Forwot Bahas Prospek Otomotif Indonesia 2026 Lewat Diskusi Dan Touring

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:38:25 WIB
Forwot Bahas Prospek Otomotif Indonesia 2026 Lewat Diskusi Dan Touring

JAKARTA - Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan berupa diskusi dan touring yang digelar pada 23-24 Januari 2026 di Bogor, Jawa Barat. 

Acara ini menjadi wadah penting bagi jurnalis otomotif untuk mempelajari tren industri kendaraan di Tanah Air.

Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Indonesia’s Automotive Outlook 2026," yang fokus pada prospek industri otomotif menghadapi tantangan regulasi, persaingan merek baru, serta perubahan gaya hidup konsumen. Para peserta diajak memahami arah industri untuk memberi insight lebih mendalam di laporan mereka.

Diskusi dengan narasumber ahli industri

Ketua Pelaksana Touring Forwot 2026, Jeffry Yanto Sudibyo, menyampaikan bahwa para narasumber yang hadir relevan dengan kondisi pasar dan tren otomotif nasional. Diskusi difokuskan pada strategi menghadapi ketidakpastian regulasi, meningkatnya daya saing, serta peluang segmen kendaraan ramah lingkungan.

“Harapannya, anggota Forwot mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan bisa menyampaikan informasi akurat kepada masyarakat tentang arah industri otomotif Indonesia,” ujar Jeffry melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Pelaku industri dan fokus kendaraan ramah lingkungan

Acara ini dihadiri berbagai pelaku industri otomotif, termasuk Mitsubishi Indonesia dan Jaecoo, serta pereli nasional Rifat Sungkar. Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, menekankan pentingnya memahami pasar lokal agar strategi pemasaran tepat sasaran.

Ilham menambahkan, berdasarkan survei internal, konsumen Indonesia semakin tertarik dengan kendaraan plug-in hybrid. Tahun ini, Jaecoo fokus menghadirkan segmen tersebut agar selaras dengan permintaan pasar dan tren ramah lingkungan yang terus berkembang.

Touring sebagai pengalaman berkendara langsung

Kegiatan touring dimulai dari Diler Yamaha Mekar Cibinong menuju RDM Villa di Sentul, Bogor, dengan sekitar 100 peserta. Rute yang dipilih melintasi Jalan Raya Bogor, Summarecon Sentul, dan Bukit Pelangi, berakhir di lokasi acara. Meski hujan deras, peserta tetap antusias mengikuti perjalanan.

Selain untuk merasakan kondisi berkendara di berbagai jenis jalan, touring juga menjadi ajang mengkampanyekan keselamatan berkendara (safety riding). Peserta berkesempatan memahami performa kendaraan di kondisi nyata sekaligus mengasah keterampilan mereka dalam menyampaikan pengalaman berkendara melalui media.

Program sosial dan apresiasi bagi anggota Forwot

Seperti tahun sebelumnya, Forwot menggelar Program Andhum Kaharsa, bentuk kepedulian sosial dengan memberikan bantuan pendidikan kepada anak-anak para mendiang anggota Forwot. Program ini menjadi wujud apresiasi dan tanggung jawab sosial organisasi kepada keluarga anggota yang telah lebih dulu meninggal.

Kegiatan ini menekankan sisi humanis dari komunitas wartawan otomotif, sekaligus membangun solidaritas antaranggota melalui aksi sosial yang menyentuh pendidikan anak-anak yang membutuhkan.

Eksplorasi konten kreatif dan kendaraan terbaru

Dalam rangkaian kegiatan, peserta juga diajak membuat konten kreatif di media sosial yang menampilkan unit Mitsubishi Destinator dan JAECOO J5 EV. Kedua model ini merepresentasikan tren kendaraan SUV terbaru dan mobil listrik yang semakin diminati di pasar Indonesia.

Melalui pengalaman langsung berkendara dan eksplorasi konten kreatif, peserta Forwot tidak hanya memahami produk, tetapi juga dapat menyampaikan informasi dan ulasan menarik untuk publik, sesuai dengan kebutuhan industri otomotif saat ini.

Meningkatkan pemahaman tren otomotif nasional

Kegiatan touring dan diskusi Forwot menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan bagi jurnalis. Dengan kombinasi pengalaman praktis berkendara, sesi diskusi dengan narasumber, dan eksplorasi konten kreatif, anggota Forwot memperoleh wawasan yang lebih lengkap tentang arah perkembangan industri otomotif Indonesia di 2026.

“Melalui kegiatan ini, kita bisa menangkap peluang dan tantangan industri, sehingga informasi yang disampaikan ke publik lebih akurat dan relevan,” tambah Jeffry. Acara ini memperkuat posisi Forwot sebagai forum jurnalistik otomotif yang profesional sekaligus inovatif.

Menjawab tantangan industri otomotif 2026

Diskusi dan touring Forwot menyoroti bagaimana industri otomotif menghadapi ketidakpastian regulasi, persaingan merek baru, serta pergeseran minat konsumen. Program ini sekaligus menjadi pengingat bagi para jurnalis agar terus mengikuti perubahan pasar dan menyampaikan insight yang tepat kepada publik.

Kegiatan tahunan ini membuktikan bahwa Forwot tidak hanya sekadar forum wartawan, tetapi juga wadah edukasi dan pengembangan profesionalisme, memberikan bekal penting bagi anggota untuk memahami tren, peluang, dan strategi industri otomotif Indonesia secara menyeluruh.

Terkini