JAKARTA - Suasana Car Free Day di Bundaran HI pada Minggu pagi tampak berbeda dari biasanya.
Selain warga yang berolahraga, terlihat antrean panjang lansia yang ingin mendaftar Kartu Layanan Gratis demi meringankan biaya transportasi harian mereka.
Sejumlah warga lanjut usia memadati pendaftaran Kartu Layanan Gratis (KLG) saat Car Free Day di Bundaran HI, Minggu. Antusiasme tersebut menunjukkan kebutuhan nyata terhadap akses transportasi tanpa biaya.
Salah satu lansia, Husin (64) menilai program ini membantu meringankan pengeluaran biaya transportasi hariannya. Terutama bagi para lansia yang sudah tidak bekerja dan bergantung pada bantuan pemerintah.
“Bapakkan udah tidak kerja. Kalau ongkos buat ke sana-sini gratis ya lumayan tidak perlu keluar uang. Bagus kaya gini buat warga yang mengandalkan bantuan dari pemerintah,” ucap Husin saat ditemui di area pendaftaran, Minggu.
Harapan lansia terhadap program KLG
Husin datang seorang diri, setelah mendapat informasi dari anaknya mengenai program tersebut. Ia memanfaatkan momentum CFD untuk langsung mengurus pendaftaran kartu.
“Saya dikasih tahu anak katanya bisa daftar kartu transportasi gratis. Mangkannya langsung daftar,” ujar Husin. Ia berharap prosesnya berjalan lancar agar bisa segera menggunakan fasilitas tersebut.
Hal serupa disampaikan Kusuma (68). Meski sudah pensiun, Kusuma harus mengeluarkan uang Rp 300.000 dalam sebulan untuk naik transportasi umum saat kontrol kesehatan dan aktivitas harian.
“Sebagai lansia, saya masih suka ke sana-sini kadang pergi kontrol kesehatan. Saya berharap kartu ini segera aktif agar beban pengeluaran bulanan saya berkurang,” ucap Kusuma.
Pengeluaran bulanan dan rasa aman lansia
Menurut Kusuma, program transportasi gratis memberi rasa aman bagi lansia yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap. Pengurangan biaya rutin dinilai sangat berarti di usia pensiun.
Ia berharap kartu layanan gratis segera aktif agar pengeluaran bulanannya dapat ditekan. Dengan begitu, dana pensiun dapat digunakan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.
“Di usia pensiun, pengurangan pengeluaran sekecil apa pun sangat membantu. Supaya ongkos jalan tidak lagi membebani kantong,” lanjut Kusuma.
Kartu Layanan Gratis memungkinkan warga dari 15 golongan menggunakan transportasi umum seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta tanpa biaya.
Kuota terbatas dan mekanisme pendaftaran
Salah satu petugas pendaftaran, Ridwan, menyatakan layanan di lokasi CFD kali ini dikhususkan bagi lansia dan penyandang disabilitas dengan kuota terbatas. Pembatasan dilakukan agar proses lebih tertib dan terfokus.
Pendaftaran dibuka sejak pukul 06.00 sampai dengan 10.00 WIB khusus untuk 200 orang. Antrean sudah terlihat sejak pagi hari sebelum layanan dimulai.
“Kalau hari ini kami khususkan untuk 200 orang dan biasanya hadir saat CFD,” ujar Ridwan. Ia menyebut minat warga cukup tinggi setiap kali layanan dibuka.
Untuk lansia, syarat pendaftaran meliputi softcopy KTP DKI Jakarta dan pas foto. Proses verifikasi dilakukan di lokasi agar data sesuai ketentuan.
Akses daring dan kategori penerima lain
Sementara penyandang disabilitas wajib membawa softcopy KTP, kartu disabilitas Jakarta atau surat keterangan dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah, serta pas foto. Ketentuan ini memastikan bantuan tepat sasaran.
Warga juga bisa mendaftar melalui website resmi klg.transjakarta.co.id atau di beberapa halte Transjakarta untuk kategori penerima KJP Plus atau KJMU, penghuni rusunawa, ASN DKI Jakarta, dan pensiunan PNS.
Pendaftaran daring tersedia melalui situs resmi KLG Transjakarta atau di sejumlah halte Transjakarta. Opsi ini memberi kemudahan bagi warga yang tidak sempat hadir langsung saat CFD.
“Kalau online bisa juga tapi kartunya tidak langsung jadi dan bisa diambil di kantor keluarahan kalau sudah ada notifikasi dari pendaftarannya,” ucapnya. Program ini diharapkan terus membantu lansia mengurangi beban pengeluaran transportasi sehari-hari.