Resep Jus Buah Melancarkan Pencernaan Saat Puasa Sehat dan Bernutrisi

Jumat, 27 Februari 2026 | 12:48:55 WIB
Resep Jus Buah Melancarkan Pencernaan Saat Puasa Sehat dan Bernutrisi

JAKARTA - Menjalani ibadah puasa menuntut tubuh tetap prima meski asupan makanan dan minuman dibatasi dalam waktu tertentu. 

Salah satu tantangan yang kerap muncul adalah gangguan pencernaan seperti sembelit atau perut terasa tidak nyaman. Karena itu, memilih asupan yang tepat saat sahur dan berbuka menjadi kunci penting menjaga kebugaran. Resep jus buah yang melancarkan pencernaan saat puasa bisa menjadi solusi praktis sekaligus menyegarkan.

Buah-buahan kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh selama Ramadan. Kandungan air alaminya juga membantu menjaga hidrasi setelah seharian menahan haus. Mengolah buah menjadi jus memudahkan konsumsi sekaligus mempercepat penyerapan nutrisi. Tak hanya menyegarkan, jus buah juga membantu kerja sistem pencernaan tetap optimal.

Berikut ini adalah 7 resep jus buah yang melancarkan pencernaan saat puasa, lengkap dengan bahan-bahan dan cara pembuatannya.

Jus Pepaya, Nanas, dan Apel

Perpaduan pepaya, nanas, dan apel dikenal kaya serat serta enzim alami yang baik untuk pencernaan. Kombinasi ini membantu memperlancar buang air besar dan memberi sensasi segar saat berbuka. Rasa manis dan sedikit asamnya terasa seimbang dan nikmat.

Bahan-bahan:
100 gram pepaya
100 gram apel
100 gram nanas
2 sendok makan air jeruk nipis
2 sendok makan madu (opsional)
200 ml air es

Cara Membuat:
Cuci bersih dan kupas kulit pepaya, apel, dan nanas. Potong kecil-kecil semua buah.
Masukkan potongan buah, air jeruk nipis, madu (jika menggunakan), dan air es ke dalam blender.
Blender hingga semua bahan tercampur rata dan halus.
Tuangkan jus ke dalam gelas dan sajikan segera selagi segar.

Jus Apel

Jus apel menjadi pilihan sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kandungan serat pada apel, terutama jika kulitnya disertakan, membantu melancarkan sistem pencernaan. Rasanya ringan dan mudah diterima oleh lambung.

Bahan-bahan:
1-2 buah apel (disarankan apel hijau)
100-150 ml air matang atau air es
1 sendok teh madu (opsional)

Cara Membuat:
Cuci bersih apel, buang bijinya, dan potong-potong. Kulit apel bisa disertakan untuk menambah serat.
Masukkan potongan apel, air, dan madu (jika menggunakan) ke dalam blender.
Blender hingga halus.
Saring jika tidak menyukai ampasnya, atau sajikan langsung untuk mendapatkan serat maksimal.

Jus Kiwi

Kiwi dikenal memiliki kandungan vitamin C dan serat yang tinggi. Buah ini membantu memperlancar pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh selama puasa. Rasanya segar dengan sedikit sentuhan asam alami.

Bahan-bahan:
2 buah kiwi matang
100 ml air matang atau air kelapa
1 sendok teh madu (opsional)

Cara Membuat:
Kupas kiwi dan potong-potong.
Masukkan potongan kiwi, air, dan madu (jika menggunakan) ke dalam blender.
Blender hingga halus.
Sajikan segera.

Jus Pir dan Pepaya

Pir dan pepaya sama-sama kaya serat dan memiliki tekstur lembut saat diolah menjadi jus. Keduanya membantu menjaga pergerakan usus tetap lancar selama puasa. Rasa manis alaminya membuat jus ini cocok dinikmati tanpa tambahan gula.

Bahan-bahan Jus Pir:
1-2 buah pir
100-150 ml air matang atau air es
1 sendok teh madu (opsional)

Cara Membuat:
Cuci bersih pir, buang bijinya, dan potong-potong. Kulit pir bisa disertakan untuk serat tambahan.
Masukkan potongan pir, air, dan madu (jika menggunakan) ke dalam blender.
Blender hingga halus.
Sajikan segera.

Bahan-bahan Jus Pepaya:
200–250 gram pepaya matang (sekitar 1 mangkuk potong dadu)
150 ml air matang dingin (atau air kelapa untuk rasa lebih segar)
1–2 sendok teh madu (opsional)
Es batu secukupnya (opsional, untuk berbuka)

Cara Membuat:
Kupas pepaya, buang bijinya, lalu potong kecil-kecil agar mudah diblender dan teksturnya lebih halus.
Masukkan pepaya ke dalam blender, tambahkan air matang, lalu blender hingga lembut dan tercampur rata.
Tambahkan madu jika ingin rasa sedikit manis alami, kemudian blender sebentar lagi.
Tuang ke dalam gelas dan sajikan segera agar enzim dan vitaminnya tetap optimal.

Jus Bayam, Apel, dan Jeruk serta Jus Mangga

Campuran bayam, apel, dan jeruk menghadirkan kombinasi serat, vitamin, dan antioksidan. Minuman ini membantu membersihkan saluran pencernaan sekaligus menyegarkan tubuh setelah berpuasa. Rasanya tetap ringan berkat perpaduan buah dan sayur yang seimbang.

Bahan-bahan:
1 genggam daun bayam segar
1 buah apel (hijau atau merah)
1 buah jeruk (peras airnya atau kupas dan masukkan utuh)
100-150 ml air matang
1 sendok teh madu (opsional)

Cara Membuat:
Cuci bersih daun bayam dan apel. Potong apel dan buang bijinya.
Jika menggunakan jeruk utuh, kupas dan buang bijinya. Jika menggunakan air perasan, siapkan air perasan jeruk.
Masukkan bayam, potongan apel, jeruk (atau air perasan jeruk), air, dan madu (jika menggunakan) ke dalam blender.
Blender hingga halus.
Sajikan segera.

Jus mangga juga menjadi favorit saat Ramadan karena rasanya manis dan menyegarkan. Kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan serta mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Bahan-bahan:
1 buah mangga matang
100-150 ml air matang atau air es
1 sendok teh madu (opsional)

Cara Membuat:
Kupas mangga dan potong-potong dagingnya.
Masukkan potongan mangga, air, dan madu (jika menggunakan) ke dalam blender.
Blender hingga halus.
Sajikan segera.

Mengonsumsi jus buah saat berbuka atau sahur sangat dianjurkan untuk menjaga pencernaan tetap sehat. Namun, untuk buah yang memiliki rasa asam seperti nanas, sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong atau dalam jumlah banyak, terutama bagi penderita asam lambung. Porsi kecil yang dikonsumsi secara bertahap akan membantu mencegah beban berlebih pada lambung. 

Selain itu, jus buah juga efektif membantu menjaga hidrasi tubuh selama puasa dan menjadi pilihan takjil segar yang kaya vitamin serta mengembalikan energi dengan optimal.

Terkini