IHSG Bangkit Awal Pekan Investor Asing Borong Saham Pilihan Senin Ini

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:36:36 WIB
IHSG Bangkit Awal Pekan Investor Asing Borong Saham Pilihan Senin Ini

JAKARTA - Pergerakan pasar saham domestik pada awal pekan memberikan sinyal pemulihan setelah tekanan yang terjadi beberapa hari sebelumnya. 

Indeks Harga Saham Gabungan kembali menunjukkan arah positif, menandai adanya perubahan sentimen investor. Kondisi ini menjadi perhatian pelaku pasar karena mencerminkan respons terhadap dinamika global dan domestik yang terus berkembang.

Rebound IHSG pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, hadir setelah indeks sempat terkoreksi selama tiga hari berturut-turut. Pemulihan ini memberi ruang optimisme bagi investor, terutama ketika aksi beli dari investor asing turut memperkuat pergerakan indeks. Aktivitas transaksi yang tinggi menunjukkan pasar masih atraktif di tengah fluktuasi.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia melalui RTI, IHSG ditutup menguat 0,27% ke level 8.975,33 pada akhir perdagangan Senin. Sepanjang sesi, pergerakan indeks cenderung stabil di zona hijau. Rentang pergerakan tercatat berada di kisaran 8.923 hingga 9.058.

Kinerja ini memperlihatkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan minat beli kembali muncul. Investor tampak selektif, tetapi tetap aktif mencermati saham-saham dengan fundamental dan prospek yang dinilai menarik. Arah pasar pada awal pekan ini menjadi referensi penting untuk strategi perdagangan selanjutnya.

Pergerakan IHSG Setelah Tekanan Beruntun

Rebound IHSG terjadi setelah indeks mengalami koreksi dalam tiga sesi perdagangan sebelumnya. Tekanan tersebut sempat menimbulkan kehati-hatian di kalangan investor. Namun, masuknya kembali minat beli menjadi katalis utama pemulihan.

Selama perdagangan Senin, IHSG lebih sering bergerak di zona hijau dibandingkan zona merah. Hal ini menandakan adanya kepercayaan pasar yang mulai pulih. Pergerakan indeks yang relatif stabil juga menunjukkan minimnya gejolak ekstrem.

Rentang perdagangan antara 8.923 hingga 9.058 menggambarkan volatilitas yang masih terjaga. Investor memanfaatkan momentum ini untuk melakukan akumulasi pada saham-saham tertentu. Kondisi tersebut turut mendorong indeks bertahan di jalur positif hingga penutupan.

Pemulihan IHSG ini menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai menemukan titik keseimbangan. Meski demikian, pelaku pasar tetap disarankan mencermati faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi pergerakan indeks ke depan.

Aktivitas Perdagangan dan Statistik Pasar

Dari sisi aktivitas perdagangan, Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi yang cukup tinggi. Total volume perdagangan saham pada Senin mencapai 57,52 miliar saham. Nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 36,97 triliun.

Data tersebut menunjukkan bahwa likuiditas pasar tetap terjaga meskipun sempat mengalami tekanan. Tingginya nilai transaksi mencerminkan partisipasi aktif dari berbagai pelaku pasar. Investor institusi maupun ritel sama-sama mengambil peran dalam perdagangan.

Secara keseluruhan, terdapat 267 saham yang menguat selama sesi perdagangan. Sementara itu, 428 saham tercatat melemah dan 110 saham berada pada posisi stagnan. Komposisi ini menunjukkan bahwa penguatan indeks ditopang oleh saham-saham tertentu.

Perbedaan kinerja antar saham menegaskan pentingnya selektivitas dalam berinvestasi. Tidak semua saham bergerak searah dengan indeks, sehingga analisis individual tetap menjadi kunci dalam pengambilan keputusan.

Peran Investor Asing dalam Penguatan IHSG

Salah satu faktor utama yang menopang kenaikan IHSG adalah aksi beli bersih investor asing. Pada perdagangan Senin, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 422,21 miliar di seluruh pasar. Angka ini memberikan dorongan signifikan bagi pergerakan indeks.

Aksi net buy asing sering kali menjadi indikator kepercayaan terhadap pasar saham domestik. Masuknya dana asing mencerminkan pandangan positif terhadap prospek ekonomi dan emiten tertentu. Kondisi ini juga meningkatkan sentimen positif di kalangan investor lokal.

Pergerakan dana asing yang masuk ke pasar saham domestik turut meningkatkan likuiditas. Hal ini memberikan ruang bagi indeks untuk bergerak lebih stabil. Dukungan dari investor asing sering kali menjadi katalis bagi rebound pasar.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati keberlanjutan arus dana asing. Perubahan sentimen global dapat memengaruhi keputusan investasi mereka dalam waktu singkat.

Daftar Saham Net Buy Terbesar Asing

Berdasarkan data perdagangan Senin, terdapat sepuluh saham yang mencatatkan net buy terbesar oleh investor asing. Saham-saham ini menjadi perhatian karena menunjukkan minat beli yang kuat. Aktivitas tersebut dapat menjadi referensi bagi investor dalam mencermati peluang.

PT Petrosea Tbk menjadi saham dengan net buy asing terbesar, mencapai Rp 190,77 miliar. Posisi berikutnya ditempati PT Archi Indonesia Tbk dengan net buy sebesar Rp 184,25 miliar. Minat asing juga terlihat pada sektor pertambangan.

PT Amman Mineral Internasional Tbk mencatatkan net buy Rp 145,69 miliar, disusul PT Vale Indonesia Tbk sebesar Rp 122,43 miliar. PT Timah Tbk juga masuk daftar dengan nilai net buy Rp 113,63 miliar.

Saham lainnya yang turut diborong asing antara lain PT Bumi Resources Minerals Tbk, PT Trimegah Bangun Persada Tbk, PT Astra International Tbk, PT Medco Energi Internasional Tbk, dan PT Barito Pacific Tbk. Daftar ini menunjukkan dominasi sektor komoditas dan energi.

Cermati Arah Pasar Setelah Rebound

Rebound IHSG pada awal pekan menjadi sinyal positif bagi pasar saham domestik. Namun, investor tetap perlu bersikap waspada terhadap potensi volatilitas lanjutan. Faktor global dan domestik masih berperan besar dalam menentukan arah indeks.

Aksi beli asing memberikan dorongan signifikan, tetapi keberlanjutannya perlu terus dipantau. Perubahan sentimen dapat terjadi sewaktu-waktu seiring perkembangan ekonomi global. Oleh karena itu, strategi investasi yang disiplin tetap diperlukan.

Selektivitas dalam memilih saham menjadi kunci di tengah pergerakan pasar yang dinamis. Saham-saham dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi cenderung lebih diminati. Data net buy asing dapat dijadikan salah satu referensi awal.

Dengan memahami dinamika pasar dan pergerakan dana asing, investor diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih terukur. Rebound IHSG ini menjadi momentum untuk mencermati peluang, sekaligus mengelola risiko secara bijak dalam menghadapi perdagangan selanjutnya.

Terkini