Barcelona Bungkam Oviedo Tiga Gol, Pasukan Hansi Flick Geser Real Madrid

Senin, 26 Januari 2026 | 09:58:49 WIB
Barcelona Bungkam Oviedo Tiga Gol, Pasukan Hansi Flick Geser Real Madrid

JAKARTA - Barcelona menegaskan ambisinya dalam perburuan gelar La Liga 2025/2026 lewat kemenangan meyakinkan atas Real Oviedo. 

Bermain di Camp Nou pada pekan ke-21, Minggu, El Blaugrana tampil dominan dan menutup laga dengan skor 3-0. Hasil ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga momentum penting yang mengantarkan Barcelona kembali menguasai puncak klasemen dan mengudeta Real Madrid.

Meski skor akhir terlihat telak, perjalanan Barcelona menuju kemenangan tidak sepenuhnya mudah. Oviedo sempat memberi perlawanan, terutama di babak pertama, dengan skema serangan balik yang cukup merepotkan. Namun, efektivitas dan kualitas individu pemain Barcelona di babak kedua menjadi pembeda yang menentukan arah pertandingan.

Gol-gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Dani Olmo, Raphinha, dan Lamine Yamal. Ketiganya memastikan dominasi tim asuhan Hansi Flick terkonversi menjadi hasil maksimal. Dengan tambahan tiga poin, Barcelona kini mengoleksi 52 poin dan berdiri kokoh di puncak klasemen, sementara Oviedo semakin terpuruk di dasar klasemen dengan 16 poin.

Dominasi Barcelona belum berbuah di awal laga

Sejak peluit awal dibunyikan, Barcelona langsung mengambil kendali permainan. Penguasaan bola mutlak berada di kaki para pemain El Blaugrana yang berusaha mengurung Oviedo di area pertahanannya sendiri. Kombinasi umpan pendek menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan lawan.

Namun, Real Oviedo tidak sekadar bertahan. Tim tamu tampil cukup berani dengan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi ini sempat mengejutkan Barcelona dan menghasilkan dua peluang berbahaya pada menit ke-22 dan ke-28. Beruntung bagi tuan rumah, lini belakang yang dikawal Joan Garcia masih mampu meredam ancaman tersebut.

Meski mendominasi penguasaan bola, Barcelona kesulitan menciptakan peluang bersih. Absennya Pedri terasa signifikan, membuat koneksi antara lini tengah dan lini depan kurang optimal. Sejumlah peluang yang dibangun pun kerap kandas sebelum benar-benar mengancam gawang Oviedo.

Kebuntuan bertahan hingga turun minum

Sepanjang babak pertama, Barcelona terus menekan, tetapi efektivitas menjadi masalah utama. Pergerakan Robert Lewandowski di lini depan belum mendapat suplai matang, sementara Raphinha dan Lamine Yamal lebih sering beradu dengan rapatnya pertahanan lawan.

Oviedo sendiri tampil disiplin dan sabar. Mereka tidak ragu menumpuk pemain di area pertahanan demi meredam agresivitas tuan rumah. Sesekali, Oviedo kembali mengancam lewat transisi cepat yang membuat Barcelona harus tetap waspada.

Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor kacamata masih bertahan. Situasi ini membuat tekanan berada di pihak Barcelona, yang dituntut segera menemukan solusi agar dominasi mereka tidak berujung sia-sia.

Perubahan tempo membawa hasil di babak kedua

Memasuki babak kedua, Barcelona tampil dengan intensitas lebih tinggi. Tempo permainan dipercepat, sirkulasi bola dibuat lebih variatif, dan pergerakan tanpa bola semakin aktif. Perubahan ini perlahan mulai membuka celah di pertahanan Oviedo.

Gol pembuka akhirnya tercipta melalui Dani Olmo. Pemain yang beroperasi di lini tengah itu sukses memanfaatkan ruang dan melepaskan penyelesaian klinis yang mengubah skor menjadi 1-0. Gol tersebut menjadi pemecah kebuntuan sekaligus suntikan kepercayaan diri bagi Barcelona.

Setelah unggul, Barcelona semakin nyaman mengendalikan permainan. Oviedo dipaksa keluar dari zona nyaman mereka, kondisi yang justru membuka ruang lebih besar bagi tuan rumah untuk menambah keunggulan.

Raphinha dan Yamal menegaskan superioritas

Keunggulan Barcelona bertambah lewat aksi Raphinha. Winger asal Brasil itu mencetak gol kedua dengan sentuhan kelas tinggi, memanfaatkan kelengahan lini belakang Oviedo. Gol ini semakin mematikan mental tim tamu yang mulai kehilangan organisasi permainan.

Tidak berhenti di situ, Barcelona menutup pesta gol lewat kontribusi Lamine Yamal. Pemain muda berbakat itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol ketiga, memastikan kemenangan 3-0 bagi El Blaugrana. Gol Yamal sekaligus menegaskan peran penting pemain muda dalam skema Hansi Flick.

Tiga gol di babak kedua mencerminkan dominasi total Barcelona setelah menemukan ritme permainan yang tepat. Oviedo tak lagi mampu memberikan perlawanan berarti hingga laga berakhir.

Dampak kemenangan bagi peta klasemen

Hasil ini membawa Barcelona ke puncak klasemen La Liga dengan koleksi 52 poin. Kemenangan atas Oviedo menjadi sangat berarti karena terjadi di tengah persaingan ketat dengan Real Madrid. Barcelona kini berada di posisi teratas dan menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara.

Sebaliknya, Real Oviedo harus kembali menelan kekecewaan. Kekalahan ini membuat mereka tetap terpuruk di dasar klasemen dengan 16 poin. Situasi tersebut semakin memperberat langkah Oviedo untuk keluar dari zona berbahaya pada sisa musim.

Bagi Barcelona, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga pesan tegas kepada para pesaing. Di bawah arahan Hansi Flick, El Blaugrana menunjukkan konsistensi dan ketajaman yang membuat mereka pantas memimpin La Liga 2025/2026.

Terkini