Barcelona Menang 3 Gol Atas Mallorca Tetap Puncak Klasemen Flick Belum Puas

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51:28 WIB
Barcelona Menang 3 Gol Atas Mallorca Tetap Puncak Klasemen Flick Belum Puas

JAKARTA - Barcelona kembali menunjukkan konsistensi mereka di papan atas La Liga dengan meraih kemenangan 3-0 atas Mallorca. 

Tambahan tiga poin ini memastikan Blaugrana tetap kokoh di puncak klasemen hingga akhir pekan. Meski hasil akhir tampak meyakinkan, jalannya pertandingan justru menyisakan evaluasi penting dari sisi internal tim.

Di atas kertas, kemenangan ini memperpanjang langkah Barcelona dalam perburuan gelar musim ini. Namun di balik skor telak, performa permainan dinilai belum sepenuhnya mencerminkan standar tinggi yang diharapkan. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Hansi Flick yang memilih bersikap kritis meski timnya meraih hasil sempurna.

Flick menegaskan bahwa kemenangan dan posisi puncak klasemen bukan alasan untuk menutup mata terhadap kekurangan. Menurutnya, menjaga level permainan tetap stabil dari menit awal hingga akhir laga menjadi kunci utama jika Barcelona ingin konsisten hingga akhir musim.

Dominasi Hasil Belum Sepenuhnya Sejalan Permainan

Barcelona tampil dominan dalam hal hasil ketika menghadapi Mallorca di Camp Nou. Skor 3-0 mencerminkan keunggulan kualitas skuad tuan rumah yang mampu mengamankan laga tanpa kebobolan. Namun, Flick menilai dominasi tersebut tidak sepenuhnya terlihat dalam ritme permainan, khususnya pada babak pertama.

Mallorca mampu meredam agresivitas Barcelona dengan organisasi pertahanan yang cukup disiplin. Aliran bola Blaugrana kerap terhenti di area tengah karena tempo yang dinilai terlalu lambat. Situasi ini membuat Barcelona kesulitan menciptakan peluang bersih di awal pertandingan.

Meski tetap menguasai penguasaan bola, Barcelona dinilai kurang tajam dalam memanfaatkan ruang. Flick menyoroti kurangnya intensitas dan kecepatan dalam sirkulasi bola yang membuat lawan lebih mudah mengantisipasi serangan.

Sorotan Flick Terhadap Babak Pertama

Usai pertandingan, Flick secara terbuka menyampaikan ketidakpuasannya terhadap performa tim di babak pertama. Pelatih asal Jerman itu menilai para pemain tidak tampil sesuai dengan identitas permainan yang selama ini dibangun.

“Saya tidak senang dengan babak pertama; kami tidak bermain di level kami atau dengan intensitas biasanya. Permainan terlalu lambat. Tetapi pada akhirnya kami mendapatkan tiga poin, tiga gol, dan nirbobol. Itu hari yang baik,” ujar Flick.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Flick tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga proses. Menurutnya, performa yang konsisten jauh lebih penting untuk menjaga peluang juara, terutama ketika menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat ke depannya.

Respons Positif Usai Jeda Pertandingan

Perubahan mulai terlihat setelah turun minum. Flick mengungkapkan bahwa ia berdiskusi dengan para pemain di ruang ganti dan meminta mereka untuk menaikkan tempo serta memperbaiki dinamika permainan. Respons tim dinilai positif dan langsung terlihat di awal babak kedua.

“Saya bertanya apakah mereka puas, dan mereka menjawab tidak. Di babak kedua, kami memperbaiki posisi, kecepatan umpan, dan dinamika permainan secara keseluruhan. Seperti itulah cara kami ingin bermain,” kata Flick.

Barcelona tampil lebih agresif dengan pergerakan tanpa bola yang lebih cair. Aliran serangan menjadi lebih variatif, memaksa lini belakang Mallorca bekerja ekstra keras. Perbaikan ini berujung pada terciptanya gol-gol yang memastikan kemenangan tuan rumah.

Kontribusi Pemain Kunci dan Lamine Yamal

Dalam laga ini, sejumlah pemain Barcelona menunjukkan kontribusi penting, termasuk Robert Lewandowski yang kembali mencatatkan namanya di papan skor. Selain itu, Lamine Yamal juga tampil impresif dengan pergerakan dan keberaniannya menekan pertahanan lawan.

Namun, Flick turut menyoroti satu momen kontroversial yang melibatkan pemain muda tersebut. Ia menilai Lamine Yamal seharusnya mendapatkan hadiah penalti setelah dilanggar di area terlarang, namun wasit memilih untuk melanjutkan permainan.

“Aksi terhadap Lamine itu adalah penalti, dan saya mengatakan hal itu kepada wasit. Tidak ada alasan untuk memberi saya kartu,” ujar Flick, merujuk pada protes yang dilayangkannya di pinggir lapangan.

Keputusan Menarik Yamal dan Manajemen Skuad

Flick juga menjelaskan keputusannya menarik keluar Lamine Yamal meski sang pemain tampil menonjol. Menurutnya, hal tersebut murni didasari pertimbangan manajemen menit bermain, bukan karena performa.

Dengan jadwal padat yang harus dijalani Barcelona, Flick menilai rotasi dan pengaturan beban fisik pemain menjadi sangat krusial. Ia tidak ingin mengambil risiko berlebihan, terutama terhadap pemain muda yang masih dalam tahap perkembangan.

Pendekatan ini menunjukkan kehati-hatian Flick dalam mengelola skuad sepanjang musim. Fokusnya tidak hanya pada satu pertandingan, tetapi juga menjaga kebugaran dan konsistensi tim dalam jangka panjang.

Puncak Klasemen Aman Tapi Evaluasi Berlanjut

Kemenangan atas Mallorca memastikan Barcelona tetap berada di puncak klasemen La Liga. Posisi ini memberi keuntungan psikologis dalam persaingan gelar, terlebih setelah pesaing terdekat juga terus membayangi dengan jarak poin yang ketat.

Meski demikian, Flick menegaskan bahwa pekerjaan belum selesai. Ia ingin timnya tampil lebih tajam sejak menit awal dan tidak mengandalkan perbaikan di babak kedua semata. Evaluasi akan terus dilakukan demi menjaga performa tetap berada di level tertinggi.

Dengan kombinasi hasil positif dan sikap kritis dari sang pelatih, Barcelona menunjukkan mental juara yang kuat. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan agar posisi puncak klasemen tidak hanya aman sekarang, tetapi juga hingga akhir musim La Liga.

Terkini