadi maupun ide jualan.
Tips penyimpanan dan variasi isian kekinian
Dadar gulung manis sebaiknya segera dikonsumsi dalam waktu 10–12 jam jika disimpan di suhu ruang. Untuk daya simpan lebih lama, simpan dalam wadah kedap udara dan letakkan di chiller kulkas agar bertahan hingga 2–3 hari. Saat akan disantap, kukus kembali selama beberapa menit agar kulit kembali lembut.
Selain isian unti kelapa tradisional, Anda bisa berkreasi dengan isian modern seperti cokelat pisang, fla vanila, atau durian. Variasi ini cocok untuk menarik minat anak muda sekaligus menambah nilai jual tanpa mengubah teknik dasar pembuatan dadar gulung manis.