BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Indonesia Kamis 29 Januari 2026 Waspada Hujan

Kamis, 29 Januari 2026 | 11:49:31 WIB
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Indonesia Kamis 29 Januari 2026 Waspada Hujan

JAKARTA - Memasuki akhir Januari 2026, kondisi atmosfer di sebagian besar wilayah Indonesia masih menunjukkan dinamika yang cukup aktif. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika kembali merilis prakiraan cuaca harian yang berlaku pada Kamis, 29 Januari 2026. Informasi ini menjadi panduan penting bagi masyarakat dalam merencanakan aktivitas sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk.

Prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan adanya potensi hujan dengan beragam intensitas di banyak provinsi. Mulai dari hujan ringan yang bersifat lokal hingga hujan lebat di sejumlah wilayah tertentu. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor atmosfer yang masih mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai kawasan Indonesia.

Gambaran Umum Kondisi Cuaca Nasional

Secara umum, BMKG memetakan potensi hujan terjadi hampir merata di wilayah Indonesia. Intensitas hujan bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga lebat. Meski tidak ditemukan potensi hujan sangat lebat maupun ekstrem, kondisi cuaca tetap perlu disikapi dengan kewaspadaan.

Hujan yang terjadi diperkirakan bersifat tidak seragam. Beberapa wilayah hanya mengalami hujan ringan dalam durasi singkat, sementara daerah lain berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebih tinggi. Perbedaan ini dipengaruhi kondisi lokal seperti topografi, kelembapan udara, dan perangan sistem cuaca regional.

BMKG menegaskan bahwa prakiraan ini bersifat umum dan berbasis pada model digital. Oleh karena itu, perubahan kondisi atmosfer yang cepat masih mungkin terjadi sewaktu-waktu, terutama pada wilayah yang rawan cuaca ekstrem.

Wilayah Berpotensi Hujan Intensitas Ringan

Hujan dengan intensitas ringan diprediksi terjadi di sejumlah provinsi, khususnya di bagian barat Indonesia. Wilayah yang masuk dalam kategori ini antara lain Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, serta Kalimantan Barat.

BMKG menjelaskan bahwa hujan ringan di wilayah tersebut cenderung bersifat menyebar dan berskala lokal. Meski intensitasnya relatif rendah, dampaknya tetap perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah dan kawasan pesisir.

Kondisi hujan ringan juga berpotensi memengaruhi aktivitas transportasi dan kegiatan luar ruang. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca harian agar dapat mengantisipasi kemungkinan gangguan aktivitas.

Sebaran Hujan Intensitas Sedang Di Berbagai Daerah

Untuk hujan dengan intensitas sedang, cakupan wilayahnya diperkirakan lebih luas. Di Pulau Sumatera, hujan sedang berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Wilayah ini perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap genangan air.

Di Pulau Jawa, hujan sedang diprediksi melanda DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Bali serta Nusa Tenggara Barat hingga Nusa Tenggara Timur.

Wilayah Kalimantan hampir seluruhnya berpotensi terdampak hujan sedang, mulai dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Utara. Di Sulawesi, hujan sedang diperkirakan terjadi di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.

Selain itu, sejumlah wilayah di Indonesia timur juga termasuk dalam kategori hujan sedang. Daerah tersebut meliputi Maluku, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Tengah.

Daerah Dengan Potensi Hujan Lebat

BMKG memprediksi hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi di beberapa wilayah tertentu. Provinsi yang perlu meningkatkan kewaspadaan adalah Jambi, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Hujan lebat di wilayah tersebut berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. Ancaman seperti banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas harian dapat terjadi, terutama di daerah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi.

Masyarakat di wilayah dengan potensi hujan lebat diimbau untuk lebih waspada. Langkah antisipasi seperti memastikan saluran air berfungsi baik dan menghindari area rawan longsor menjadi hal yang penting dilakukan.

Imbauan Kewaspadaan Dan Informasi Resmi BMKG

Meski tidak ditemukan potensi hujan sangat lebat maupun ekstrem pada periode ini, BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah. Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi secara dinamis dan cepat, sehingga risiko cuaca buruk masih perlu diantisipasi.

BMKG menekankan pentingnya mengikuti informasi cuaca terkini melalui kanal resmi. Prakiraan yang disampaikan bersifat umum dan dapat mengalami pembaruan sesuai dengan perkembangan atmosfer terbaru.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca melalui situs resmi www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial resmi BMKG. Dengan informasi yang akurat dan terkini, masyarakat dapat mengambil langkah antisipatif demi keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Terkini