Real Madrid Berpeluang Raup Rp218 Miliar dari Transfer Alex Jimenez

Selasa, 27 Januari 2026 | 09:13:59 WIB
Real Madrid Berpeluang Raup Rp218 Miliar dari Transfer Alex Jimenez

JAKARTA - Real Madrid kembali menunjukkan kecermatan dalam strategi transfer pemain muda mereka. 

Klub raksasa Spanyol ini tak hanya jor-joran belanja, tetapi juga pintar memaksimalkan keuntungan dari penjualan.

Los Blancos kerap melepas talenta muda secara permanen ketimbang meminjamkan. Namun, satu klausul krusial selalu disisipkan: hak penjualan kembali (sell-on clause) sebesar 50 persen.

Strategi ini sebelumnya sukses diterapkan pada Nico Paz dan Mario Gila, serta kini pada Alex Jimenez. Pemain 20 tahun itu tengah menjadi sorotan setelah performa gemilang di Premier League.

Kejeliannya dalam mengatur klausul transfer membuat Real Madrid bisa meraup keuntungan besar, meski pemain tersebut berada di klub lain. Sistem ini terbukti efektif dan menguntungkan.

Transfer Pintar dan Klausul Penjualan Kembali

Jimenez awalnya dilepas ke AC Milan musim panas 2023 dengan status pinjaman. Kesepakatan disertai opsi pembelian permanen senilai 5 juta euro.

Setahun kemudian, Milan mengaktifkan opsi tersebut dan meminjamkannya lagi ke AFC Bournemouth. Skema serupa diterapkan dengan hak penjualan kembali tetap berlaku.

Dengan strategi ini, Los Blancos tetap memiliki “keping saham” dari masa depan pemain. Nilai klausul bisa membuat klub Spanyol tersenyum saat sang pemain dijual lagi.

Sistem semacam ini menunjukkan bagaimana Real Madrid tidak sekadar menjual pemain, tetapi menjaga peluang finansial jangka panjang dari setiap transfer.

Real Madrid Ikut Kecipratan Uang

Performa Alex Jimenez di Bournemouth musim ini cukup memuaskan. Penampilan konsisten membuat klub Premier League dikabarkan siap mengamankan jasanya secara permanen.

Menurut laporan Fabrizio Romano, Bournemouth berencana mengaktifkan klausul pembelian senilai 22 juta euro dari AC Milan. Real Madrid otomatis ikut kecipratan keuntungan.

Dengan klausul penjualan kembali, Madrid berhak atas 50 persen dari nilai transfer, sekitar 11 juta euro atau setara Rp218 miliar. Ini menjadi bukti kejelian Los Blancos dalam urusan transfer.

Pendekatan semacam ini tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga menjaga fleksibilitas tim dalam merencanakan masa depan pemain muda berbakat.

Potensi Masa Depan Alex Jimenez

Di balik keuntungan instan itu, terselip kemungkinan penyesalan. Jimenez masih berusia 20 tahun dan menunjukkan perkembangan pesat di Premier League.

Bournemouth dikenal ahli memoles pemain muda sebelum menjualnya dengan harga tinggi. Jimenez bisa menjadi aset bernilai besar dalam beberapa tahun ke depan.

Real Madrid diyakini tetap memantau progres sang pemain. Jika suatu saat ingin memulangkannya ke Santiago Bernabeu, mereka harus siap merogoh kocek penuh.

Ini berarti keuntungan dari klausul penjualan kembali hanya berlaku satu kali. Masa depan Jimenez bisa jauh lebih menguntungkan jika performanya terus meningkat.

Strategi Transfer Real Madrid yang Menguntungkan

Los Blancos terbukti piawai membaca peluang di pasar transfer. Alih-alih mengandalkan belanja mahal, mereka menggunakan sistem cerdas untuk memaksimalkan setiap transaksi.

Klausul penjualan kembali menjadi senjata utama. Strategi ini memungkinkan klub mendapat keuntungan dari transfer pemain muda tanpa harus mempertahankan mereka secara langsung.

Selain menguntungkan finansial, sistem ini memberi klub keleluasaan merencanakan skuat jangka panjang. Pemain bisa berkembang di klub lain sementara Madrid tetap memantau perkembangan mereka.

Dengan model ini, Real Madrid bisa terus mendulang keuntungan sambil menjaga pipeline talenta muda tetap produktif.

Keuntungan Jangka Panjang dan Pengawasan Ketat

Real Madrid akan terus mengamati performa Jimenez di Bournemouth. Pemain muda ini memiliki ruang berkembang besar dan potensi nilai jual lebih tinggi di masa depan.

Los Blancos dapat memutuskan menunggu transfer besar berikutnya atau memulangkan sang pemain untuk memperkuat tim utama. Kedua opsi memberikan fleksibilitas maksimal bagi klub.

Strategi cerdas ini menjadi contoh bagaimana klub elite memadukan kepentingan finansial dan olahraga secara seimbang. Real Madrid tetap berada di jalur yang tepat dalam mengelola talenta muda.

Keputusan transfer yang terencana dengan baik memastikan Los Blancos tetap kompetitif, sambil memanfaatkan setiap peluang di pasar pemain internasional.

Terkini