Fungsional Tol Probolinggo-Banyuwangi Saat Lebaran 2026, Perkuat Konektivitas Hingga Ujung Timur Jawa

Jumat, 20 Maret 2026 | 20:33:41 WIB
Foto: PT ADHI Karya Tbk. (Dok. Pribadi)

Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional melalui pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Probowangi). Pada periode arus mudik Lebaran 2026, sebagian ruas tol ini akan difungsionalkan guna membantu kelancaran lalu lintas di wilayah Jawa Timur, khususnya pada koridor Probolinggo hingga Situbondo.

Jalur fungsional Tol Probowangi akan dioperasikan dua arah dari GT Kraksaan menuju GT Situbondo Barat. Pengoperasian ini direncanakan berlangsung pada tanggal 14 Maret hingga 29 Maret 2026, dengan waktu layanan pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, menyesuaikan diskresi dari pihak kepolisian.

Pengguna jalan dari arah Tol Trans Jawa dapat langsung melanjutkan perjalanan melalui Tol Pasuruan–Probolinggo dan masuk ke jalur fungsional Probowangi melalui akses GT Kraksaan. Jalur ini akan memberikan alternatif perjalanan yang lebih lancar dibandingkan jalur nasional eksisting yang selama ini dikenal padat, terutama pada periode arus mudik.

Secara operasional, segmen Kraksaan–Paiton dibuka untuk seluruh golongan kendaraan, sementara segmen Paiton–Situbondo Barat dibatasi hanya untuk kendaraan Golongan I non bus dan truk. Meskipun jalur fungsional ini belum dikenakan tarif, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol yang tersedia.

Untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan, telah disiapkan fasilitas pendukung berupa tiga titik tempat istirahat sementara yang berada di Kantor GT Kraksaan, Kantor GT Paiton, serta Rest Area fungsional KM 888A.

Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan bagian dari kontribusi ADHI Karya dalam membuka akses menuju wilayah timur Pulau Jawa. Sebelumnya, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi memerlukan waktu yang relatif lama karena harus melewati jalur nasional dengan tingkat kepadatan tinggi.

Dengan hadirnya jalan tol ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien, distribusi logistik semakin cepat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi
kawasan secara signifikan.

Dengan adanya pembukaan jalur fungsional ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam
mengurai kepadatan saat Lebaran, tetapi juga menjadi langkah nyata menuju terwujudnya konektivitas yang lebih merata di wilayah timur Jawa serta dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan mobilitas masyarakat di masa mendatang.

Terkini