Wuling Air ev Pertahankan Posisi Teratas Pasar Mobil Listrik Kompak Indonesia

Jumat, 23 Januari 2026 | 13:53:15 WIB
Wuling Air ev Pertahankan Posisi Teratas Pasar Mobil Listrik Kompak Indonesia

JAKARTA - Di tengah ketatnya persaingan mobil listrik kompak di Indonesia, Wuling Air ev tetap memimpin segmen city car EV. 

Kehadiran pendatang baru seperti Vinfast Minio Green dan Changan Lumin menambah dinamika pasar sepanjang 2025.

Data penjualan menunjukkan Wuling Air ev terjual 3.894 unit sepanjang tahun lalu, unggul jauh dibanding Vinfast VF3 dengan 1.772 unit dan Seres E1 hanya 132 unit. Capaian ini menegaskan posisi Air ev sebagai model favorit konsumen.

Sejak diluncurkan pada 2022, total penjualan Air ev telah mencapai 21.962 unit. Senior Brand Communication Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, menyebutkan angka ini sebagai bukti kuat kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Menurut Brian, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Wuling Air ev tidak hanya populer, tetapi juga mampu mempertahankan kepemimpinannya meski persaingan semakin ketat.

Pembaruan Produk dan Fitur Modern untuk Konsumen

Wuling memperkenalkan New Air ev dengan sejumlah penyegaran pada IIMS 2025. Pembaruan meliputi Aerodynamic 3-Spoke Wheel Cap, interior Tamarind Sunset, dan warna baru Starry Black yang elegan.

Selain tampilan, Wuling menghadirkan dua varian, Pro dan Lite, untuk menjangkau berbagai kebutuhan konsumen. Fitur modern seperti EPB, AVH with HHC, WIND voice command berbahasa Indonesia, dan Internet of Vehicle melalui MyWuling+ semakin memudahkan pengguna.

Ukuran kompak dan lincah membuat mobil mudah bermanuver di perkotaan, sekaligus memudahkan parkir. Konsumen mendapat pengalaman berkendara yang nyaman dengan fitur yang relevan dan mudah dioperasikan.

Brian menekankan bahwa pembaruan ini bukan sekadar estetika, tetapi bagian dari strategi untuk menjaga relevansi Air ev di pasar yang kompetitif.

Kemudahan Pengisian Daya dan Biaya Kepemilikan Rendah

Salah satu keunggulan Air ev adalah kemudahan pengisian daya. Pengisian di rumah cukup dengan daya minimum 2,2 kW, sedangkan varian tertinggi mendukung AC charging hingga 7 kW, mempercepat proses pengisian.

Biaya energi dan perawatan berkala yang rendah menjadikan Air ev pilihan hemat dan praktis bagi konsumen. Konsep “Easy to Own” ini memperkuat posisi mobil listrik Wuling sebagai city car yang ramah kantong.

Selain itu, Wuling memberikan lifetime warranty untuk komponen inti EV, termasuk baterai, motor listrik, dan motor control unit. Ini menambah rasa aman bagi pemilik terkait investasi jangka panjang.

Dengan biaya kepemilikan rendah dan kemudahan perawatan, Wuling Air ev tetap menjadi pilihan populer di tengah beragam alternatif mobil listrik kompak yang bermunculan.

Produksi Lokal dan Kontribusi Industri Nasional

New Air ev diproduksi di pabrik Wuling Cikarang dengan kandungan lokal sekitar 50 persen. Produksi lokal ini menegaskan komitmen Wuling terhadap pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.

Selain memperkuat ekonomi lokal, pabrik Cikarang memastikan kualitas dan standar produksi sesuai kebutuhan konsumen domestik. Strategi ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam percepatan elektrifikasi kendaraan.

Kontribusi lokal juga terlihat dari suplai komponen inti dan tenaga kerja, yang memberi efek positif pada ekosistem industri otomotif nasional. Konsumen pun merasa memiliki produk yang mendukung industri dalam negeri.

Brian Gomgom menambahkan, produksi lokal memungkinkan Wuling menawarkan harga kompetitif tanpa mengurangi kualitas, sehingga lebih mudah diakses masyarakat luas.

Strategi Pasar dan Capaian Penjualan 2025

Wuling Air ev berhasil mempertahankan penjualan di tengah gempuran pendatang baru, dengan total kumulatif 21.962 unit sejak 2022. Hal ini menunjukkan strategi pemasaran dan penyegaran produk berjalan efektif.

Wuling aktif melakukan pameran, test drive, dan kampanye edukasi EV agar konsumen memahami keunggulan dan kemudahan kepemilikan. Strategi ini memperkuat brand image Air ev sebagai city car listrik andalan.

Fokus pada fitur relevan, biaya terjangkau, dan pengalaman berkendara yang nyaman menjadi kunci keberhasilan di pasar yang kompetitif. Air ev tetap menjadi benchmark bagi pesaing di kelas mobil listrik kompak.

Brian menegaskan bahwa ke depan Wuling akan terus mengembangkan teknologi, desain, dan layanan purna jual untuk menjaga dominasi di segmen city car EV.

Visi Wuling untuk Mobil Listrik Indonesia

Wuling menekankan bahwa Air ev bukan sekadar mobil listrik, tetapi bagian dari transformasi ekosistem EV nasional. Produksi lokal, biaya terjangkau, dan teknologi modern mencerminkan komitmen jangka panjang.

Selain memperluas jaringan penjualan dan layanan, Wuling terus mendorong literasi EV agar masyarakat lebih memahami manfaat dan kemudahan mobil listrik.

Dengan inovasi berkelanjutan, strategi pemasaran tepat, dan fokus pada kebutuhan konsumen, Wuling Air ev diproyeksikan tetap menjadi pemimpin di segmen city car EV dalam beberapa tahun ke depan.

Terkini