Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Januari 2026 Sebelum Perjalanan Anda Hari Ini

Minggu, 18 Januari 2026 | 11:11:50 WIB
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Januari 2026 Sebelum Perjalanan Anda Hari Ini

JAKARTA - Perubahan harga bahan bakar minyak kembali menjadi perhatian publik di awal tahun. 

Menjelang aktivitas akhir pekan, informasi terbaru mengenai harga BBM dinilai penting bagi masyarakat yang hendak bepergian maupun menjalankan rutinitas harian. PT Pertamina (Persero) secara resmi telah menyesuaikan harga BBM nonsubsidi sejak 1 Januari 2026 dan harga tersebut masih berlaku hingga Minggu, 18 Januari 2026.

Penyesuaian harga BBM ini dilakukan sebagai bagian dari mekanisme evaluasi berkala yang mengikuti pergerakan harga minyak dunia serta nilai tukar. Dengan adanya pembaruan harga tersebut, masyarakat diimbau untuk mengetahui rincian terbaru agar dapat mengatur pengeluaran transportasi secara lebih efisien dan terencana, khususnya di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak.

Dasar kebijakan penyesuaian harga BBM Pertamina

Penetapan harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Aturan ini merupakan perubahan atas Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan minyak solar.

Melalui kebijakan tersebut, harga BBM disesuaikan secara berkala dengan mempertimbangkan harga minyak mentah internasional, biaya distribusi, serta faktor pajak daerah seperti Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor. Skema ini bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlanjutan usaha dan keterjangkauan harga bagi masyarakat luas di berbagai wilayah.

BBM nonsubsidi kompak turun awal Januari

Pada penyesuaian per 1 Januari 2026, sejumlah BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga. Jenis BBM yang terkoreksi antara lain Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, serta Pertamina Dex. Penurunan ini disambut positif oleh konsumen, terutama pengguna kendaraan pribadi yang mengandalkan BBM nonsubsidi untuk aktivitas sehari-hari.

Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 5 persen seperti DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax kini dijual Rp12.350 per liter, turun dari sebelumnya Rp12.750 per liter. Penurunan harga juga terlihat pada varian BBM lain yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dan digunakan oleh kendaraan tertentu.

Rincian harga BBM utama di Pulau Jawa

Di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga BBM Pertamina relatif seragam. Pertalite sebagai BBM subsidi tetap dijual Rp10.000 per liter dan tidak mengalami perubahan. Bio Solar juga tetap dipatok Rp6.800 per liter sesuai kebijakan pemerintah.

Sementara itu, Pertamax dijual Rp12.350 per liter, Pertamax Turbo Rp13.400 per liter, dan Pertamax Green 95 dibanderol Rp13.150 per liter. Untuk jenis solar nonsubsidi, Dexlite kini dijual Rp13.500 per liter dan Pertamina Dex Rp13.600 per liter. Harga-harga ini menjadi acuan utama karena Jawa merupakan wilayah dengan konsumsi BBM terbesar nasional.

Perbedaan harga BBM di Sumatra dan kawasan FTZ

Di wilayah Sumatra, harga BBM bervariasi tergantung provinsi dan status kawasan. Di Aceh dan Sumatra Utara, Pertamax dijual Rp12.500 per liter, sedangkan Dexlite mencapai Rp13.800 per liter. Di Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu, harga Pertamax berada di Rp12.800 per liter dengan Dexlite Rp14.100 per liter.

Khusus kawasan Free Trade Zone seperti Batam dan Sabang, harga BBM relatif lebih rendah. Di FTZ Batam, Pertamax dijual Rp11.850 per liter dan Pertamax Turbo Rp12.750 per liter. Di FTZ Sabang, harga Pertamax bahkan lebih murah di Rp11.500 per liter, mencerminkan kebijakan khusus yang berlaku di kawasan perdagangan bebas.

Harga BBM di Kalimantan, Sulawesi, dan Indonesia Timur

Untuk wilayah Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur, harga Pertamax tercatat Rp12.650 per liter dengan Pertamax Turbo Rp13.700 per liter. Dexlite dijual Rp13.800 per liter dan Pertamina Dex Rp13.900 per liter. Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga sedikit lebih tinggi dengan Pertamax mencapai Rp12.950 per liter.

Di Sulawesi dan Gorontalo, harga BBM umumnya sejalan dengan wilayah Kalimantan Barat, yakni Pertamax Rp12.650 per liter. Sementara itu, wilayah Indonesia Timur seperti Maluku, Papua, dan Papua Barat juga berada pada kisaran harga serupa, meski di beberapa daerah hanya tersedia jenis BBM tertentu sesuai dengan infrastruktur dan distribusi setempat.

BBM subsidi tetap stabil di seluruh wilayah

Berbeda dengan BBM nonsubsidi, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan pada Januari 2026. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter di seluruh Indonesia, sedangkan Bio Solar subsidi berada di harga Rp6.800 per liter. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendukung sektor transportasi serta logistik nasional.

Stabilitas harga BBM subsidi juga diharapkan dapat menahan laju inflasi dan menjaga biaya distribusi barang agar tidak melonjak. Pemerintah bersama Pertamina terus memantau penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak berhak.

Secara keseluruhan, penyesuaian harga BBM Pertamina per Januari 2026 menunjukkan adanya ruang penurunan pada BBM nonsubsidi, sementara BBM subsidi tetap dijaga stabil. Dengan memahami rincian harga di setiap wilayah, masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dan aktivitas dengan lebih matang, sekaligus menyesuaikan anggaran bahan bakar secara bijak.

Terkini