Jakarta - Cara daftar barcode pertamina merupakan bagian dari inisiatif penyaluran subsidi BBM agar lebih akurat dan sesuai peruntukan.
Penerapannya tidak dilakukan sekaligus, melainkan melalui tahapan uji coba yang dimulai pada pertengahan 2022 di sejumlah daerah, lalu diperluas ke berbagai wilayah lain.
Di beberapa area tertentu, termasuk ibu kota, sistem pemindaian kode QR bahkan sempat diwajibkan saat transaksi BBM bersubsidi pada periode tertentu.
Untuk bisa ikut serta, masyarakat perlu melakukan pendaftaran melalui aplikasi MyPertamina atau laman resmi Subsidi Tepat.
Prosesnya mengharuskan menyiapkan data identitas diri, dokumen kendaraan, serta foto pendukung hingga akhirnya memperoleh kode QR.
Kode inilah yang nantinya ditunjukkan saat pembelian BBM bersubsidi di SPBU, sehingga proses penyaluran bisa lebih tertib dan terdata dengan baik melalui cara daftar barcode pertamina.
Alasan Penting Memiliki Kode Identitas BBM Subsidi
Kode identitas BBM subsidi berfungsi sebagai bukti resmi bahwa pemilik kendaraan telah terdaftar dan memenuhi ketentuan untuk membeli bahan bakar bersubsidi.
Melalui sistem ini, penyaluran BBM dapat dipantau dengan lebih rapi karena setiap transaksi tercatat secara digital.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, potensi penyalahgunaan dapat ditekan sehingga anggaran negara dapat digunakan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Penerapan kode identitas juga membuat proses pembelian BBM subsidi di SPBU menjadi lebih teratur.
Saat transaksi, pengguna cukup menunjukkan kode untuk dipindai oleh petugas, lalu pembayaran dapat diproses dengan cepat.
Sistem ini turut mendukung metode pembayaran non-tunai, sehingga transaksi menjadi lebih praktis, aman, dan efisien tanpa perlu uang fisik.
Pihak yang Wajib Memiliki Kode Identitas BBM Subsidi
Pemerintah menetapkan kriteria penerima BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.
Untuk jenis Solar subsidi, batas maksimal kapasitas mesin ditetapkan hingga 2.000 cc, sedangkan Pertalite dibatasi hingga 1.400 cc.
Ketentuan ini dibuat agar subsidi benar-benar diberikan kepada kendaraan yang sesuai dengan sasaran kebijakan.
Penggunaan kode identitas dalam pembelian BBM subsidi diterapkan di berbagai wilayah, meliputi kawasan Jawa, Madura, dan Bali, serta sejumlah daerah lain seperti Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Adapun kelompok yang diwajibkan memiliki kode identitas mencakup beberapa kategori berikut:
- Transportasi Darat
Termasuk kendaraan pribadi, kendaraan berpelat kuning, angkutan barang dengan batasan tertentu, serta kendaraan layanan publik seperti ambulans, mobil jenazah, truk pengangkut sampah, dan mobil pemadam kebakaran. - Transportasi Air
Meliputi perahu bermotor tempel, kapal pelayaran rakyat atau perintis yang telah diverifikasi, transportasi laut berbendera Indonesia, serta armada penyeberangan. - Sektor Perikanan
Nelayan dengan kapal berkapasitas hingga 30 GT yang terdaftar secara resmi, serta pembudidaya ikan skala kecil yang telah mendapatkan verifikasi dari instansi terkait. - Sektor Pertanian
Petani atau kelompok tani dengan luas lahan tertentu, termasuk penyedia jasa alat dan mesin pertanian yang digunakan untuk mendukung kegiatan produksi. - Layanan Sosial dan Pemerintahan
Fasilitas umum seperti rumah ibadah, panti sosial, krematorium, serta rumah sakit tertentu yang telah melalui proses verifikasi. - Usaha Mikro
Pelaku usaha skala kecil atau industri rumahan yang telah terdata dan mendapatkan rekomendasi dari pihak berwenang.
Dengan pengelompokan tersebut, penyaluran BBM subsidi diharapkan dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak menerimanya.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Sebelum memulai proses pendaftaran QR Code atau barcode, pastikan seluruh dokumen pendukung sudah tersedia.
Kelengkapan berkas sangat berpengaruh pada kelancaran dan kecepatan proses verifikasi, sehingga pendaftaran dapat berjalan tanpa hambatan.
Berikut daftar dokumen yang perlu disiapkan sesuai dengan kategori kendaraan atau pengguna:
- Kendaraan Pribadi
Salinan foto KTP, foto wajah pemilik, foto STNK bagian depan dan belakang dalam kondisi terbuka, foto kendaraan dari berbagai sudut, serta foto pelat nomor kendaraan. - Kendaraan Komersial Angkutan Barang
Foto KTP, foto diri, foto STNK depan dan belakang yang dibuka, foto dokumen KIR, foto kendaraan secara menyeluruh, dan foto nomor polisi kendaraan. - Kendaraan Komersial Angkutan Penumpang
Foto KTP pemilik, foto diri, foto STNK bagian depan dan belakang dalam keadaan terbuka, foto KIR, foto kendaraan tampak keseluruhan, serta foto pelat nomor. - Kendaraan Layanan Umum
Dokumen yang diperlukan meliputi foto KTP, foto diri, foto STNK depan dan belakang (dibuka), foto KIR, foto kendaraan dari seluruh sisi, dan foto nomor polisi. - Kategori Non-Kendaraan
Persiapkan foto KTP, foto diri, serta foto surat rekomendasi dari pihak berwenang.
Dengan menyiapkan seluruh dokumen tersebut sejak awal, proses pendaftaran dapat dilakukan lebih cepat dan peluang lolos verifikasi menjadi lebih besar.
Cara Daftar Barcode Pertamina
Terdapat beberapa opsi pendaftaran barcode Pertamina yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari akses melalui situs resmi, aplikasi MyPertamina, hingga pendaftaran langsung di SPBU.
Dengan memahami cara daftar barcode pertamina, Anda dapat menentukan metode yang paling praktis berdasarkan kenyamanan dan kemudahan akses.
Sebelum memulai, pastikan seluruh dokumen pendukung sudah lengkap agar proses verifikasi berjalan lancar. Setiap jalur pendaftaran memiliki tahapan tersendiri yang perlu diikuti secara teliti.
Selain itu, siapkan koneksi internet yang stabil serta luangkan waktu sekitar 10–15 menit agar proses pendaftaran dapat dilakukan dengan lebih fokus dan tanpa kendala.
1. Pendaftaran melalui Aplikasi MyPertamina
Bagi pengguna yang ingin semua proses selesai lewat smartphone, jalur ini sangat praktis:
- Unduh aplikasi MyPertamina dari Play Store atau App Store.
- Masuk ke menu pendaftaran, lalu lengkapi data pribadi.
- Verifikasi nomor telepon menggunakan kode OTP yang dikirimkan.
- Pilih menu Subsidi Tepat dan klik opsi Daftar Akun Baru.
- Unggah dokumen yang diperlukan, termasuk KTP, STNK, foto kendaraan, dan nomor polisi.
- Tunggu proses verifikasi, biasanya memakan waktu 1–3 hari kerja.
- Setelah disetujui, kode QR atau barcode akan muncul di aplikasi dan siap digunakan di SPBU.
Keunggulan metode ini adalah barcode tersimpan langsung di aplikasi, sehingga mudah diakses kapan saja tanpa perlu mencetak.
2. Pendaftaran melalui Website Subsidi Tepat
Bagi yang lebih nyaman menggunakan komputer atau laptop, langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka situs resmi di subsiditepat.mypertamina.id.
- Pilih Daftar Akun Baru, centang persetujuan syarat, lalu klik Daftar Sekarang.
- Lengkapi data diri seperti NIK, email, nomor HP, dan buat kata sandi.
- Aktivasi akun melalui tautan yang dikirimkan ke email.
- Login kembali ke akun, lalu unggah dokumen lengkap (KTP, STNK depan-belakang, foto kendaraan, dan nomor polisi).
- Tunggu proses verifikasi, yang bisa berlangsung 7–14 hari kerja tergantung antrean.
- Setelah disetujui, barcode dapat diunduh atau dicetak dari akun Anda.
Jika ingin proses lebih cepat, sebaiknya mulai pendaftaran sesegera mungkin karena durasi verifikasi bisa bervariasi.
3. Pendaftaran Langsung di Booth SPBU
Metode ini sangat berguna bagi yang kesulitan akses internet atau kurang terbiasa mengunggah dokumen:
- Kunjungi SPBU yang menyediakan booth pendaftaran program Subsidi Tepat.
- Bawa dokumen lengkap, seperti KTP, STNK, dan foto kendaraan atau nomor polisi (biasanya diminta juga).
- Petugas akan membantu proses pendaftaran hingga barcode siap disimpan atau diinformasikan kepada Anda.
Penggunaan QR Code saat membeli Pertalite di SPBU
Setelah barcode atau QR Code aktif:
- Buka QR Code melalui aplikasi atau file hasil unduhan.
- Tunjukkan kode tersebut ke petugas SPBU untuk dipindai saat melakukan transaksi.
- Pastikan data kendaraan yang digunakan sesuai dengan yang terdaftar agar transaksi berjalan lancar.
Perlu diperhatikan, di beberapa wilayah pembelian BBM subsidi tanpa QR Code bisa ditolak, jadi pastikan QR Code selalu siap sebelum mengisi bahan bakar.
Sebagai penutup, dengan mengikuti langkah-langkah ini, proses pendaftaran dan penggunaan QR BBM jadi mudah dan cepat, mempermudah Anda dalam cara daftar barcode pertamina.