Kepergian Dro Fernandez Ke PSG Tinggalkan Rasa Kecewa Mendalam Di Barcelona

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:04:17 WIB
Kepergian Dro Fernandez Ke PSG Tinggalkan Rasa Kecewa Mendalam Di Barcelona

JAKARTA - Barcelona kembali harus merelakan salah satu talenta mudanya pergi lebih cepat dari rencana. 

Dro Fernandez resmi meninggalkan klub dan memilih bergabung dengan Paris Saint Germain. Keputusan tersebut memunculkan kekecewaan di internal Blaugrana, terutama karena sang pemain sejatinya sudah masuk dalam proyeksi tim utama. Situasi ini membuat manajemen Barcelona angkat bicara mengenai proses dan latar belakang transfer tersebut.

Transfer Dro Fernandez ke PSG rampung pada pekan ini dengan nilai mencapai 8,5 juta euro. Angka tersebut bahkan melampaui klausul rilisnya yang berada di kisaran 6 juta euro. Meski demikian, nilai transfer bukanlah inti persoalan bagi Barcelona. Klub lebih menyoroti keputusan personal sang pemain yang dinilai diambil terlalu cepat.

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, menegaskan bahwa rasa kecewa tidak diarahkan kepada PSG. Ia menekankan hubungan baik antara kedua klub tetap terjaga. Menurutnya, pilihan hengkang sepenuhnya datang dari pihak pemain, bukan hasil tekanan dari klub asal Prancis tersebut.

Harapan Besar Barcelona Terhadap Dro Fernandez

Dro Fernandez merupakan salah satu pemain muda yang cukup diandalkan dalam proyek jangka panjang Barcelona. Di usia yang masih sangat belia, ia telah menandatangani kontrak profesional pertamanya pada awal 2024. Klub melihatnya sebagai aset penting yang bisa berkembang bersama tim utama dalam beberapa musim ke depan.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bahkan sudah memberi perhatian khusus sejak awal. Dro sempat beberapa kali berlatih bersama tim utama dan ikut dalam dinamika latihan intensif. Flick disebut menyukai karakter permainan sang gelandang meski persaingan di posisinya terbilang ketat.

Pada awal musim lalu, Dro juga dilibatkan dalam agenda penting klub. Ia ikut dalam tur pramusim dan merasakan atmosfer tim utama secara langsung. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Barcelona serius menyiapkan jalur promosi bagi sang pemain muda.

Deco Beberkan Latar Belakang Kekecewaan Klub

Menjelang laga Barcelona melawan Copenhagen, Deco membeberkan kronologi kepergian Dro Fernandez. Ia menegaskan bahwa klub telah menyampaikan rencana jangka panjang secara terbuka kepada sang pemain. Proses pembinaan disebut berjalan sesuai tahapan yang telah disusun.

“Dro sempat beberapa kali berlatih bersama kami. Di awal musim lalu, dia ikut latihan tim utama dan Flick menyukainya. Meski posisinya diisi banyak pemain, pelatih tetap memberi perhatian khusus,” ujar Deco.

Menurut Deco, rasa kecewa muncul karena klub merasa sudah memberikan dukungan maksimal. Flick bahkan secara langsung terlibat dalam proses adaptasi Dro bersama tim utama. Situasi ini membuat manajemen merasa keputusan hengkang diambil tanpa mempertimbangkan proses yang sedang berjalan.

“Pelatih sudah membantunya, mengajaknya latihan dan pramusim. Dari situlah rasa kecewa itu muncul,” tambah Deco.

Hubungan Baik Dengan PSG Tetap Dijaga

Deco juga menekankan bahwa Barcelona tidak menyimpan masalah dengan PSG. Ia menyebut Les Parisiens sebagai klub besar dengan manajemen profesional. Hubungan antar kedua klub disebut berjalan baik sejak lama dan tidak terganggu oleh transfer ini.

Kesepakatan transfer diklaim terjadi secara terbuka dan tanpa tekanan. Barcelona menghormati pendekatan PSG yang dilakukan melalui jalur resmi. Oleh karena itu, kekecewaan klub tidak diarahkan kepada pihak luar.

Menurut Deco, keputusan akhir tetap berada di tangan pemain dan lingkarannya. Barcelona menilai langkah tersebut sebagai pilihan personal, meski tidak sejalan dengan rencana klub. Situasi inilah yang membuat kepergian Dro terasa lebih emosional bagi internal Blaugrana.

Sorotan Terhadap Proses Dan Pengaruh Eksternal

Meski enggan menyalahkan pihak tertentu, Deco menyiratkan adanya pengaruh eksternal dalam proses pengambilan keputusan Dro. Ia menilai cara dan timing kepergian sang pemain kurang ideal untuk perkembangan jangka panjang.

“Jika saya berada di posisinya dan masih muda di Barcelona, saya tidak akan pindah. Tapi setiap orang memilih jalannya sendiri. Ini bukan soal uang,” tegas Deco.

Ia menambahkan bahwa tergesa-gesa dalam mengambil keputusan bisa berdampak negatif, baik di Barcelona maupun di klub baru. Deco berharap Dro bisa berkembang dengan baik, namun tetap mengingatkan pentingnya kesabaran dalam karier sepak bola.

“Saya harap dia bahagia dan berkembang, tapi jangan terburu-buru. Baik di sini maupun di Paris, tergesa-gesa bisa berdampak buruk,” ujarnya.

Alasan Dro Fernandez Memilih PSG

Dari sisi pemain, Dro Fernandez disebut memiliki pertimbangan tersendiri. Ia merasa peluang menembus tim utama Barcelona dalam waktu dekat cukup terbatas. Persaingan dengan pemain seperti Fermin Lopez dan Dani Olmo menjadi tantangan besar.

Selain itu, pendekatan personal dari pelatih PSG, Luis Enrique, disebut berperan penting. Enrique bahkan dikabarkan datang langsung ke Barcelona untuk meyakinkan Dro terkait proyek yang ditawarkan PSG. Hal ini memberikan keyakinan tambahan bagi sang pemain muda.

Namun di sisi lain, laporan menyebutkan adanya kekecewaan dari internal Barcelona sendiri. Salah satu mantan rekan setimnya, Gavi, dikabarkan merasa Dro seharusnya mendapat lebih banyak kesempatan tampil musim ini. Situasi tersebut menambah kompleksitas cerita di balik kepindahan ini.

Kini, Dro Fernandez resmi memulai lembaran baru bersama PSG. Sementara itu, Barcelona kembali dihadapkan pada kenyataan kehilangan talenta muda potensial lebih cepat dari rencana awal. Klub pun harus melanjutkan proyek regenerasi dengan pelajaran berharga dari kepergian ini.

Terkini