IHSG Dibuka Perkasa 3 Maret 2026 Industri Energi Menguat

Selasa, 03 Maret 2026 | 10:32:54 WIB
IHSG Dibuka Perkasa 3 Maret 2026 Industri Energi Menguat

JAKARTA - Optimisme kembali menyelimuti pasar saham domestik pada awal perdagangan Selasa pagi. 

Setelah sempat dibayangi tekanan jual pada sesi sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan menunjukkan tenaga baru dengan pembukaan yang solid. Pergerakan positif ini menjadi sorotan pelaku pasar yang menantikan sinyal pemulihan lanjutan.

Penguatan di awal sesi mencerminkan respons investor terhadap dinamika eksternal dan domestik yang mulai mereda. Aksi beli terlihat lebih dominan sejak menit pertama perdagangan, mendorong indeks bergerak stabil di zona hijau. Kondisi ini memberi ruang bagi saham saham unggulan untuk tampil sebagai penopang utama indeks.

Sektor industri dan energi menjadi motor penggerak kenaikan kali ini. Kinerja kedua sektor tersebut membantu menjaga sentimen positif di tengah fluktuasi yang masih membayangi pasar global. Investor pun mulai memetakan strategi jangka pendek dengan mencermati sektor yang paling responsif terhadap momentum penguatan.

Dengan pembukaan yang perkasa, perhatian kini tertuju pada keberlanjutan tren hingga penutupan sesi. Data transaksi dan rekomendasi teknikal dari analis menjadi referensi penting dalam menentukan langkah investasi hari ini.

IHSG Menguat Sejak Pembukaan Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka perkasa pada perdagangan saham Selasa (3/3/2026). Sebagian besar sektor saham menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka di angka 8.059,86 dari penutupan sebelumnya di level 8.016,83. Pada pukul 09.10 WIB, IHSG masih melanjutkan penguatan dengan naik 0,78% atau 61 poin ke posisi 8.076,70.

Indeks saham LQ45 juga menguat 0,99% ke posisi 819,91. Seluruh indeks saham acuan terpantau berada di zona hijau.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 8.080 dan terendah 8.023,12. Pergerakan tersebut menunjukkan volatilitas yang tetap terjaga namun dengan kecenderungan positif.

Komposisi Saham dan Aktivitas Perdagangan

Sebanyak 372 saham menguat dan mendorong ihsg ke zona hijau. Sementara itu, 195 saham melemah dan 146 saham stagnan.

Dominasi saham yang menguat memperkuat fondasi penguatan indeks. Komposisi ini menandakan minat beli yang cukup merata di berbagai sektor.

Total frekuensi perdagangan saham tercatat 341.267 kali dengan volume perdagangan mencapai 6,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sebesar Rp 7,9 triliun.

Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 16.852. Nilai tukar ini turut menjadi perhatian investor dalam membaca sentimen pasar secara keseluruhan.

Sektor Industri dan Energi Jadi Penopang

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham menghijau. Hanya satu sektor yang melemah, yakni sektor basic yang turun 0,92%.

Sektor industri mencatat penguatan terbesar dengan naik 2,66%, disusul sektor energi yang melambung 2,18%. Selanjutnya, sektor keehatan naik 0,75%.

Kinerja sektor industri dan energi menjadi katalis utama penguatan IHSG pagi ini. Dukungan dari sektor sektor tersebut membuat indeks mampu bertahan di zona hijau sejak awal sesi.

Pergerakan sektoral yang solid memberikan sinyal bahwa sentimen positif tidak hanya terfokus pada satu kelompok saham saja. Hal ini memperkuat peluang keberlanjutan tren penguatan.

Proyeksi IHSG dan Strategi Perdagangan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Selasa (3/3/2026). IHSG hari ini akan menguat ke 8.437-8.638. Lalu bagaimana strategi rekomendasi saham-nya?

IHSG anjlok 2,66% ke 8.016 dan disertai dengan munculnya tekanan jual pada perdagangan saham Senin, 3 Maret 2026.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian dari wave © dari wave [x] pada label hitam. “Sehingga koreksi IHSG diperkirakan cenderung terbatas untuk menguji 7.945-7.984 dan berpeluang kembali menguat ke 8.437-8.638,” ujar Herditya dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan kembali bergerak di level support 7.970,7.861 dan level resistance 8.170,8.306 pada perdagangan saham Selasa pekan ini.

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Berikut rekomendasi teknikal dari MNC Sekuritas:

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Spec Buy

Saham HRTA menguat 0,31% ke 3.250 tetapi disertai dengan munculnya tekanan jual. “Saat ini, posisi HRTA kami perkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii],” ujar Herditya.

Spec Buy: 3.030-3.180
Target Price: 3.500, 3.660
Stoploss: below 2.940

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) - Buy on Weakness

Saham EXCL terkoreksi 6,62% ke 2.960 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun berada di bawah MA20. “Kami perkirakan, posisi EXCL saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (B),” tutur dia.

Buy on Weakness: 2.870-2.910
Target Price: 3.250, 3.490
Stoploss: below 2.780

Terkini